>

Mudahnya Perjalanan Wisata dari Sukabumi ke Bogor

By duniaeni.com - July 19, 2019



Untuk masyarakat Kota Bogor mengadakan perjalanan wisata ke Sukabumi bisa mencari suasana baru, terutama suasana wisata yang memicu adrenalin. Dulu saya sering ke Sukabumi, karena saya termasuk yang suka dengan kegiatan yang membuat hormon epinefrin ini terlepas bebas seperti kegiatan climbing, caving, hiking,  dan rafting atau arum jeram. Sungguh sangat menyenangkan bisa menikmati kegiatan yang memicu adrenalin. Apalagi ternyata ini bermanfaat untuk kesehatan loh, karena akan menimbulkan efek semangat atau membuat lebih fokus.

Sangat cocok buat hiburan setelah berkutat dengan aktivitas kerja, tekanan-tekanan dalam pekerjaan, belum lagi terjebak macetnya Ibu Kota selama lima hari dalam seminggu. Sungguh, liburan yang membuat otak segar itu perlu sekali. Begitu otak terasa segar, maka otomatis tubuh akan terasa bugar. Sukabumi memang terkenal dengan wisata arum jeramnya di Sungai Citarik. Karena Sungai Citarik yang memiliki tingkat kesulitan rata-rata di grade 3-5, membuat saat menikmati arum jeram benar-benar adrenalin terpacu, merupakan salah satu sungai favorit para pecinta arum jeram di Indonesia.

Arum Jeram ( saya di depan kiri)
Bahkan meski musim kemarau debit air Sungai Citarik masih bagus untuk arum jeram. Namun meski tingkat kesulitannya bikin jantung berdebar, pengunjung yang akan menikmati arum jeram dapat memilih tingkat kesulitan. Karena tingkat kesulitannya beragam, buat yang baru menikmati arum jeram sebaiknya memilih yang standart saja. Jangan yang banyak ranjaunya. Tapi tidak perlu kawatir, selain menggunakan fasilitas peralatan yang aman sesuai dengan standart internasional, saat mengarungi sungai akan dipandu oleh guide-guide yang berpengalaman dan handal.

Juga team rescue yang siaga jika terjadi sesuatu pada peserta arum jeram, misalnya ada yang terlempar dari perahu. Meski tidak akan tenggelam karena peserta menggunakan jas pelampung, team rescue akan sigap memberi pertolongan untuk naik kembali ke perahu. Seru ya destinasi wisata di Sukabumi, tapi warga Sukabumi juga butuh wisata yang berbeda seperti wisata di Kota Bogor misalnya. Apalagi kini jalan-jalandari Sukabumi ke Bogor tanpa hambatan loh.

Sukabumi ke Bogor Tanpa Hambatan

Penasaran kan, jalan-jalan dari Sukabumi ke Bogor tanpa hambatan?  Ditambah Kota Bogor kini semakin  menarik untuk dikunjungi. Meski Sukabumi dan Kota Bogor sama-sama dekat dengan alam, Bogor lebih modern ketimbang Sukabumi. Karena Kota Bogor saat ini sudah seperti Kota Jakarta padat dan ramainya. Berbagai destinasi wisata modern seperti mall, aneka cafe atau rumah makan yang instgramable ada di Kota Bogor. Kuliner khas Bogor juga terkenal sangat lezat, dimana terdapat surga kuliner legendaris di Suryakencana.

Restoran di Bogor
Kuliner-kuliner tradisonal legendaris ini seperti Laksa, Nasi Bakar, Sate Sumsum, Soto Kuning, Toge Goreng, Soto Bogor, Asinan Bogor, Doclang, dan banyak lagi yang akan ditemukan di Suryakencana. Kuliner yang lebih modernya juga ada yang hits yakni Roti Unyil, Lapis Bogor, karena hitsnya jadi seperti icon Kota Bogor. Karena jika menyebut Roti Unyil, pasti yang tertuju Kota Bogor, hingga rasanya kurang puas kalau beli Roti Unyil bukan di Kota Bogor.

Jalan-Jalan dari Sukabumi ke Bogor tanpa hambatan ini karena sekarang ditempuh dengan kereta api menjadi lebih nyaman dan pendek durasinya. Bayangkan, dari Sukabumi ke Bogor  hanya dua jam, tanpa macet. Tiket kereta api Sukabumi ke Bogor pun harganya sangat bersahabat sekali, antara Rp20.000 dan Rp50.000  saja. Kita bisa memilih tiketnya sesuai budget, kan?

Jadi warga Sukabumi yang ingin berwisata ke Kota Bogor tidak lagi takut lama diperjalanan atau mengalami rute yang tidak nyaman. Beli tiket pun sudah bisa secara online, tinggal pesan lewat gadget, lalu duduk manis di kereta hingga dua jam kemudian sudah sampai tujuan yakni Kota  Bogor. Liburan Sabtu-Minggu bisa digunakan untuk jalan-jalan ke Kota Bogor bersama keluarga dengan budget hemat deh.

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar

  1. wisata gandengannya meski kuliner kalau wisata tanpa kuliner, terasa belum lengkap wisatanya

    ReplyDelete