Duniaeni Blogger

linkedin facebook twitter pinterest instagram youtube
  • Home
  • About
  • Recognition
  • Disclosure
  • Contact
  • Log

 

When people talk about the best Indian restaurant in Ubud, it is easy to picture an elegant dining room with premium prices and long queues of tourists. I used to think the same. But the best meal does not always come from the fanciest place or the restaurant everyone talks about. Sometimes, the most memorable flavors are found in small cafés that quietly focus on good food instead of hype. That's basically what we call a hidden gem.  

This time, I want to talk about one hidden gem where you can enjoy authentic Indian flavors without breaking the bank.




A Humble Indian Street Food Café on Jalan Sukma

Tucked along the lively Jalan Sukma area in Ubud, you'll find a humble Indian street food café called Chai of the Tiger. But wait a second, dont skip. This is the best Indian restaurant in Ubud, at least in my opinion. It does not stand out with a grand entrance, but it is easy to recognize from the "Chai of the Tiger, Indian Fusion" sign at the front. Another giveaway is the welcoming scene inside, where travelers often gather, chat, and spend time together long after their meals.

Chai of the Tiger focuses on Indian street food. The menu features a range of chaat dishes like Pani Puri and Papdi Chaat, a few curries such as Butter Chicken, plus drink options like chai and lassi. There are also freshly made naan, rice dishes, chai, and other beverages to complete the meal.

The Taste That Won Me Over

When I first walked into this restaurant, I expected nothing more than a good Indian meal. Similar to what I had enjoyed at other Indian restaurants. But what I found, however, went far beyond that. The first bite of my Butter Chicken here immediately caught my attention. The curry was creamy, rich, and layered with spices that complemented rather than overpowered one another. Paired with warm naan, every bite felt comforting and deeply satisfying. 




I also ordered Papdi Chaat, a popular street food snack with crisp wafers, yogurt, chutneys, and fresh herbs. The combination of crunchy, creamy, sweet, tangy, and savory flavors was unlike anything I had tried before. It was bold, yet everything remained perfectly balanced. 

That meal completely changed my expectations. Despite its humble appearance, Chai of the Tiger delivered one of the most memorable dining experiences of my Bali trip. For me, that is exactly what makes it the best Indian restaurant in Ubud. 

More Than Just Great Food

Great food is only part of the reason I would call Chai of the Tiger as the best Indian restaurant in Ubud. The atmosphere here is what truly sets this place apart. From the moment I sat down, the café felt relaxed and genuinely welcoming. Conversations flowed naturally between travelers, and it was not unusual to see people staying long after their plates were empty. 

Some were sharing stories, while others enjoyed a friendly board game together. It never felt like a place where people simply came to eat and leave. That warm, unhurried atmosphere made the entire experience more memorable and, for me, completed everything I look for in the best Indian restaurant in Ubud. And, the best part is that the food at this restaurant is 100% halal, as there is no pork—only chicken.

If you're curious to check it out, you'll find Chai of the Tiger at Jl. Sukma Kesuma No. 25, Ubud, Bali. Its sign and vibrant atmosphere make it easy to spot.


August 13, 2026 5 komentar

 



Kini saya benar-benar bisa intens olahraga lagi justru setelah kepala 4 plus. Mungkin terkesan telat, tapi saya percaya lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Harus berjuang melepas rasa mager, bosan, dan nyerah pada dampak pasca olahraga. Sebab pasca berolahraga umumnya kita bisa mengalami DOMS atau Delayed Onset Muscle Soreness, rasa nyeri dan kaku otot akibat adanya robekan mikroskopi pada serat otot, dan ini sering bikin kapok atau malas olahraga lagi.

Padahal itu proses alami saat tubuh memperbaiki jaringan otot agar lebih kuat lagi. Jangan menyerah karena DOMS, apalagi memasuki usia 40 tahun ke atas wanita itu mengalami transisi hormonal atau perimenopouse. Kondisi ini membuat turunnya kadar estrogen, melambatnya metabolisme, serta meningkat beragam penyakit, seperti kardiovaskular dan oesteoporosis. Jadi olahraga salah satu solusi untuk meringankan semua itu.

Gejala Penurunan Fungsi Tubuh dan Mata

Memang setiap manusia akan melewati proses menua, menurunnya beragam fungsi  tubuh,  yang kadang kita lalai menyadari atau justru mengabaikannya, karena merasa masih bisa melewatinya. Padahal ketika fase itu makin bertambah, dan kondisi semakin memburuk, baru kita merasa menyesal. Untuk itu mari kenali gelaja penurunan fungsi tubuh di usia kepala 4 lebih, diantaranya:

  • Metabolisme Melambat, berat badan naik dengan mudah dan perut menjadi membuncit, meskipun pola makan tidak berubah.
  • Nyeri Sendi dan Kaku, otot dan sendi tersa lebih kaku akibat menurunnya fungsi estrogen yang menjaga kelenturan.
  • Penurunan Massa Otot dan Tulang, resiko awal penurunan kepadatan tulang (osteopenia atau osteoporosis.
  • Gangguan Tidur atau Insomnia, susah nyenyak  di malam hari atau sering terbangun yang memicu rasa lelah di siang hari.
  • Penurunan Fungsi Mata, Penuruan fungsi mata di usia 40 tahun ke atas terjadi karena mata tua yang membuat hilangnya kelenturan lensa mata secara alami, makanya jadi sulit melihat objek dekat. Kondisi ini juga sering disertai penurunan kestabilan air mata atau mata kering.

Ternyata, kebanyakan fokus pada kesehatan tubuh, gejala mata kering ini kadang disepelein, karena awalnya terasa keluhan biasa, yaitu mata sepet, perih, lelah (SePeLe). Orang awam banyak yang mengira karena ngantuk tidak bisa tidur, kebanyakan nonton di depan layar kaca, solusinya cuci muka, bahkan ada yang sampai mengusap mata berkali-kali.

Mata SePeLe Jangan Disepelein!

Saya sendiri termasuk yang sepelein gejala mata kering yang terjadi karena sering melihat layar komputer dan hape, karena kebetulan kerjaan saya banyak berkutat di media sosial. Juga terjadi saat olahraga karena paparan angin yang membuat air mata cepat menguap, dan debu yang mengiritasi, sehingga kehilangan kelembapan alami, memicu perih, serta kemerahan.

Jika disepelein atau dibiarkan berisiko berbahaya bagi kesehatan mata, karena dapat menimbulkan hal-hal di bawah ini:

  • Kerusakaan Kornea: Mata kering karena kekurangan pelumasan yang jika dibiarkan membuat lapisan kornea akan terkikis atau mengalami abrasi.
  • Infeksi Kronis, Permukaan mata yang kering akan rentan mudah disusupin bakteri atau kuman penyebab infeksi.
  • Gangguan Penglihatan: Luka atau jaringan parut pada kornea akibat kekeringan yang parah dapat menurunkan ketajaman penglihatan.
  • Kerusakan lapisan air mata, akibat debu halus yang menggores atau mengganggu komponen minyak dan air mata, jika dibiarkan akan membuat tidak stabil atau kerusakan lapisan air mata.

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mata


Jadi mari, jangan hanya fokus menjaga kesehatan tubuh, tapi juga mata, agar di usia lansia nanti bisa menikmati hidup yang lebih berkualitas.

  • Atur pola makan, perbanyak serat, sayur, buah yang mengandung vitamin A, C, E, Zat Besi, Lutein, dan protein rendah lemak. Kurangin gula, garam, dan makanan olahan.
  • Rutin Olahraga, lakukan olaraga fisik yang ramah sendi, tapi memperkuat otot, seperti latihan beban ringan hingga sedang squat, push-up, dan lunges, untuk mencegah penurunan massa otot (sarkopenia).
  • Jaga kualitas tidur, tidur cukup 7-8 jam setiap malam untuk memulihkan hormone dan metabolisme tubuh.
  • Kelola Stres, lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, dan membentuk pertemanan atau komunitas yang positif, perbaiki hubungan dengan pasangan atau keluarga.
  • Istirahatkan Mata, jika masih banyak bekerja atau beraktivitas di layar  komputer maupun ponsel, biasakan setiap 20 menit istirahatkan mata dengan melihat object sejauh 20 kaki, atau melihat tumbuhan yang hijau selama 20 detik.
  • Gunakan Pelindung UV, baik di luar maupun ketika menatap layar komputer dengan mengenakan kacamta anti sinar ultraviolet.
  • Pemeriksaan Mata Rutin, lakukan pemeriksaan mata rutin ke dokter spesialis mata untuk mendeteksi dini risiko presbiopi (mata tua) atau glaucoma.
  • Rawat Mata/Cegah Mata Kering, jangan biarkan mata kering berlarut, rawat dengan Insto Dry Eyes.

Mengapa Insto Dry Eyes Solusi Atasi GejalaMata Kering?




Insto Dry Eyes dapat mengurangi gejala mata kering karena mengandung bahan aktif hydroxypropyl methycellulose (hipromellose) yang bertindak sebagai air mata buatan. Zat ini melumasi permukaan mata, menahan kelembapan lebih lama,  dan meredakan gelaja mata kering seperti sepet, perih, lelah, yang banyak disepelein. Cara penggunaannya cukup praktis, tinggal tetesi Insto Dry Eyes, jika merasakan adanya gejala mata kering.

Karena desain kemasan botol plastik yang mungil, bisa dibawa saat olahraga ooutdoor, dengan dimasukkan ke dalam saku baju maupun tas olahraga mini. Jangan khawatir tumpah, tutupnya anti bocor, meski terguncang-guncang saat dibawa berolahraga. Saya beli #InstoDryEyes di Indomaret dapat harga 17.900 rupiah dengan ukuran isi tetap 7,5 ml, kemasan terbaru dalam dus yang lebih modern serta dinamis dengan warna khas dominasi biru.

Alhamdullilah, bisa menjaga kesehatan tubuh dan mata di usia 40 tahun lebih ini dengan baik. Pokoknya selain tubuh sehat, mata wajib sehat dengan #BebasMataKering , dan #MataSePeLeJanganSepelein sebab risikonya tidak main-main. So, lebih baik menjaga daripada mengobati. Selain lebih mahal, belum tentu bisa benar-benar jadi sembuh seperti sediakala karena faktor usia.


August 07, 2026 1 komentar

 

Perlu dipahami bahwa menjadi tamu VIP dalam sebuah acara perusahaan bukan sekadar mendapatkan tempat duduk khusus, atau fasilitas eksklusif. Posisi tersebut juga membawa ekspektasi tertentu, mulai dari etika, penampilan, hingga kesiapan berinteraksi dengan berbagai pihak. Tidak sedikit tamu VIP yang berasal dari kalangan eksekutif, mitra bisnis, investor, media, maupun pembicara yang menjadi representasi sebuah organisasi. 




Persiapan yang matang akan membantu Anda tampil lebih profesional sekaligus menghargai penyelenggara acara. Berikut sembilan hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum menghadiri acara perusahaan sebagai tamu VIP.

1. Pelajari Agenda Acara Terlebih Dahulu

Luangkan waktu untuk membaca rundown atau agenda yang dikirim panitia. Dengan memahami susunan acara, Anda dapat mengetahui kapan sesi registrasi, presentasi, networking, makan malam, maupun sesi foto bersama berlangsung.

Persiapan sederhana ini juga membantu Anda mengatur waktu kedatangan sehingga tidak terlambat, terutama jika ada penyambutan khusus untuk tamu VIP. Hal ini menjadi semakin penting apabila acara diselenggarakan di kota besar yang menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event bisnis nasional, seperti Jakarta, sehingga Anda dapat menyesuaikan jadwal perjalanan dan mengantisipasi kondisi lalu lintas sejak awal.

2. Kenakan Busana Sesuai Dress Code

Setiap acara perusahaan biasanya memiliki tingkat formalitas yang berbeda. Ada yang menerapkan business formal, business casual, hingga cocktail attire. Mematuhi dress code menunjukkan rasa hormat kepada penyelenggara sekaligus mencerminkan profesionalisme. Pastikan pakaian bersih, rapi, nyaman dikenakan, dan sesuai dengan karakter acara.

3. Siapkan Dokumen atau Identitas yang Dibutuhkan

Beberapa acara mewajibkan para tamu menunjukkan undangan digital, QR code, kartu identitas, atau kartu nama, saat registrasi. Mempersiapkan dan menyimpan seluruh dokumen tersebut dalam satu tempat akan mempercepat proses check-in, dan menghindari antrean yang tidak perlu.

4. Datang Lebih Awal

Jangan datang mefet waktu, apalagi sampai terlambat. Datang sekitar 20–30 menit sebelum acara dimulai, ini akan memberi banyak keuntungan. Anda memiliki waktu untuk registrasi, mengenali lokasi, menemukan tempat duduk, hingga berbincang santai dengan panitia atau tamu lain sebelum acara resmi dimulai. Jika lokasi acara berada di pusat bisnis dengan mobilitas tinggi, menggunakan layanan sewa mobil dapat menjadi pilihan yang lebih praktis, karena memberikan fleksibilitas dalam mengatur waktu keberangkatan dan rute perjalanan.

Kedatangan lebih awal juga membantu mengantisipasi kendala lalu lintas, atau proses pemeriksaan keamanan yang terkadang memerlukan waktu tambahan, maupun jika terjadi hal diluar perkiraan.

5. Persiapkan Materi Perkenalan Singkat

Sebagai tamu VIP, Anda kemungkinan akan bertemu banyak profesional dari berbagai perusahaan. Karena itu, siapkan perkenalan singkat mengenai nama, jabatan, organisasi, dan bidang pekerjaan. Perkenalan yang ringkas membuat percakapan terasa lebih natural, dan memudahkan orang lain mengenal Anda tanpa terkesan berlebihan.

6. Perhatikan Etika Selama Acara

Etika merupakan salah satu aspek yang paling diperhatikan dalam acara bisnis. Hindari memotong pembicaraan, gunakan ponsel seperlunya, serta berikan perhatian penuh ketika pembicara sedang menyampaikan materi. Jika mendapat kesempatan bertanya atau memberikan sambutan, sampaikan pendapat secara singkat, jelas, dan relevan dengan topik yang sedang dibahas.

7. Siapkan Kartu Nama atau Kontak Digital

Walaupun pertukaran kontak kini banyak dilakukan melalui LinkedIn atau QR Code digital, kartu nama tetap menjadi alat networking yang praktis dalam berbagai acara perusahaan. Pastikan informasi yang tercantum masih terbaru, sehingga calon relasi dapat menghubungi Anda dengan mudah setelah acara selesai.

Pada beberapa acara berskala besar khususnya di Ibu Kota, terutama pada acara peluncuran produk, perayaan pencapaian perusahaan, atau seremoni pembukaan yang banyak digelar di ibu kota, dekorasi berupa bunga standing Jakarta juga kerap digunakan sebagai bentuk apresiasi dari mitra bisnis. Memahami konteks acara semacam ini dapat membantu Anda membuka percakapan ringan dengan tamu lain sebelum memasuki diskusi yang lebih profesional.

8. Jaga Sikap Saat Sesi Networking

Networking bukan sekadar memperbanyak kenalan, tetapi membangun hubungan profesional yang berkualitas. Dengarkan lawan bicara dengan baik, hindari mendominasi percakapan, dan fokus mencari kesamaan kepentingan yang dapat menjadi awal kerja sama. Apabila memungkinkan, catat nama atau perusahaan yang menurut Anda berpotensi menjadi relasi penting untuk ditindaklanjuti setelah acara.

9. Lakukan Follow Up Setelah Acara

Banyak peluang bisnis justru muncul setelah acara berakhir. Oleh karena itu, kirimkan ucapan terima kasih melalui email atau LinkedIn kepada pihak yang sempat berdiskusi dengan Anda. Follow up sederhana dalam waktu 24–48 jam, dapat memperkuat kesan profesional sekaligus membuka peluang kolaborasi di masa mendatang.

Menjadi tamu VIP di acara perusahaan berarti membawa citra diri maupun organisasi yang Anda wakili. Dengan mempersiapkan agenda, penampilan, etika, hingga strategi networking, Anda dapat memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal. Persiapan yang baik tidak hanya membuat Anda lebih percaya diri, tetapi juga meningkatkan peluang membangun hubungan profesional yang bermanfaat dalam jangka panjang.


August 05, 2026 8 komentar

 

Saat era digital memasuki Indonesia, semua masyarakat nyaris seratus persen melakukan Beragam aktivitas seperti bersosialisasi, membaca, menuntut ilmu, bahkan juga bisnis. Lihat saja bisnis online yang semakin meruyak dengan beragam latar belakang pelaku bisnis online, dari mulai pelajar, mahasiswa, pekerja kantor, selebriti, hingga ibu rumah tangga.

Bisnis yang dilakukan mulai partai besar hingga kecil-kecil, macam reseller atau pedagang yang menjualkan barang maupun produk milik pihak lain. Karena memang bisnis secara online amat sangat menjanjikan  banyak keuntungan, bahkan nyaris tanpa modal. Hanya dengan ponsel dan kuota internet, sudah dapat melakukan bisnis yang menghasilkan cuan.

Awal Mula Menjadi Pelaku Bisnis Online



Saya sendiri merupakan pelaku bisnis online sejak tahun 2008, waktu itu sebenarnya secara tidak sengaja. Kebetulan selain seorang ibu rumah tangga, saya juga penulis novel, dan membuka akun media sosial facebook untuk berinteraksi dengan pembaca novel-novel saya. Awalnya tentu saja para pembaca tersebut mengenal saya dari novel saya, yang mereka beli di toko buku.

Mereka yang semula mengenal saya dengan membaca novel-novel saya, lalu menghubungi saya via email (maklum belum era digital, hehehe), berlanjut ke facebook. Saat itu memang facebook sedang booming, media sosial belum semeruyak saat ini. Jadilah komunikasi saling sapa, obrolan ringan tentang buku, konsultasi menulis, berlanjut ke membeli novel saya langsung di akun facebook saya.

Alasan mereka karena bisa langsung dapat tanda tangan dan ucapan dengan tulisan tangan saya, hehehe. Jadilah saya sibuk membeli novel saya sendiri ke penerbit atau distributor, para pembaca yang sudah pesan menunggu dengan tidak sabar proses pengiriman. Kesibukan mulai order buku, tanda tangan dan menulis pesan dan kesan, packing, sampai mengantarnya ke kurir ekspedisi, jadi keseruan tersendiri.

Apalagi ternyata dengan membeli ke penerbit atau distributor, saya mendapat keuntungan mulai 20%. Kalau yang pesan ratusan, sangat lumayan untuk ditabung. Maka tanpa sengaja saya dan suami lantas mulai memasarkan buku-buku teman penulis lainnya, sampai akhirnya menjual buku-buku dengan harga di bawah harga toko, dan sangat laris. Masyallah.

Tips Memilih Ekspedisi untuk Bisnis Online




Ternyata selain kualitas barang atau produk yang kita jual bagus, masalah pengiriman ini penting banget buat konsumen. Mereka bisa merasa puas, senang berbelanja di toko online yang kita kelola jika pengiriman barang aman dan cepat. Makanya memilih ekspedisi dalam usaha toko online itu penting banget.

Sekedar berbagi pengalaman dalam memilih ekspedisi yang sudah saya gunakan jasanya sejak awal menjual novel saya, hingga merambah ke toko online buku murah, berikut ini tips dalam memilih ekspedisi yang tepat untuk bisnis online:

  1. Ekspedisi tersebut memiliki web resmi yang memberikan beragam informasi, seperti layanan yang tersedia, estimasi pengiriman, tarif, hingga pelacakan atau tracking pengiriman.
  2. Memiliki customer service/call center atau layanan complain konsumen pengguna ekspedisi tersebut.
  3. Banyak digunakan dan direkomendasikan para pengguna, seperti konsumen toko online, seller online, maupun konsumen biasa.
  4. Tarif pengiriman terjangkau, dan sering membuat promo-promo yang menguntungkan pengguna
  5. Menjalin kerjasama dengan UMKM atau toko online, seperti adanya jemput paket ke lokasi pengguna secara gratis.

Nah, untuk itu sejak awal menggunakan ekspedisi saya memilih ekspedisi JNE. Kebetulan saat itu JNE memang memiliki web resmi yang memudahkan pengguna untuk mengetahui estimasi pengiriman, tarif pengiriman, hingga saat saya mengalami masalah paket yang belum sampai pun dapat dengan mudah komplain ke call center’nya.

Support JNE Pada UMKM dan Program CSR

Dalam perkembangannya JNE pun sangat mensupport para UMKM, beberapa programnya juga pernah saya tulis ya. Bagaimana JNE memberdayakan UMKM di beberapa kota, diantaranya Sorong, Jember, sebagai partner untuk konsultasi bisnis UMK. Termasuk juga berkolaborasi dengan Bank BNI.

Tidak hanya mensupport UMKM, tapi juga JNE memiliki program CSR untuk kebaikan masyarakat, mulai dari bidang ekonomi, kesehatan, olahraga, pendidikan, hingga kebudayaan. Bahkan di saat pandemi peran JNE begitu banyak, sehingga JNe tidak bukan sekedar pengiriman paket, tapi juga berbagai aspek di masyarakat.

Dan, beragam program CSR yang berkolaborasi dengan berbagai institusi membuat JNE mendapat penghargaan sebagai Perusahaan dengan CSR Terbaik oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) dalam BAZNAS Award 2020.  Sebagai salah satu pengguna jasa JNE, saya ikut bangga JNE sudah menjalankan taglinenya “Connecting Happiness” yakni mengantarkan kebahagiaan.

Mengenai berita yang marak saat ini tentang kasus penimbunan beras di Depok oleh JNE, pihak JNE sudah memberikan klarifikasi di beberapa  media. Harapan saya sebagai masyarakat,pelaku UMKM, dan juga pengguna ekspedisi JNE, kasus  ini dalam diselesaikan denga baik. Masyarakat bisa bijak dalam menerima berita, sehingga tidak melupakan peran besar JNE di masyarakat.

August 03, 2022 15 komentar


Alhamdullilah Ramadan tiba, semua umat muslim pasti menyambut dengan bahagia. Meski masih pandemi, semarak Ramadan di rumah terasa sekali, apalagi anak-anak mulai berpuasa semua karena saya sudah
melatih anak untuk berpuasa sejak kecil. Awal-awalnya tentu saja tidak puasa full, sampai akhirnya bisa puasa full.

Untuk menambah kesan yang lebih hangat, apalagi sekeluarga banyak beraktifitas di rumah saja, saya dan suami memutuskan untuk merenovasi ruang keluarga dalam menyambut Ramadan ini. Sebab ruang keluarga memang sudah harus dicat ulang. Selain cat lama yang mulai memudar, berjamur, terdapat coretan anak-anak. Secara keseluruhan jadi  tidak sedap dipandang mata.



Awal saya diskusi dengan suami untuk menggunakan  jenis cat dan warnanya. Saya browsing berbagai merek cat, berbagai jenis warna. Keinginan kami berdua memiliki ruang keluarga yang hangat, terlihat bersih, dan juga luas, karena memang rumah kami sesungguhnya tidak terlalu luas. Jadi dibutuhkan warna yang membuat ruangan terkesan luas, dan tentu saja cat yang tidak mengandung bahan berbahaya, aman untuk keluarga.

April 11, 2022 21 komentar

 

Kebanyakan dari kita akan memilih printer terbaik berdasarkan budget dan juga spesifikasi yang ditawarkannya. Apalagi, saat ini sudah ada banyak sekali macam-macam jenis printer, mulai dari yang wireless bahkan sampai all-in-one. Printer all-in-one, atau printer multifungsi yang bisa menjalankan tugas bukan hanya print (cetak) saja, tapi juga scan (pemindaian) dan fotokopi.



Sebagian orang yang memang menggunakan printer hanya untuk sesekali saja (misalnya seperti mencetak foto atau scan satu, atau dua email) tidak akan begitu peduli dengan resolusi. Bahkan, kalau kamu memiliki printer yang biasa-biasa saja, resolusinya sudah cukup baik jika hanya dipakai untuk cetak atau print dokumen biasa. Namun bagi sebagian yang lain, resolusi yang tajam sangat dibutuhkan untuk print foto atau scanning dokumen penting, seperti ijazah, KTP dan paspor.

Nah, ketika sedang sibuk memilih-milih mana printer yang terbaik yang bisa kita bawa pulang, kadang kita memutuskan untuk membeli printer berdasarkan dari tinggi-rendahnya angka resolusi yang tertera di mesin printer tersebut. Benar atau betul? Hehe. Eits! Tapi hati-hati, ternyata resolusi tinggi bukan berarti selalu HD loh. Kok bisa? Makannya, supaya nggak salah pilih, yuk simak info di postingan kali ini:

1.Apa sih sebenarnya resolusi dalam printer itu?

Resolusi pada printer seringkali digambarkan dalam format dua baris angka, contohnya seperti: 2400 x 1200 dpi. Angka pertama (yaitu 2400) menandakan jumlah titik yang mampu dicetak oleh 1 mesin printer pada garis horizontal di atas kertas, dan dihitung dalam skala setiap inci. Angka kedua (yaitu 1200) menyimbolkan total jumlah titik yang dapat dicetak oleh printer kita pada garis vertikal. Jadi, sampai sini, benar jika kamu menganggap semakin tinggi angkanya, hasil atau kualitas gambar akan menjadi lebih detil dan halus.

2. "2880 x 720 dpi" VS "2400 x 1200", mana lebih oke?

Nah, kebiasaan kita kalau tidak jeli, begitu melihat angka depannya “2880” saja, kita akan terburu-buru untuk memilihnya. Tapi kalau diperhatikan lagi, antara "2880 x 720 dpi" atau "2400 x 1200", ternyata bukan printer dengan resolusi “2880 x 720” yang lebih bagus, karena resolusi vertikal (yakni baris angka nomor dua) di belakangnya hanya 720 saja.  karena 2880 dpi lebih dari dpi2400,  teks iklan seperti ini sering memberikan kesan yang salah bahwa printer "2880 x 720 dpi" memiliki resolusi lebih dari printer dengan "2400 x 1200".

3. Cek lagi, apakah kita memang butuh resolusi yang tinggi?

Memiliki resolusi mesin printer tinggi bukan berarti selalu lebih baik. Bagi beberapa orang, mungkin, dengan memilih resolusi tinggi untuk setiap kegiatan print hanya akan membuang-buang waktu (karena biasanya loadingnya juga lebih lama). Tapi, kalau kamu memang butuh printer yang high-quality untuk cetak atau scan dokumen dan foto, silahkan hunting printer dengan resolusi terbaik versimu.

4. Kualitas tinggi bukan hanya ditentukan resolusi

Yup, kalian nggak salah baca kok! Bukan berarti dengan memilih printer yang sudah memiliki klaim “high resolution”, kalian tinggal menyerahkan semuanya pada mesin printer dan berdoa saja. Faktanya, resolusi dpi bukan satu-satunya faktor. Jenis tinta yang kita pilih untuk print bisa memiliki efek yang jauh lebih besar daripada resolusi pada mesin printer. 

Kesimpulannya

Kita harus jeli dalam memilih mana printer yang terbaik untuk kebutuhan kita. Pertama, apakah kita benar-benar butuh resolusi tinggi? Kedua, jelilah dalam membaca keterangan resolusi. Meskipun printer yang sebelumnya dapat memuat “2880 dpi” dalam garis horizontal, printer tersebut pada dasarnya toh hanya bisa melakukan input sebanyak “720” titik pada garis vertikal.

Makannya, jangan kaget kalau kelak hasil akhir pada gambar yang dicetak dengan printer "2880 x 720 dpi" akan tampak lebih kabur atau banyak bintik jika nanti dibandingkan dengan dokumen yang dicetak dengan printer beresolusi sebesar "2400 x 1200 dpi". Karena itu, selalu periksa jumlah titik yang dihasilkan printer untuk penilaian yang tepat dari resolusi printer. 

April 09, 2022 No komentar
Older Posts

Followers

About Me


Just Married


Tentang Aku

Tentang Eni Martini

Tentang DUNIAENI

Read More

Created with by ThemeXpose