KESEHATAN

PARENTING

REVIEW

Toilet 105


              2008

                2010

               2012

Toilet 105

Sebuah Cerita Misteri Yang Diilhami dari Kisah Nyata

Diva meletakkan koran pagi ke atas meja makan dengan senyum penuh kemenangan. Headline koran itu jelas terbaca: Guru Paksa Aborsi, Murid Tewas Mengenaskan di Toilet...

Ya, kasus kematian yang misterius itu sebenarnya telah trejadi lima tahun silam di sebuah CMU Negeri di Jaksel, tetapi baru sekarang kasusnya terbongkar.

Siapa yang membongkar?

Bukan polisi, bukan pula penegak hukum, melainkan arwah Adelia sendiri, sang murid yang tewas mengenaskan karena dipaksa aborsi oleh guru Bahasa Indonesia yang menghamilinya tanpa mau bertanggung jawab.

Adelia yang sudah meninggal "hidup kembali", dan memaksa Diva, siswa baru pindahan asal SMU Bandung-bersedia membantu membongkar kejahatan keji yang telah membuat arwahnya tidak tenang di alam baka.

Diva jelas menolak, melawan dan memberontak, sampai dia harus meminta tolong seorang cenayang di Bandung, dimandikan air kembang dan dibekali jimat untuk mengusir arwah penasaran! ya, jangankan disuruh bekerjasama dengan hantu, melihat hantu sja seumur-umur Diva belum pernah. Bagi Diva, arwah Adelia yang terus membayangi dirinya, meminta bantuan darinya, betul-betul telah menciptakan kehidupan yang amat mengerikan!

Namun isak tangis, permohonan yang mengiba, serta air mata kejujuran yang menetes dari mata Sang Arwah Penasaran yang lelah mencari bantuan, akhirnya membuat Diva terketuk hatinya serta tumbuh keberanian membongkar kasus ini.

Dan inilah pesan Sang Arwah, yang disampaikan kepada Diva berulang-ulang melalui mimpi dan penampakan sebelum kasusnya terbongkar:

"Tolong buka lemari di perspustakaan yang terletak di belakang bangku kemarin kita duduk, lemari kayu jati hitam. Tolong buka, aku menyimpan buku berwarna ungu tua, ada tulisan Adelia Kamil di depannya. ambil, baca, Diva...baca! Kau akan tahu aku, lakukanlah sesuatu buat aku. Aku sudah menunggunya selama 5 tahun. Diva! Karena buku itulah aku selalu menemuimu.

*******