Thursday, March 3, 2016

Sarapan Sempurna Bersama Frisian Flag: Breakfast In The Soul

Frisian Flag
Peluncuran Bulan Sarapan Sempurna Frisian Flag - Minum Susu Bersama

Not just eating breakfast together in order to be satisfied, but also breakfast in the soul...

Pernah mendengar sarapan dengan jiwa? Dimana tidak hanya perut kita yang kenyang tapi juga jiwa kita, WOW! Ucapan Marketing Manager Frisian Flag Indonesia, Ramjeet Kaur Virik ini sempurna mengisi ingatan saya hingga saat saya menulis artikel ini. Setidaknya seperti itulah saya menangkap apa yang wanita cantik itu katakan pada peluncuran Bulan Sarapan Sempurna dengan tema ‘Bekal Semangat Pagimu’ yang digelar oleh Susu Kental Manis Frisian Flag di Rumah Alexandra- Kemang Selatan, 26 Februari 2016.

Bagaimana sarapan dengan jiwa?


Bersyukurlah saya bisa mendapat kesempatan istimewa diundang oleh KEB (Kumpulan Emak Blogger) ke acara Peluncuran “Bulan Sarapan Sempurna” yang digelar dengan istimewa oleh Susu Kental Manis Frisian Flag. Acaranya benar-benar istimewa buat saya, kami para blogger yang diundang diperbolehkan membawa anak-anak, dan disediakan palyground serta Mba-Mba cantik dari Frisian Flag yang membantu menjaga anak-anak sehingga Pendar, 15 bulan, yang hampir tidak pernah saya bawa-bawa di acara blogger, kawatir  mengganggu jalannya acara, akhirnya saya bawa.

Saat memasuki Rumah Alexandra semua serba cantik, disambut senyum penerima tamu, barisan mawar putih di meja dengan kursi-kursi warna senada membuat suasana seperti kolam susu...hehehe. Setidaknya saya merasa special sekali saat itu.

Suasana dominan putih susu-nonton vidio inspiratif Frisan Flag (foto: Twitter Frisian Flag)

Acara dibuka seorang MC manis yang penuh banyolan, dan sepiring nasi goreng komplit dengan lauknya plus segelas air putih. Para undangan menikmati sarapan, kemudian Marketing Manager Frisian Flag Indonesia, Ramjeet Kaur Virik memberi sambutan dan beberapa hal yang menarik sehingga menyedot perhatian para undangan. 

Marketing Manager Frisian Flag Indonesia, Ramjeet Kaur Virik

Ternyata sebuah kenyataan hanya 1 dari 10 anak Indonesia usia 2-12 tahun yang mempunyai kuantitas sarapan cukup berkualitas baik, ini berdasarkan penelitian yang berkerjasama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Bahkan berdasaran analisis data konsumsi pangan Riskesdas tahun 2010, 40% anank-anak Indonesia tidak sarapan karena berbagai hal alasan..dudududu.

Karena isu inilah Frisian Flag menggelar kampanye Bulan Sarapan Sempurna untuk mengajak keluarga Indonesia menerapkan kebiasaan sarapan telatur bergizi dilengkapi susu kental manis, dan menyempurnakan sarapan dengan sedapat mungkin menikmati bersama keluarga.

Disinilah dimulai kalimat yang mampu menguasai ingatan saya, Breakfast In The Soul yaitu sarapan dengan mengajak anak bicara, bercerita hal-hal yang disukai, apa saja yang membuat anak senang menikmati sarapannya, menu apa saja yang menjadi favorit mereka, dekat dengan orangtua, bukan sarapan yang terburu-buru, atau sarapan yang berisi perintah untuk cepat-cepat menghabisi menunya, pemaksaan menu yang tidak disukai. Ihiks, sepertinya apa yang saya lakukan ke anak-anak: breakfast with nagging...

Sesi dr Samuel & dr Rully

Pembicara selanjutnya diisi oleh dua orang dokter yang sangat ramah, yaitu dokter Rully, dan siapa yang tidak kenal dengan Specialis Gizi Klinis DR.dr.Samuel Oentoro, MS, SpGk. Dr Samuel lebih banyak mengupas tentang apa itu Sarapan Sempurna dan pentingnya Sarapan sempurna. Sarapan Sempurna, sarapan yang kaya karbohidrat, protein hewani dan  nabati dari lauk-pauknya dan sayur mayur, vitamin dari buah plus ditambah segelas susu.

Contoh sarapan Sempurna dari Frisian Flag

Mengapa harus Sarapan Sempurna? Karena pada tubuh seseorang yang normal, setelah tidur 8-10 jam tubuh membutuhkan sumber energi. Maka sarapan yang sempurna  membantu menyediakan sumber energi tersebut sehingga anak-anak beraktifitas di sekolah dengan baik, menjaga kosentrasi dengan baik dan penyerapan pelajaran pun menjadi lebih baik.

Pada sesi narasumber dua dokter ini, banyak sekali yang mengajukan berbagai pertanyaan, salah satunya tentang seorang anak yang bangun siang sehingga sarapan dan makan siang seperti dirapel. Menurut dr. Samuel, sebenarnya pola sarapan yang telatur dan bergizi harus ditanamkan, salah satunya manfaat terbesarnya adalah menanamkan kedisiplinan. Jadi, disiplin membangunkan anak di pagi hari untuk sarapan itu selain menjaga kesehatan dan stamina tubuhnya, membuat anak tidak terbiasa bangun siang. Pola makan pun tidak dirapel tapi sehari 3 kali, yaitu: sarapan, makan siang dan makan malam.

Saya pun ikut berpartisipasi dengan pertanyaan kebiasaan Pijar, 7tahun, anak lelaki saya yang sangat suka minum susu kental manis Frisian Flag.  Pijar suka sekali karena selain rasanya yang manis-gurih pas, cara penyajiannya sangat mudah: tinggal dituang ke gelas sesuai seleranya, dan ditambah air putih dingin, langsung glek. Tapiiii...minumnya tidak beraturan, sehari bisa berkali-kali, dan menurut dr.Samuel yang bagus itu minum susu kental manis Frisian Flag sehari 3x @4 sendok makan.

Selain secara asupan sesuai aturan, membuat anak tidak obesitas dan tetap mau makan makanan pokok, tidak kenyang susu saja. Nah, karena Pijar tubuhnya tergolong kurus, selama asupannya bagus, emosi bagus (kurang asupan bisa membuat emosi tidak stabil loh), aktifitas bagus, maka berarti Pijar masuk golongan pembakaran dalam tubuhnya bagus jadi asupan banyak pun anak tidak bisa gemuk.

Dokter Rully juga menjelaskan setiap membeli sesuatu harus dilihat komposisi dan cara penyajiannya sehingga tidak berlebihan atau pun kekurangan porsi kalori maupun komposisi gizinya. Haduww, PR buat saya nih, karena tulisan komposisi pada makanan itu kecil-kecil sekali dan kadang, ehmmm...saya malas membacanya tapi sekarang tidak lagi, saya harus memahami dan menerapkannya. Contoh kecil, mulai mengatur ritme Pijar minum susu kental manis Frisian Flag.
Bersama Ibu Roslina & Keluarga Fenita Ari

Usai materi dari dokter Samuel dan dokter Rully yang disertai sesi tanya jawab super seru, karena lagi-lagi MC yang kocak sering menyela dengan guyonan yang bikin bibir tertawa selebar perahu. Acara dilanjutan oleh Psikolog Keluarga Roslina Verauli, Mpsi.Psi, wanita pemilik senyum nan manis ini membuka sesinya dengan meminta salah satu undangan membawakan lagu anak-anak yang kocak, Five Little Monkeys Jumping On The Bed di depan sambil memperagaan gerakan monkey. Suara tawa pun memecah ruangan, kemudian seluruh undangan diminta bernyanyi dan memperagakan gerakan monkey secara bersamaan.

  • Bagaimana rasanya bernyanyi dan menari sendiri dibandingkan melakukannya secara bersama-sama? Tanya Ibu Roslina lembut.
  • “Kalau sendiri terasa malu dan tidak nyaman, tapi kalau ramai-ramai  menyenangkan..”
  • Nah, itulah yang dirasakan anak-anak kita jika dipaksa sarapan sementara kita sibuk hal lain, tidak ikut sarapan bersama. Padahal, andai kalian tahu...sarapan bersama keluarga itu akan menjadi kenangan terindah disaat anak-anak dewasa. Mereka akan rindu rumah, rindu sarapan bersama orangtuanya

Nyessss....hati saya meleleh. Pertama jadi ingat orangtua, dulu setiap pagi saya dan orangtua, juga dua adik saya, kami sekeluarga selalu mengawali pagi dengan sarapan bersama sebelum berangkat ke sekolah. Ibu membuat sarapan dari pagi buta, sederhana saja sarapan kami waktu itu tapi menjadi.... ‘our time’ yang mengisi sisi ingatan sebagai: KENANGAN YANG MERINDUKAN. Kedua betapa menyesalnya saya, beberapa kali, mungkin sering melewatkan sarapan bersama keluarga kecil saya.
Melihat contoh keluarga artis yang menjadi bintang tamu, Ari Untung- Fenita Ari dan kedua anaknya, mereka meski artis yang pasti super sibuk tetap mengutamakan sarapan bersama, membuat saya dilanda iri sesaat.

Oya, jika ada satu pertanyaan, bagaimana bisa sarapan bersama anak jika orangtua harus bekerja pagi, anak harus segera berangkat sekolah, dan terpaksa anak dibawakan bekal sarapan. Ini ada tips dari salah satu blogger, yaitu Chichi yang diaminkan Ibu Roslina sebagai salah satu alternatif sarapan bersama, dan mungkin juga sebagai yang dimaksud Ramjeet Kaur Virik: Breakfast In The Soul. Ibu bisa membawakan bekal sarapan sempurna kesukaan anak, dan sepanjang perjalanan saat mengantar anak, Ibu membicarakan tentang bekal yang dibuatnya untuk si anak, tentang bagaimana ibu bahagia jika anak menghabiskan sarapannya.

Huwaaa, tidak terasa waktu terus bergulir, seperti biasa disela-sela acara tadi pihak Frisian Flag mengadakan life twitter dan life IG, dimana para udangan berlomba-lomba untuk menang karena hadiahnya: Microvawe! Luarbiasa, ini namanya memanjakan emak-emak banget deh. Acara pun berganti ke game seru, para pemenang lagi-lagi mendapat hadiah.
Serunya Acara Peluncuran Bulan Sarapan Frisian Flag

Lalu acara diakhiri dengan makan siang bersama, dihidangankan aneka makanan, mulai dari puding-puding berbentuk cantik dengan hiasan bunga, camilan manis, jus jambu merah dengan citra rasa susu yang lezat, soto, dan banyak lagi. Namun, saya hanya mengambil menu makan siang utama saja, setelah itu perut berasa kenyang dan bersiap untuk pulang bersama sekantung goodiebag dari Frisian Flag yang super berat hehehe, maklum berisi gelas cantik, beberapa susu kental manis Frisian Flag.

Dan, pulang dari acara ini...saya memberi komit di dalam hati  bahwa mulai besok anak-anak harus merasakan Sarapan Sempurna, Sarapan Sempurna harus dijadikan ritual rutin, our time untuk saling mengupdate kegiatan, sehingga bisa meningatkan psychological-wellbeing setiap anggota keluarga, seperti yang dikatakan Psikolog Keluarga Roslina Verauli, Mpsi.Psi. Tapi kami belum memiliki meja makan untuk makan bersama? Juga belum memiliki mobil untuk mengantar anak saya ke sekolah seperti yang dilakukan blogger Chici, bagaimana jika kebetulan sarapan pagi tidak bisa dilakukan bersama karena kedua belah pihak berburu waktu?

Yups, saya akan mengajak anak-anak sarapan ala rumah makan sunda atau lesehan macam di Yogya heheheh. Dan. jika suatu hari kami tidak sempat sarapan bersama, dengan Bekal Semangat Pagi saya mengajak anak ngobrol intens ketika menyiapkan bekalnya, menanyakan apa yang dia suka atau menyuapi sementara anak saya bercerita apa saja, waktu sedikit ini tentu tetap akan menjadi waktu yang berharga,  menyentuh jiwanya hingga kelak menjadi kenangan terindah dan kerinduan. Semoga saja!


Oya, kalian semua juga dapat berpartisipasi dalam mengampanyekan BULAN SARAPAN SEMPURNA ini dengan mendaftarkan diri mulai 1 Maret 2016 di www.bulansarapansempurna.com yang dapat diakses melalui ponsel dan mengisi buku harian tentang sarapan sempurna di akun masing-masing. 

Unggah foto dan update status anda setiap hari dan dapatkan kesempatan memenangkan hadiah:
  • Harian berupa voucer belanja bagi 10 buku harian paling seru
  • Hadiah mingguan berupa 7 breakfast table bergaya bagi 7 akun buku harian paling menarik
  • Hadiah utama berup apengalaman sarapan keluarga fantatis, bagi 3 keluarga dengan akun buku harian terbaik
Pemenang hadiah utama akan diumumkan pada akhir April 2016
Kerenkan? Untuk lebih tahu informasi terbaru tentang serunya Bulan Sarapan Sempurna gabung saja ke FB Frisian Flag Indonesia, atau ikuti akun IG @susu.frisianflag, Twitter @SusuFrisianFlag dengan tagar  #sarapansempurna

Mari Sarapan Sempurna Bersama Segelas Susu Frisian Flag


14 comments:

  1. Betul banget sarapan itu kenangan terindah, aku sarapan bersama ayah selalu setengah 7 teringat banget ampe sekarang. Makanya aku selalu membuat kenangan setiap pagi :)

    ReplyDelete
  2. @Naqi: Menu-menunya juga ya mb, dibuat sespecial mungkin..biar jadi kenangan

    ReplyDelete
  3. Ih bagus reportasenya, sarapan bukan sekedar makan tapi juga berbagi cerita ya mbak... Breakfast In The Soul.. Nice

    ReplyDelete
  4. Kalau di rumah, susu kental biasanya buat dimakan dengan roti :D

    ReplyDelete
  5. Mirna Puji Rahayu: Makasih, Mba. Iya, baru kupahami bahwa sarapan tidak sekedar kenyang di perut tapi ada sesuatu yang tertinggal selain itu..kenangan kelak ^_^

    ReplyDelete
  6. Syafiatuddiniah: makasih sudah mampir, Mak ^_^

    ReplyDelete
  7. Aprillia Ekasari: Samaaaa..anak-anakku suka terutama yang cokelat, dioles ke roti...nyummi

    ReplyDelete
  8. @Nda: kapan-kapan ikutan juga acara gathering blogger dun, Nda

    ReplyDelete
  9. Cakeeep oi poto-potona :D Pendarnya mana?

    ReplyDelete
  10. @Santy: ini susunya belum buat seusia Pendar, makanya ga dimasukin foto my baby hihihhi

    ReplyDelete
  11. Berarti sarapan saya dan anak saya selama ini gak sempurna dong, cuman oat dan telur rebus.

    ReplyDelete
  12. @Budi Mulyono: Oat itu karbo, telur protein hewani, barti masih kurang susu-protein nabati sama vitamin (buah), Pak

    ReplyDelete

Instagram

Domain Murah

CATEGORIES

>

Mengenal Mpasi versi WHO

MPasi WHO Homemade Yuk, Kenalan Dengan Mpasi Versi WHO Untuk Lintang, Pijar, saya belum mengenal Mpasi versi  WHO. Keduanya saya be...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger.

COMMUNITY

  • Powered by Blogger.