>

Google Dukung UKM Dengan Luncurkan Fitur Gratis

By dunia eni - October 31, 2017


Tehnologi Digital Membantu UKM Lebih Kompetitif

Apakah Anda pelaku bisnis, tidak harus bisnis besar tetapi juga termasuk bisnis kecil-kecilan yang banyak dilakukan para mama online shop. Bukan  hal baru, kita semua hampir tahu bahwa meruyaknya online shop di media sosial itu pelakunya adalah kaum mama atau ibu rumah tangga. Meski banyak juga pelakunya wanita muda, pria, single, tetapi kebanyakan dikuasai oleh kaum mama. Mengapa?

Karena bisnis online tidak harus memerlukan modal besar dan waktu yang menyita, bisa dikerjakan di rumah sambil mengasuh anak atau mengerjakan pekerjaan rumah tangga lainnya. Namun bukan mustahil pelaku online shop kecil-kecilan ini kemudian menggurita menjadi bisnis yang bisa diandalkan dan menjadi bagian dari pelaku UKM yang pemicu kemajuan Indonesia. Ini serius loh!

Saya pernah mengikuti sebuah seminar yang mengatakan bahwa UKM harus didukung penuh, karena krisis moneter yang pernah terjadi di Indonesia, perekonomian dapat bangkit banyak didukung oleh UKM-UKM. Bayangkan, di Indonesia itu 99.99% usaha merupakan UKM yang berkontribusi lebih dari 60% terhadap PDB, dan 97% tenaga kerja Indonesia. Maka bisa dikatakan UKM adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Untuk itu UKM harus didukung sesuai dengan jamannya, saat ini jaman digital maka UKM wajib mendapat dukungan untuk diberi space di dunia digital.


Berangkat dari hal itu Google dukung UKM sukses online dengan meluncurkan fitur gratis baru untuk membantu pelaku usaha di Indonesia mengembangkan bisnisnya. Teknologi digital membantu UKM di Indonesia tumbuh lebih cepat dan menjadi lebih kompetitif secara internasional.

Ada pun keuntungan penggunaan teknologi digital bagi UKM di Indonesia adalah:

1. Kenaikan pendapatan hingga 80%
2. Satu setengah kali lebih mungkin untuk meningkatkan kesempatan kerja
3. 17 kali lebih mungkin untuk menjadi inovatif
4. UKM yang lebih banyak menggunakan teknologi digital menjadi lebih kompetitif secara   internasional.

Untuk lebih jelasnya tentang peluncuran fitur gratis Google, berikut ini adalah ulasan saat saya menghadiri acara #GoogleUntukUKM dengan meluncurkan beragam fitur gratis:

Google Luncurkan  Beragam Fitur Gratis Untuk Membantu UKM Berkembang Online

26 Oktober 2017 di De Ritz, Menteng, Jakarta Selatan Google meluncurkan beragam fitur gratis untuk membantu UKM berkembang secara online dan secara resmi meluncurkan program #GoogleUntukUKM.  Ini tentu berita bagus yang  harus mendapat dukungan. Apalagi 55 juta UKM di Indonesia banyak yang belum memiliki website, lebih dari sepertiga UKM di Indonesia (36%) masih offline. Sementara era digital ini menuntut semua harus lewat online, karena sangat memudahkan dan tanpa batas jangkauannya.

Sebagai contoh saya sendiri karena melakukan penjualan online, meski hanya di rumah dapat menjangkau pasar hingga luar Indonesia. Meski belum terhitung besar, beberapa kali saya menjual buku-buku yang saya pasarkan mencapai Malaysia, Roma, Singapura. Itu hanya menggunakan medsos yang terbatas, bagaimana jika kemudia menggunakan media yang disediakan Google?  Pemikiran ini yang membuat saya konsen menyimak.

Tony Keusgen, Veronika Utami dan Jason Tedjasukmana
"Kami percaya fitur gratis ini akan memundahkan pemilik usaha dalam mengelola bisnis secara online dan menarik pelanggan baru," kata Tony Keusgen, managing direktor Google Indonesia. yang bersama Veronika Utami Head Of Marketing Google Indonesia, dan Fida Heyder Head of SMB Marketing Google Indonesia, serta Jason Tedjasukmana Selaku Corporate Communication Google Indonesia meluncurkan beberapa fitur gratis baru: Uji Situs Saya, Postingan di Google Bisnisku, dan sebuah cara baru untuk mengelola halaman Google Bisnisku dari browser apapun.

Google juga lebih konsen ke wanita Indonesia, seperti yang saya ulas di awal bahwa pelaku bisnis online lebih banyak wanita. Hal ini tentu saja melalui riset yang dilakukan Google:

Google Buktikan Di Indonesia Pengguna Mayoritas Internet Adalah Wanita

Riset yang dilakukan Google ini bagian dari kegiatan Womenwill yang merupakan program pemberdayaan komunitas wanita. Riset yang diadakan dari Maret hingga Mei 2017, membuktikan bahwa wanita Indonesia sesungguhnya sangat menyukai bekerja dan mandiri secara finacial, namun budaya yang membuat wanita memiliki  kewajiban mengasuh anak memberi keterbatasan wanita untuk banyak berkegiatan di luar  rumah atau fulltime.

Untuk itu secara tidak sengaja atau secara kebutuhan tumbuh kegiatan usaha yang dilakukan para wanita di rumah, salah satunya yang terbesar dan berkembang dengan pesat adalah bisnis online shop. Dimana hal ini bisa dilakukan di rumah sambil mengasuh anak, mengerjakan urusan rumah tangga lainnya, tidak banyak membuang waktu di luar, waktunya fleksible.

Secara keseluruhan fakta yang ditemukan oleh Womenwill adalah:

  • 48% wanita Indonesia menggunakan internet lebih dari satu kali sehari. Serius, saya mungkin bisa berkali-kali dengan disambi melakukan pekerjaan rumah tentunya.
  • 93% wanita mengakses internet melalui smartphone. Sudah pasti, karena smartphone sudah sama pentingnya dengan perlengkapan di dapur buat saya.
  • 32% wanita menginginkan lebih sering menggunakan internet, setidaknya karena  begitu banyak  hal yang bisa dilakukan. Salah satunya mencari informasi yang dibutuhkan, menjaring bisnis, dan lain sebagainya.
  • 53% wanita tidak menemukan informasi yang mereka cari di internet. Kalau hal ini karena saya sering menemukan data yang tidak saya mengerti kontennya atau sulit mencari kata kunci yang tepat.
  • 61% wanita pengguna internet ingin bekerja, tetapi hanya 56% pria yang memperbolehkan istrinya bekerja secara fulltime. Sebenarnya tidak hanya pria, saya pun sebagai ibu ingin bekerja tapi tetap ingin mendampingi anak-anak di rumah.
  • 39% wanita tertarik wirausaha. Hal ini selain mandiri secara finasial, meski menginginkan mengasuh anak di rumah, saya tidak kuat jika hanya melakukan tugas rumah. Harus ada sesuatu yang bisa saya kerjakan sebagai eksistensi diri, seperti wirausaha itu. Banyak loh wanita yang stres atau gila karena tidak bisa mewujudkan eksitensi dirinya, apalagi bagi wanita yang pernah bekerja.
  • 53% wanita wirausaha berkeinginan kuat belajar online. Ini pasti ya, mengingat semua yang bisa dikerjakan di rumah jalur satu-satunya adalah online. Dengan online kita bisa menjelajah dunia sambil melakukan tugas ibu rumah tangga.

Berdasarkan riset tersebut juga Google membentuk komunitas Womenwill, mendukung para pelaku UKM ke era digital dengan diluncurkannya berbagai fitur gratis.

Google Dukung UKM Indonesia Sukses Online

Melihat banyak fakta-fakta riset bahwa wanita Indonesia tetap butuh eksistensi diri, butuh media untuk mewujudkannya, maka Google selain membentuk Womenwill juga terus memperbaharui pelayanan di bidang digital.

"Minat perempuan untuk berwirausaha sangat tinggi karena kebutuhan keluarga, tetapi banyak dari mereka yang belum memanfaatkan konten online yang berlimpah untuk mengembangkan bisnis mereka. Untuk itu Google berkomitmen membantu mereka agar berkembang dengan memberikan akses yang diperlukan dan konten yang bermanfaat," tutur Veronika.

Mengapa UKM harus online?


69% Orang Indonesia mencari informasi pertamanya lewat internet
80% Adopsi digital berpotensi tingkatkan pendapatn UKM
Mendorong keterlibatan digital pada UKM dapat tingkatkan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 2%

Berikut ini Akses yang Google berikan untuk para UKM agar berkembang secara online:

  • Google menyediakan website dan domain gratis di Google Bisnisku yang bisa diakses dari browser apapun. Dengan bergabung di Google Bisnisku ini maka bisnis Anda dapat dicari melalui Google penelusuran dan Maps. Cara berjualan yang sangat mudah pokoknya.

  • Posting prodak yang Anda jual di Google Bisnisku dengan gambar dan konten yang semenarik mungkin, caranya semudah memposting di media sosial lainnya kok. Semua menu tersedia, tinggal pilih dan klik-klik, beres.

1. Login ke Google Bisnisku
2. Klik buat postingan atau klik postingan dari menu
3. Akan terlihat opsi untuk menambah foto, teks, acara, dan tombol ke postingan. Klik setiap kolom dan masukan informasi yang relevan tentang produk Anda.
4. Setelah membuat postingan, klik pratinjau untuk melihat pratinjau. Jika sudah benar, klik publikasikan.
5. Setelah dipublikasikan, postingan akan ditampilkan kepada pelangggan di Google Penelusuran atau Maps dalam beberapa saat. Anda juga dapat mengedit atau menghapus postingan.

  • Tersedia juga tanya jawab di listingan Google BisniskuCukup dengan masuk ke akun bisnisnya Google Penelusuran, pengguna dapat mengelola listing-nya:

1. Berkomunikasi dengan pelanggan lewat postingan.
2. Meningkatkan ketertarikan pelanggan terhadap bisnis dengan berbagi konten menarik seperti foto-foto prodak atau layanan
3. Menambah atau mengubah informasi postingan dapat dilakukan dengan mudah setiap saat.

  • Test My Site Dari Google, Anda sudah memiliki situs website? Nah, jika bisnis Anda sudah memiliki wajib nih hukumnya tes. Sebab website yang lambat saat diakses akan dengan mudah ditinggalkan calon pengunjung. Sebanyak 53% situs ditinggalkan jika membutuhkan waktu lebih dar 3 detik untuk memuat. Di Test My Site selain dapat mengetahuin kecepatan situs bisnis, juga dapat rejomendasi langakh-langkah untuk meningkatkan performa situsnya.

Bagaimana cara menggunakan Test My Site?

Cukup memasukkan tautan situs bisnis pengguna. Test My Site akan melakukan evaluasi dalam waktu hingga satu menit loh. www.duniaeni. sudah ditest dan hasilnya sangat bagus, Alhamdullilah.

Setelah melakukan Test My Site hasil laporan detilnya dapat diterima melalui email, jadi bisa kita pelajari dengan seksama bagaimana dapat mempercepat situs yang lambat tersebut.

Dalam acara ini juga dihadirkan tiga narasumber pelaku bisnis online yang memiliki situs di Google Bisnisku, yaitu Aprilia Melisa dari Let's Go Gelato, Andina Nabila Irvani pemiliki Slight Shoes, dan Fadly Sahab owner Zap Clinic. Ketiganya mengakui bahwa perkembangan bisnis mereka maju pesat berkat Google Bisnisku.

3 narasumber pelaku bisnis online yang memiliki situs di Google Bisnisku
Tidak hanya berkembang karena jangkauan digital mencapai tanpa batas, tetapi juga mereka dapat menemukan berbagai inovasi dengan dunia digital. Karena sebelum sehebat saat ini, mereka memulai semua dari bawah.

Dukungan Google untuk UKM selain di atas:


Gapura ( Gerakan Pelatihan Usaha rakyat): Program edukasi pemasaran digital yang dilakukan secara tahunan. Sudah diadakan di 10 kota dan hampir diikuti oleh 20.000 peserta.

Primer : Aplikasi edukasi mobile gratis khusus untuk pebisnis yang telah diunduh 40.000 kali padahal baru diluncurkan bulan Agustus. Primer berisi 24 kursus bisnis dengan durasi 5 menit

Adword Express: Membuat iklan bisnis hanya dalam 10 menit, cukup tentukan anggaran, target lokasi, kategori bisnis dan teks iklan. Adwords Express akan mengelola iklan Anda secara otomatis.

ATM Payment: Sekarang pembayaran bisa melalui ATM, selain kartu kredit, PayPal. Kadang para wanita, seperti saya contohnya tidak memiliki kartu kredit dan PayPal. Kalau dulu sampai meminjam akun PayPal teman maka dengan kemudahan ATM Payment ini pembayaran AdWords di Indonesia bisa dengan transfer dana melalui SMS&Mobile Banking, Internet Banking, dan teller bank. Namun jangan lupa ya, agar dapat memanfaatkan fasilitas transfer dana, pastikan setelan akun AdWords Anda menggunakan negara Indonesia dan mata uang rupiah.

Bagaimana kawan-kawan para pelaku bisnis online setelah membaca ulasan ini? Yuk ah, jangan buang-buang waktu untuk menggunakan fasilitas Google Bisnisku dan berkembanglah bersama era digital sehingga Anda menjadi pelaku UKM bagian dari tulang punggung ekonomi Indonesia.


  • Share:

You Might Also Like

5 komentar

  1. Iya sih, banyak wanitanya. :D Banyak blogger dan emak2 olshop. :D

    ReplyDelete
  2. Jadi makin semangat internetan untuk berbisnis. :D

    ReplyDelete
  3. Menyoal tentang pajak, apakah pengguna Google Bisnisku terjamah oleh aturan pajak yang ada di Indonesia. Benar adanya UKM menjadi tulang punggung Ekonomi Indonesia. Tapi jangan lupa bayar pajak... Untuk Indonesia yang lebih kuat. Semangaaat!

    ReplyDelete
  4. Hmmm... semoga dengan adanya fitur ini bisa membantu UKM dalam memajukan produknya... aamiin...

    ReplyDelete