Merayakan Idul Fitri di Rumah Saja Bersama Keluarga

by - April 06, 2020


Aroma Ramadan sudah tercium, karena sebentar lagi umat Muslim akan menyambut datangnya bulan Ramadan. Meski kondisi sedang prihatin di tengah pandemi virus Corona atau Covid 19, tidak hanya di Indonesia. Tapi di seluruh dunia tengah berperang melawan virus Corona dengan tetap di rumah saja, kecuali memang benar-benar terpaksa harus keluar rumah. Sebab, peran kita dengan di rumah saja merupakan pencegahan penyebaran virus Corona.



Dan, walaupun Ramadan di rumah saja, banyak hal yang  bisa kita lakukan loh. Misalnya berbuka di rumah bersama keluarga, sholat terawih berjamaah bersama keluarga, dan mengisi kegiatan selama Ramadan dengan masak atau membuat kuliner bareng anak-anak. Kuliner yang simpel-simpel, dan menggugah selera untuk dinikmati saat berbuka seperti membuat es campur atau es buah, membuat donat dan menghiasnya.

Semua memang dibutuhkan kreativitas, dan semangat agar bisa berperan aktif dalam mencegah penyebaran virus Corona. Karena sekecil apapun yang kita lakukan selama mengikuti imbauan dari pemerintah maupun tenaga medis, akan memberikan dampak yang positif. Setuju dong, ya? Saya dan anak-anak sudah hampir sebulan ini tetap di rumah saja, dan mulai merencanakan untuk membuat agenda Ramadan agar puasa tetap berjalan lancar dan syadu. Bagaimana pun Ramadan adalah bulan suci yang paling ditunggu-tunggu umat Muslim sedunia.

Idul Fitri di Tengah Pandemi Virus Corona

Lalu bagaimana menghadapi Hari Raya Idul Fitri nanti?

Dimana sholat Idul Fitri untuk sementara akibat adanya wabah Corona ditiadakan, mudik atau berkunjung ke rumah orangtua pun sementara ini ditiadakan, acara salam-salaman atau kunjungan Idul Fitri juga tidak boleh dilakukan dulu. Padahal itu semua sudah menjadi tradisi paling indah yang dinantikan setiap tahun.  

Kebanyang Idul Fitri sebelumnya saya dan keluarga besar saling diskusi untuk busana lebaran kami, maklum kami kadang sering mengenakan gamis kembaran atau senada, yakni saya, ibu dan istri adik-adik saya. Meski ibu lebih senang mengenakan kebaya modern, karena mengingatkan akan masa ketika nenek buyut masih ada. Nenek buyut yang asli Yogya sangat suka mengenakan kebaya ketika Idul Fitri, dan anak-anaknya, termasuk ibu saya memilih untuk mengenakan kebaya modern.



Sebenarnya saya senang juga mengenakan kebaya modern, karena kebaya modern tidak harus dikenakan dengan kain jarik. Tapi juga cantik dikenakan dengan rok, kulot, bahkan celana jeans dan dikenakan pada acara yang lebih santai. Makanya saya koleksi  beberapa kebaya modern, beberapa ada yang warnanya samaan dengan ibu dan istri adik-adik saya.

Duh, jadi kangen dan sedih mengingat setiap Idul Fitri kami kumpul bersama di rumah ibu, sungkeman, foto bersama  dan makan bersama juga. Masakan ibu selalu menjadi favorit anak-anaknya. Lebaran tanpa masakan dari ibu rasanya kurang spesial,  meski saya di rumah juga masak besar seperti rendang daging sapi, ketupat, semur daging sapi, perkedel, dan lain sebagainya. Tapi Idul Fitri tahun ini semua hal di atas untuk sementara tidak bisa kami lakukan, demi menjaga agar penyebaran virus Corona tidak meluas. Terlebih ibu dan bapak sudah sepuh, usia rawan terkena virus Corona.

Walau sedih dan perih, memilih untuk tidak mudik atau mengunjungi orangtua di hari Idul Fiitri nanti adalah pilihan terbaik. Insaallah, saat pandemi virus Corona berlalu dari Indonesia bisa beraktivitas  normal kembali, dan bisa mengunjungi orangtua sepuas hati. Menahan diri sesaat untuk kebaikan yang nilainya lebih panjang. Apalagi saya sudah punya rencana merayakan Idul Fitri di rumah saja yang tetap menyenangkan, mungkin bisa jadi inspirasi kalian.

Mari Merayakan Idul Fitri di Rumah Saja

Untuk Idul Fitri besok saya sudah merencanakan tetap merayakan meski di rumah saja. Saya tetap membeli pakaian baru karena ini semacam hadiah untuk diri sendiri. Setelah menjalani masa di rumah saja, tidak ke tempat-tempat hiburan, tidak bersosialisasi seperti biasa. Saya ingin menyenangkan diri membeli pakaian baru untuk merayakan Idul  Fitri bersama keluarga di rumah, dan keluarga besar di sana meski nanti hanya jumpa di vidio call saja.

Saya, ibu, dan istri adik-adik saya sepakat untuk mengenakan gamis warna senada yakni pastel. Kebetulan gamis Hijabenka modelnya sangat cocok buat kami, tidak hanya cocok dikenakan saat Idul Fitri tapi juga cocok sekali digunakan untuk ke pesta. Mana belinya tinggal klik by smartphone, karena sudah ada di Tokopedia. Dijamin aman kalau di ecommerce macam Tokopedia, karena rekeningnya merupakan rekening bersama milik Tokopedia. Sehingga jika ada komplain mengenai barang pesanan, uang kita tetap aman. Tapi Hijabenka, Insallah kualitas produk cukup rekomend.


Ibu ketika saya kirimkan screenshoot gambar gamisnya langsung tertarik dan mau. Begitu juga istri adik-adik saya, cukup saya share link Hijabenka dan mereka tidak hanya membeli gamis ternyata, tapi juga outer dan celana panjang untuk dipadukan tunik, hehehe. Memang shopping menjadi salah satu hiburan para wanita disaat boring. Bagaimana pun berhari-hari di rumah saja, mengurus anak-anak dan pekerjaan rumah menyebabkan rasa bosan tersendiri. Tapi wajib semangat.

Dan, terbayang sudah Idul Fitri besok kami saling kirim foto dengan gamis pilihan masing-masing tapi warnanya senada. Apalagi sekarang foto-foto cantik bisa dishare di media sosial seperti instagram, meski hanya OOTD di rumah saja pasti terlihat menarik dan meriah menyambut Idul Fitri. Yuk, yuk, belanja  buat Idul Fitri selagi  harganya masih ramah.

You May Also Like

1 komentar

  1. Wah, sudah kebayang nih Idul Fitri bakal di rumah aja, makna Idul Fitri tapi enggak akan berubah, tetap kudu memperbaiki diri lagi. Songsong Ramadhan dengan rasa bahagia. Bismillah kita bisa! Btw, gamisnya cakep bangets.

    ReplyDelete