Tips Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mata Ketika Usia Kepala 4 Plus
Kini saya benar-benar
bisa intens olahraga lagi justru setelah kepala 4 plus. Mungkin terkesan telat,
tapi saya percaya lebih baik telat daripada tidak sama sekali. Harus berjuang
melepas rasa mager, bosan, dan nyerah pada dampak pasca olahraga. Sebab pasca
berolahraga umumnya kita bisa mengalami DOMS atau Delayed Onset Muscle
Soreness, rasa nyeri dan kaku otot akibat adanya robekan mikroskopi pada serat
otot, dan ini sering bikin kapok atau malas olahraga lagi.
Padahal itu proses alami saat tubuh memperbaiki jaringan otot agar lebih kuat lagi. Jangan
menyerah karena DOMS, apalagi memasuki usia 40 tahun ke atas wanita itu
mengalami transisi hormonal atau perimenopouse. Kondisi ini membuat turunnya
kadar estrogen, melambatnya metabolisme, serta meningkat beragam penyakit,
seperti kardiovaskular dan oesteoporosis. Jadi olahraga salah satu solusi untuk
meringankan semua itu.
Gejala
Penurunan Fungsi Tubuh dan Mata
Memang setiap manusia
akan melewati proses menua, menurunnya beragam fungsi tubuh, yang kadang kita lalai menyadari atau justru
mengabaikannya, karena merasa masih bisa melewatinya. Padahal ketika fase itu
makin bertambah, dan kondisi semakin memburuk, baru kita merasa menyesal. Untuk
itu mari kenali gelaja penurunan fungsi tubuh di usia kepala 4 lebih,
diantaranya:
- Metabolisme
Melambat, berat badan naik dengan mudah dan perut menjadi
membuncit, meskipun pola makan tidak berubah.
- Nyeri
Sendi dan Kaku, otot dan sendi tersa lebih kaku akibat
menurunnya fungsi estrogen yang menjaga kelenturan.
- Penurunan
Massa Otot dan Tulang, resiko awal penurunan kepadatan tulang
(osteopenia atau osteoporosis.
- Gangguan
Tidur atau Insomnia, susah nyenyak di malam hari atau sering terbangun yang
memicu rasa lelah di siang hari.
- Penurunan
Fungsi Mata, Penuruan fungsi mata di usia 40 tahun
ke atas terjadi karena mata tua yang membuat hilangnya kelenturan lensa mata
secara alami, makanya jadi sulit melihat objek dekat. Kondisi ini juga sering
disertai penurunan kestabilan air mata atau mata kering.
Ternyata, kebanyakan fokus pada kesehatan tubuh, gejala mata kering
ini kadang disepelein, karena awalnya terasa keluhan biasa, yaitu mata sepet,
perih, lelah (SePeLe). Orang awam banyak yang mengira karena ngantuk tidak bisa
tidur, kebanyakan nonton di depan layar kaca, solusinya cuci muka, bahkan ada
yang sampai mengusap mata berkali-kali.
Mata
SePeLe Jangan Disepelein!
Saya sendiri termasuk
yang sepelein gejala mata kering yang terjadi karena sering melihat layar komputer
dan hape, karena kebetulan kerjaan saya banyak berkutat di media sosial. Juga
terjadi saat olahraga karena paparan angin yang membuat air mata cepat menguap,
dan debu yang mengiritasi, sehingga kehilangan kelembapan alami, memicu perih,
serta kemerahan.
Jika disepelein atau
dibiarkan berisiko berbahaya bagi kesehatan mata, karena dapat menimbulkan
hal-hal di bawah ini:
- Kerusakaan
Kornea: Mata kering karena kekurangan pelumasan yang jika
dibiarkan membuat lapisan kornea akan terkikis atau mengalami abrasi.
- Infeksi
Kronis, Permukaan mata yang kering akan rentan mudah
disusupin bakteri atau kuman penyebab infeksi.
- Gangguan
Penglihatan: Luka atau jaringan parut pada kornea
akibat kekeringan yang parah dapat menurunkan ketajaman penglihatan.
- Kerusakan
lapisan air mata, akibat debu halus yang menggores atau
mengganggu komponen minyak dan air mata, jika dibiarkan akan membuat tidak
stabil atau kerusakan lapisan air mata.
Tips
Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mata
- Atur
pola makan, perbanyak serat, sayur, buah yang mengandung
vitamin A, C, E, Zat Besi, Lutein, dan protein rendah lemak. Kurangin gula,
garam, dan makanan olahan.
- Rutin
Olahraga, lakukan olaraga fisik yang ramah sendi, tapi
memperkuat otot, seperti latihan beban ringan hingga sedang squat, push-up, dan
lunges, untuk mencegah penurunan massa otot (sarkopenia).
- Jaga
kualitas tidur, tidur cukup 7-8 jam setiap malam untuk
memulihkan hormone dan metabolisme tubuh.
- Kelola
Stres, lebih mendekatkan diri pada Allah SWT, dan
membentuk pertemanan atau komunitas yang positif, perbaiki hubungan dengan
pasangan atau keluarga.
- Istirahatkan
Mata,
jika masih banyak bekerja atau beraktivitas di layar komputer maupun ponsel, biasakan setiap 20
menit istirahatkan mata dengan melihat object sejauh 20 kaki, atau melihat
tumbuhan yang hijau selama 20 detik.
- Gunakan
Pelindung UV, baik di luar maupun ketika menatap
layar komputer dengan mengenakan kacamta anti sinar ultraviolet.
- Pemeriksaan
Mata Rutin, lakukan pemeriksaan mata rutin ke dokter spesialis
mata untuk mendeteksi dini risiko presbiopi (mata tua) atau glaucoma.
- Rawat
Mata/Cegah Mata Kering, jangan biarkan mata kering
berlarut, rawat dengan Insto Dry Eyes.
Mengapa
Insto Dry Eyes Solusi Atasi GejalaMata Kering?
Insto Dry Eyes dapat
mengurangi gejala mata kering karena mengandung bahan aktif hydroxypropyl
methycellulose (hipromellose) yang bertindak sebagai air mata buatan. Zat ini
melumasi permukaan mata, menahan kelembapan lebih lama, dan meredakan gelaja mata kering seperti
sepet, perih, lelah, yang banyak disepelein. Cara penggunaannya cukup praktis,
tinggal tetesi Insto Dry Eyes, jika merasakan adanya gejala mata kering.
Karena desain kemasan
botol plastik yang mungil, bisa dibawa saat olahraga ooutdoor, dengan dimasukkan
ke dalam saku baju maupun tas olahraga mini. Jangan khawatir tumpah, tutupnya
anti bocor, meski terguncang-guncang saat dibawa berolahraga. Saya beli #InstoDryEyes di Indomaret dapat harga 17.900 rupiah dengan ukuran isi tetap 7,5 ml,
kemasan terbaru dalam dus yang lebih modern serta dinamis dengan warna khas
dominasi biru.
Alhamdullilah, bisa
menjaga kesehatan tubuh dan mata di usia 40 tahun lebih ini dengan baik.
Pokoknya selain tubuh sehat, mata wajib sehat dengan #BebasMataKering , dan #MataSePeLeJanganSepelein
sebab risikonya tidak main-main. So, lebih baik menjaga daripada mengobati.
Selain lebih mahal, belum tentu bisa benar-benar jadi sembuh seperti sediakala
karena faktor usia.


0 komentar