Siapa yang ingat tanggal 23 Juli kemarin adalah Hari Anak Nasional?
Alhamdulliah, banyak
yang ikut merayakan Hari Raya Anak Nasional, termasuk Dompet Dhuafa, lembaga
filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan
pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial ini, melalui
program BesTeam (Bestian Sama Yatim) menghadirkan Indonesia Dream Festival 2026
dengan tema "1000 Dreams, One Festival".
Indonesia
Dream Festival 2026
Festival ini dirancang
sebagai ruang yang menggabungkan edukasi, kreativitas, budaya, permainan, serta
pengalaman inspiratif yang mendorong anak-anak yatim dan dhuafa untuk berani
bermimpi, mengenali potensi diri, menampilkan bakat terbaik, serta membangun
karakter melalui nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan kebersamaan.
Indonesia Dream
Festival juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan dan
kesejahteraan anak melalui program pemeriksaan kesehatan mata dan pemberian
kacamata gratis bagi anak yang membutuhkan, serta penyaluran berbagai bantuan
penunjang seperti santunan, paket school kit, dan bentuk dukungan lainnya
sebagai upaya membantu mereka meraih masa depan yang lebih baik.
Senangnya, saya dan
teman-teman blogger berkesempatan ikut hadir menyaksikan acara Indonesia Dream
Festival 2026, yang diadakan tanggal 26 Juli 2026, di Pasa Raya Blok M. Menampilkan
finalis-finalis Indonesia Dream Festival 2026, yang terdiri dari lomba
menyanyi, Menari, dan Dai Cilik. Peserta berasal dari berbagai daerah, karena
memang lomba untuk seluruh anak Indonesia, tanpa dipungut biaya apapun. Bahkan
para finalis diberikan tiket gratis bersama mendamping, untuk ikut final
acaranya.
Saya sempat ngobrol
dengan pendamping peserta lomba nyanyi dari Semarang, yang merupakan Neneknya. Elfano Akbar, sudah yatim
sejak usia 4 tahun, bakat menyanyi tumbuh ketika diajak Neneknya ke suatu
acara, dan diminta untuk bernyanyi. Ternyata keterusan sampai cucunya berusia 7
tahun, dan dalam Indonesia Dream Festival 2026 ini cucunya meraih juara 2 loh.
Ragam
Acara di Indonesia Dream Festival 2026
Berdasarkan data Badan
Pusat Statistik (BPS) Maret 2024, tingkat kemiskinan nasional berada di angka
8,85%, menurun dari 9,36% pada tahun sebelumnya. Namun, angka ini masih setara
dengan sekitar 24 juta jiwa yang hidup di bawah garis kemiskinan. Data ini
menunjukkan bahwa meski ada penurunan, kemiskinan masih menjadi persoalan
serius, terutama bagi kelompok rentan seperti anak yatim.
Karena itu kegiatan
Dompet Dhuafa ini menjadi salah satu hal yang positif untuk menumbuhkan dan
mengembangkan bakat anak yatim. Apalagi di Indonesia Dream Festival 2026 selain
menghadirkan Talent Zone yang
merupakan panggung apresiasi yang menampilkan para grand finalis Indonesia
Dream Talent dari berbagai daerah yang sebelumnya telah mengunggah penampilan
mereka melalui Reels Instagram dan lolos seleksi awal. Juga ada zone-zone lain,
yaitu:
Bestian
Kindness Zone untuk menanamkan nilai empati,
kepedulian sosial, dan semangat berbagi sejak usia dini melalui berbagai
aktivitas sederhana yang dapat dilakukan oleh anak-anak.
Dream
Zone
dengan memberikan pengalaman eksploratif kepada anak-anak yatim dan dhuafa
untuk mengenal berbagai profesi, keterampilan, serta peluang masa depan
sehingga mereka memiliki keberanian untuk bermimpi dan mulai mengenali potensi
dirinya.
Play
Zone dengan menghadirkan ruang bermain yang sehat, aktif,
dan edukatif melalui permainan tradisional Indonesia untuk melatih kerja sama,
sportivitas, komunikasi, dan kecintaan terhadap budaya bangsa.
Care
Zone dengan memberikan layanan kesehatan yang mendukung
tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya
menjaga kesehatan sejak dini.
Dompet Dhuafa juga memberikan apresiasi dalam BesTeam Award melalui program BesTeam kepada individu, komunitas, perusahaan, maupun figur publik yang telah menunjukkan komitmen, kepedulian, dan kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang anak yatim di Indonesia.
Dan, acara diramaikan
juga dengan dongeng, sulap, serta talkshow
mengusung tema "Bekal Hebat untuk Meraih Mimpi", sesi tersebut
dirancang untuk memberikan pemahaman bahwa setiap cita-cita tidak hanya diraih
melalui keberanian untuk bermimpi, tetapi juga melalui bekal yang kuat berupa
kesehatan, karakter yang baik, serta dukungan dari lingkungan sekitar. Kemudian
puncak acara menghadirkan Quinn Salman. Terlihat sekali adik-adik yang hadir
merasakan kegembiraan bersama.
Semoga Dompet Dhuafa yang
sudah berjalan lebih tiga dekade (33 tahun) ini, dan berkontribusi menghadirkan layanan bagi
pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program, yaitu
pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta
CSR. Terus mendapat dukungan dari masyarakat, agar bisa terus mengembangkan
sayap kebaikannya.
Oya, Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola sesuai prinsip GCG (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran) dan memastikan organisasi berjalan sesuai regulasi, kepatuhan syariah dan ketentuan-ketentuan lainnya. Jadi jangan ragu, jika kalian ingin berpartisipasi dan berbagi bareng Dompet Dhuafa.
Public Relation Dompet
Dhuafa
Philanthropy Building
Jl. Warung Jati Barat
No.14
Jakarta Selatan 12540,
Untuk informasi lebih lanjut, harap hubungi :
U.P : Corcom Dompet
Dhuafa, Bani (+62852 1942 7407)









.jpeg)

.jpeg)








