>

Mari Dengan #NiatMurni Tanggulangi Sampah Botol Plastik

By duniaeni.com - November 03, 2019


Pernahkan terlintas sebuah pertanyaan, selama apa sampah botol plastik bisa ditelan bumi?



Mungkin sebelum gencar kampanye tentang sampah plastik yang mencemari bumi, kita hanya sekedar tahu sampah plastik merupakan materi yang lama sekali hancurnya. Sehingga terus bertumpuk dan menjadi masalah bumi, jika setiap hari penduduk di bumi menggunakan dan membuang sampah plastik, maka bisa dibayangkan sebanyak apa sampah plastik memenuhi bumi?

Dari info yang saya baca sampah di Indonesia mencapai 65.8 juta ton per tahun, dimana terdapat 7.2 juta ton sampah jenis plastik yang dihasilkan per tahun yang kebanyakan digunakan sebagai kantong plastik, kemasan dan botol. Sementara di sisi lain, sampah plastik memiliki peranan penting dalam hal ekonomi berkelanjutan yaitu dalam menciptakan ekonomi sirkular.

Nah, sampah kantong plastik biasa membutuhkan waktu 10-12 tahun untuk bisa hancur, maka botol plastik membutuhkan waktu lebih lama lagi yakni sekitar 20 tahun baru bisa hancur. Sementara botol plastik digunakan untuk berbagai wadah minuman yang dijual bebas, sekali minum lalu dibuang, menjadi sampah botol plastik. Bagaimana solusinya agar sampah-sampah plastik ini bisa dikendalikan jumlahnya memenuhi bumi, mengingat perannya cukup penting dalam hal ekonomi?

Saya pribadi termasuk yang jarang sekali membeli air minum botol, kecuali dalam keadaan terdesak seperti kehausan saat dalam perjalanan. Kalau masih bisa saya tahan, sering saya tahan hingga sampai tujuan agar tidak membeli minuman dalam botol. Ini serius loh, sampai saya ditegur suami gara-gara menahan haus demi untuk minum di rumah saja, hehehe.

Gerakan Nyata ADES Dalam Tanggulangi Sampah Plastik


Pasti sudah tahu ADES dong, salah satu merek air minum dalam botol plastik bening dan tutupnya berwarna hijau. Jika haus sekali saya biasa membeli air minum dalam botol bukan yang berwarna atau manis, maka ADES jadi salah satu pilihan saya untuk mengobati rasa haus. Selain rasa airnya segar, harganya juga tergolong murah.

Nah, tanggal 31 Oktober 2019 kemarin tetiba saya mendapat undangan untuk menghadiri acara ADES dalam menanggulangi sampah plastik. Ini tentu sangat menarik sekali, karena bagaimana pun juga ADES yang merupakan bagian dari Coca-Cola Indonesia ikut menyumbangkan sampah botol plastik di bumi. Surprise dong, jika kemudian ADES berupaya untuk menanggulangi sampah plastik dengan tajuk #NiatMurni. Seperti apa kira-kira wujudnya dari #NiatMurni tersebut?

ADES dan GOJEK Didukung  Waste4Change Mewujudkan #NiatMurni


Suasana acara yang didominan warna putih dan hijau ini sungguh bikin saya merasa segar di tengah siang hari bolong Kota Jakarta. Apalagi lagi saya habis melakukan perjalanan Depok-Jakarta dengan commuterline, yang dilanjut ojek online menuju lokasi. Benar-benar bikin tenggorokan kering, maka begitu sampai lokasi, langsung menghabiskan sebotol ADES ukuran kecil. Seketika tenggorokan saya terasa sejuk.

Rupanya ADES akan berkolaborasi dengan Gojek untuk menangulangi sampah botol plastik, dalam hal ini didukung oleh Waste4Change. Hadirlah tiga narasumber yang mewakil masing-masing, yakni:

Rezki Yunus  - Marketing Manager Hydration Coca Cola Indonesia
Junaidi - Head of Logistic Gojek
Mohamad Bijaksana Junerosano - Founder and Managing Director Waste4Change



#NiatMurni digagas oleh ADES yang memiliki kualitas air minum baik dan murni, untuk menjaga bumi dari sampah plastik yang semakin menumpuk. Karena bagaimana pun kemurnian air ADES juga merupakan persembahan bumi, jadi penting sekali menjaga bumi dari pencemaran sampah plastik. Sungguh, saya merasa senang dengan #NiatMurni yang ADES persembahkan.

ADES memang memiliki komitmen selain menjaga kualitas kemurnian airnya, juga memperhatikan lingkungan yang berdampak pada sumber mata air ADES, seperti yang dikatakan Rezki Yunus, "ADES berkomitmen untuk selalu memastikan kualitas kemurnian airnya dan ADES melihat pentingnya berrkelanjutan program terhadap lingkungan yang akan berdampak pada kelestarian sumber mata air ADES."


Maka dengan menggandeng Gojek dan didukung Waste4Change, ADES mengajak masyarakat melakukan #NiatMurni  dengan cara yang sederhana yaitu kegiatan pengumpulan sampah plastik. Sampah plastiknya tidak hanya botol plastik ADES loh, bisa beragam jenis botol plastik lainnya. Biasanya sampah dalam rumah tangga, botol plastik pasti ada, dan #NiatMurni ini sesuai dengan visi ''world without waste' dari Coca Cola, dimana ikut turut aktif menanggulangi sampah plastik pasca konsumsi melalui Plastik Reborn.

Masyarakat dalam membantu #NiatMurni menanggulangi sampah plastik bersama ADES ini memberikan nilai ekonomi loh. Karena setiap 50 kemasan botol bekas yang dikirimkan konsumen akan mendapatkan 2000 poin. Pengumpulan poin dapat ditukarkan dengan token PLN, Pulsa ataupun saldo Gopay.



"ADES percaya bahwa setiap plastik botol dapat memiliki nilai yang lebih dari sekedar sampah (second life). Melalui kolaborasi ini kami berharap dapat membantu mengatasi permasalahan pengelolaan sampah dengan mengedukasi masyarakat untuk aktif berkontribusi memilah sampah plastik botol di rumahnya masing-masing. Kemudian mengirimkan ke titik-titik bank sampah terdekat menggunakan layanan GoSend untuk kemudian didaur ulang yang nantinya akan memberikan keuntungan bagi konsumen ADES dan para pengguna aplikasi Gojek," kata Mohamad.

Pihak Gojek sendiri sangat menyambut kolaborasi #NiatMurni  ini karena sejalan dengan GoGreener, seperti yang diungkapkan Junaidi:



"Kami sangat mendukung dan menyambut baik kolaborasi bersama ADES dan Waste4Change. Hal ini sejalan dengan GoGreener, yaitu inisiatif dari Gojek yang bertujuan untuk memudahkan konsumen, mitra merchat, dan mitra driver menjalani gaya hidup ramah lingkungan. Kami yakin inisiatif #NiatMurni serta GoGreener, #PastiAdaJalan akan mendorong gaya hidup lebih ramah lingkungan."

Dan, tentu saja peran  masyarakat sangat diperlukan sekali untuk mendukung inisiatif #NiatMurni berjalan dengan baik dan benar-benar bisa menanggulangi sampah plastik di bumi. Mungkin tidak akan lenyap seketika secara 100% karena jumlah sampah plastik sungguh banyak, tapi sedikit peran kita dalam menanggulangi sampah plastik dalam inisiatif #NiatMurni sudah sangat mampu membantu bumi bernafas loh.

"Peran aktif konsumen untuk berprilaku lebih bijaksana dalam penanganan sampahnya sangat diperlukan. Kami hadir untuk mendukung Sinergi #NiatMurni ini melalui sistem Waste4Change yang dapat menghubungkan konsumen penggunakan aplikasi Gojek dengan para mitra daur ulang sebagai solusi kemudahan kepada masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam kegiatan pengumpulan sampa plastik," kata Mohamad.

Lalu bagaimana caranya masyarakat dapat ikutan inisiatif #NiatMurni ini?

Bagaimana Cara Ikutan Program #NiatMurni?

Remukkan botol plastik

Untuk berpartisipasi dalam inisiatif #NiatMurni ini, masyarakat cukup  melakukah langkah-langkah berikut ini:

1. Botol plastik bekas yang sudah bersih, kering dan tidak ada label mereknya diremukkan. Sekedar info, untuk botol ADES begitu mudah diremukan karena sangat ringan dan tipis. Sekali remas, sudah remuk.
2. Masukkan botol-botol yang sudah diremas ke dalam kantong atau kardus bekas dan tutup rapat. Nah, botol plastik yang sudah diremas akan lebih ringkas dan tidak makan tempat ketimbang botol plastik bekas yang masih utuh.
3. Pesan GoSend dari aplikasi Gojek, lalu kirim sampah botol plastik bekas dengan memilih bank sampah terdekat milik Waste4Change, beres.

Mudah bukan? Kalau begitu, jangan segan-segan ikutan dalam inisiatif #NiatMurni. Bumi ini harus kita jaga bersama-sama.

  • Share:

You Might Also Like

5 komentar

  1. Alhamdulillah dengan adanya program ini setikdaknya bisa mencegah sampah plastik yang semakin hari semakin mengkhawatirkan.

    ReplyDelete
  2. Dengan adanya program seperti ini masyarakat semakin menyadari akan bahaya dari sampah plastik terhadap lingkungan ya Mbak.

    ReplyDelete
  3. Wah, pasti seru sekali ya Mbak dengan mengumpulkan sampah plastik kita bisa mendapatkan poin hehe.

    ReplyDelete
  4. Benar sekali Mbak, botol plastik harus diremukkan terlebih dahulu agar tidak disalah gunakan.

    ReplyDelete
  5. Acara yang bagus banget ya Mbak, semoga program yang akan dilaksanakan bisa berjalan dengan baik.

    ReplyDelete