Iam Me Series: Im a Change Maker - Aku Buat Perubahan! ~ Duniaeni

Saturday

Iam Me Series: Im a Change Maker - Aku Buat Perubahan!



Judul Buku: 

Im a Change Maker: Aku Buat Perubahan
Penulis: 
Robyn Soetikno
Ilustrator: Fairiana Armadhanti
Penerbit:
RB Publisher - Depok
Harga: 
Rp80.000

Untuk buku Robyn Soetikno kali ini, sebenarnya isinya banyak yang melintas di kepala anak-anak. Coba, kira-kira pernahkah si kecil bertanya pada Anda atau melontarkan pertanyaan ini begitu saja, sekedar bertanya kepada semua orang rumah yang mungkin sudah dewasa :

Kenapa Tunggu sudah besar untuk menjadi sesuatu? Untuk menjadi seseorang? (hal: 3)



Saya pernah mempertanyakan hal itu ketika melihat kondisi orangtua berada pada titik paling susah. Ketika itu saya ingin berbuat sesuatu, melalukan sesuatu, tapi apa? Karena ketika saya bertanya pada Ibu: 

"Bu, Eni harus melakukan apa supaya bisa meringankan beban ibu dan bapak?"
Jawab Ibu: "Kamu belajar saja yang rajin, supaya nanti bisa membuat keadaan lebih bahagia dari sekarang."

Jawaban  final dari sebuah persoalan yang sebagai anak ikut merasakan dan ingin melakukan sesuatu, tapi apa? TIDAK ADA. Hingga bertahun-tahun hal ini masih berbekas di  hati saya, andai saat itu bisa berarti bagi orangtua, andai saat itu saya sudah sedikit lebi dewasa (baca: besar).

Dan, ketika putri saya Lintang mengalami apa yang saya alami, ternyata saya terbawa alam bawah sadar masa lalu, saya melakukan hal yang sama: "Kamu belajar saja yang rajin, berbuat  baik, agar besar bisa membantu oranglain." (Duh! Mengapa kita sering mengulang-ulang hal yang salah berkali)

Im a Change Maker: Aku Buat Perubahan yang ditulis dengan ringan gaya Robyn Soetikno, seperti biasa dengan bahasa yang mudah dipahami anak-anak, karena memang diperuntukan anak-anak. Namun sebagai orangtua, saya selalu ikut membaca hingga tuntas, mencari-cari kalau-kalau ada yang kurang pas. Karena buku ini saya hadiahkan spesial buat anak saya, tentu saya tidak ingin menjadi hadiah yang BOOMERANG! Buku adalah benda yang bisa menjadi racun atau obat terbaik di dunia, karena itu memilih buku harus hati-hati.


Alhamdullilah, 5 buku yang sudah saya baca dan berikan ke anak saya, saya suka dan merasa pas untuk bacaan anak-anak yang sesuai usianya. Tentu saja, kalau Pendar (2.5 tahun) belum boleh saya bacakan, hehehe. Anak-anak pun memiliki level pemahaman yang berbeda.

Jangan lewatkan buku Robyn Soetikno yang ini:




Kembali ke topik...

Im a Change Maker: Aku Buat Perubahan bercerita tentang tokoh gadis kecil (si aku) yang ingin berbuat sesuatu perubahan bagi orang lain. Selama ini anak-anak selalu identik dengan stigma; Kamu masih kecil, kalau mau jadi sesuatu nanti jika sudah besar, sudah waktunya.

Dalam buku ini digambarkan menjadi sesuatu tidak melulu sebuah cita-cita dengan gelar atau profesi seperti kebanyakan selama ini melabeli pikiran  orang. Pertanyaan: 

Kalau sudah besar, kamu mau jadi apa? (hal: 2)

Pasti akan dijawab: jadi dokter, jadi guru, jadi pilot, jadi artis, jadi penulis, dan lain sebagainya. Sesuatu yang bisa terwujud setelah si anak besar nanti. Nah, Robyn di sini menulis si tokoh aku ingin menjadi seseorang, seseorang yang digambarkan adalah:

Aku ingin membuat perubahan!
Aku ingin menjadi teman yang bisa membuatmu tertawa
Aku ingin menjadi anak yang bisa membuat orangtuaku bangga
Aku ingin menjadi anak Indonesia yang bisa membuat negaraku lebih maju lagi.
(hal:3)

Keinginan atau impian pada anak-anak yang justru jarang kita tumbuhkan bukan? Kita terlalu terobsesi anak menjadi seperti profesi yang ada dan lazim di masyarakat. Kita terlalu fokus pada hal-hal yang sifatnya teknis, kamu belajar maka kamu akan menjadi apa yang kamu inginkan, cita-citakan. Dan, ketika kemanusiaan sudah tidak ada lagi, toleransi mulai semu, kita ribut. Tanpa berpikir kita lalai itu semua memupuknya pada diri anak-anak.

Tapi, bagaimana caranya agar aku bisa menjadi sumber perubahan?
Ternyata aku bisa menjadi sumber perubahan dengan bantuan teman-temanku
Aku bisa tanya orang sekitarku dan tentunya bukan internet
Lucunya, kebanyakan orang yang aku ajak ngobrol, termasuk ibuku
menanyakan hal yang sama
(hal: 4)


Robyn menulis si aku akhirnya bisa menemukan sesuatu dalam dirinya yang bisa mengubah, si aku ini ingin mengubah sesuatu yang dilihatnya wajib untuk diubah dibantu. Dikisahkan aku membantu seorang pedagang kaki lima bersama teman-temannya, sehingga pedagang tersebut menjadi memiliki kios yang lebih layak.

Dijelaskan juga bahwa mengubah sesuatu atau menjadi sumber perubahan itu tidak mudah, tetapi bukan berarti tidak bisa:


Dengan niat yang baik, rencana yang matang, dan komunikasi.
Perubahan sangat mudah dilakukan.

Menurut saya,  Im a Change Maker: Aku Buat Perubahan layak dibaca segala usia, baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Tanpa perlu didampingi orangtua, namun ada baiknya orangtua menjelaskan juga apa yang dimaksud perubahan, cita-cita, bermanfaat bagi oranglain, agar anak membacanya mengerti dengan tuntas.

Dan, buku setebal 28 halaman ini memiliki ilustrasi yang cantik dengan kwalitas kertas yang baik, semi karton. Layak deh buat hadiah si kecil, meski harganya juga tidak  murah, yakni Rp80.000.


5 komentar:

  1. BAru aja semalam ngobrol ama Ayyas tentang cita-cita dan umminya ini masih berfokus pada profesi yang selama ini diidam-idamkan orangtua.

    Menarik ya bukunya mba

    ReplyDelete
  2. Suka bgt liat ilustrasinya.. Keren2 ya aeries buku i am me ini..

    ReplyDelete
  3. bagus mba bukunya aku jadipengen harganya juga lumayan siy yah 80rb :)

    ReplyDelete
  4. Bagus banget ya bukunya, pas buat anak-anak kita dan bimbingan ortu sehingga anak-anak lebih memahami cita-cita menuju perubahan.

    ReplyDelete

CATEGORIES

>

Pentingnya Membentuk Kebersamaan Dengan Si Kecil

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan Ia akan belajar menemukan cinta dalam ke hidupannya Kata mutiara y...

Cari Artikel

Instagram

Powered by Blogger.