Tuesday, December 8, 2015

Terhipnotis Belanja Online




Sebagian hasil belanja online yang sukses


Kalau urusan belanja, saya paling ribet belanja keperluan pribadi. Dari jilbab-baju sampai ke sepatunya. Karena harus cocok bahannya, sementara saya gak paham nama jenis bahan, pokonya yang enak di kulit, beli. Selain cocok bahannya, modelnya. Sebab, dilihat di maneki atau dipakai oranglain kece, tapi begitu dipakai saya..ehmmm, kadang tuh ga pas. Ribetkan? Makanya suami sering bete kalau nemenin saya belajan keperluan pribadi... hihihi.

Namun, karena punya baby, rasanya males banget kalau harus belanja ke mall atau toko. Pertama gak punya mobil pribadi, kedua ga bisa naik motor, ketiga males deh naik angkot bawa bayi. Kan ada taksi?

Ehmmm....sejak stay di Depok yang weekend pasti macet berat, kalau ke Jakarta sama aja. Dihitung budget buat naksi aja PP 120rb, belum makan, belum minum...mahal bingit ya. Belanjanya belum, sudah keluar segitu. Tarik napas...uffff!
Eittt, ditambah kalau belaja tuh, saya mesti keliling buat cari yang pas, sambil gendong baby...gak kuku ah.

Akhirnya pilihan jatuh ke belanja online shop atau OS. Cumaaa...belanja online ini sedap-sedap pahit. Gimana gak sedap-sedap pahit, saya pernah beli blus yang dipakai si model tuh terlihat panjang, model ok banget, bahan serat nanas. Kebetulan saya pernah punya bahan serat nanas, jadilah saya beli. Tapi begitu sampai... ternyata lengannya hanya sebatas siku, sementara saya kan berjilbab. Males banget kalau harus pakai dalaman manset, huhuhu.


Kalau terusan batik ini, kepanjangan. Jadi saya potong deh



Lalu pernah juga beli dress rajut yang di  pic tuh modelnya Korea-Korea gitu, cantik banget. Harganya murah banget, agak heran juga sih. Tapi namanya emak-emak, lihat barang bagus, murah meski heran...beli juga. Dan begitu barang datang...eng ing eng..OMG! Selain nerawang mirip saringan tahu, itu baju kekecilan. Size M Korea itu mungkin beda dengan size M Indonesia. Orang Korea kan, mungil-mungil gitu. 

Trus suatu hari lihat web online shop sepatu. Sepatu-sepatu boots..WAW! Gue banget nih, singkat cerita pesen via WA. Murah banget harganya, gak sampai tiga ratus ribu rupiah sudah berikut ongkir! Ceritanya bayar DP dulu lah, baru setelah barang jadi dilunasi. Ukuran, warna, dsb, semua via WA, beres. Namun ditunggu katanya 2 minggu jadi, gak juga. Sebulan-dua bulan... gak ada kabar. WA’nya off, di web sudah saya komen kalau saya menunggu pesanan saya.

Boots hasil belanja online  loh
Tapi gak ada respon, ihiks. Saat itu ditengah keputus asaan, karena di telepon juga tidak diangkat. Saya pasrah, mungkin akhirnya saya mengalami nasib seperti orang-orang yang pernah jadi korban penipuan online shop. Baiklah, akan saya tulis di medsos, tapiiiii.... tiba-tiba saya dapat kabar dari WA yang lama off itu. Rupanya ownernya sakit, dan boots pesanan saya dalam perjalanan menuju rumah. Ho-ho-ho ...bahagianya, apalagi kemudian boostnya cocok banget, meski harganya murah. Sebenarnya pengen pesen lagi, tapi mengingat perasaan lama menanti itu, saya agak trauma.

Yeaaah, itulah makanya servis buat customer itu penting. Hal-hal seperti ini, memang benar-benar mempengaruhi minat customer untuk jadi langganan. Terlebih belanja online ya, modal utama itu kan kepercayaan.

Kapok belanja online?
Jawabnya: TIDAK!

Buktinya, mata ini tetap saja kepicut lihat gambar-gambar yang ditawarkan online shop. Lagipula, kadang baju yang saya beli lumayan cocok kok. Pas banget ukurannya di badan, enak buat naik motor, padahal gamis loh. Mungkin karena jenis bahannya kali ya, terlihat gak terlalu megar tapi melar begitu buat naik motor posisi agak sulit. Di tubuh juga jahitannya pas tidak terlalu ketat, tapi tidak kebesaran.

Tapi lagi nih, memang sebaiknya kita sebagai customer OS atau online shop, meski pandai-pandai memilih OS yang recomend. Jangan asal terhipnotis belanja online hanya karena lihat gambar-gambar atau foto-foto barang-barangnya bagus. Contohnya seperti belanja online di sebuah toko online yang setiap prodaknya selain fotonya apik banget (bikin ngecesss pengen punya), ada detil keterangan prodak mulai dari bahan sampai ukuran:

·         Lingkar Dada
·         Panjang Pesak
·         Lingkar Pinggang
·         Panjang produk depan
·         Panjang produk belakang

Jadi gak cuma keterangan size M-L-XL. Gak usah takut bakal kegedean atau kekecilan. Soal bahannya juga Insaallah dijamin nyaman, secara sudah branded. Gak cerdas kan, kalau mempertaruhkan sebuah brand dengan memilih bahan asal. Pelayanannya juga oke, selain sering pasang label SALE. Ho-ho-ho... ini cocok banget buat para wanita pencinta DISKON.



Dan, kalau bisa pilihlah online shop yang menyediakan semua kebutuhan kita dengan lengkap. Seperti sepatu, baju, hijab, tas, aksesoris, dll. Kalau satu tempat gini belanjanya, kan asyik. Gak perlu kawatir lagi tuh, barangnya seperti apa, kwalitasnya gimana, sampainya atau gak, dsb. 

Asyik dong!
Sebab selain ulasan di atas, sensasi belanja online itu...saat nerima paket dari pak kurir, rasanya gimana gitu. Beda deh sama nenteng kantong belanjaan dari mall. 








0 comments:

Post a Comment

Instagram

Domain Murah

CATEGORIES

>

Mengenal Mpasi versi WHO

MPasi WHO Homemade Yuk, Kenalan Dengan Mpasi Versi WHO Untuk Lintang, Pijar, saya belum mengenal Mpasi versi  WHO. Keduanya saya be...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger.

COMMUNITY

  • Powered by Blogger.