Sunday, June 26, 2016

Lactacyd Baby: Menjaga Kulit Anak-Anakku


Fun Educatif Talkshow dengan tema: Healthy Skin – Healthy Baby

Lactacyd Baby

Berawal dari undangan acara Fun Educatif Talkshow dengan tema: Healthy Skin – Healthy Baby, cara tepat merawat kulit sensitif pada si kecil, yang diadakan Lactacyd Baby bekerjasama dengan majalah Mother&Baby tanggal 28 April 2016 membuat saya semakin mengenal Lactacyd Baby (liputan lengkap acaranya di sini ya Moms: Serunya Talkshow Lactacyd Baby dan Mother&Baby).

Bagaimana tidak semakin mengenal? Di acara tersebut dengan detil dijelaskan oleh dr. Liem Hui Ling tentang kulit si kecil:


dr. Liem Hui Ling (sumber gambar: Lactacyd Baby)
  1. Jenis-jenis masalah kulit si kecil.
  2. Mengapa kulit si kecil sangat special dibandingkan kulit orang dewasa.
  3. Cara perawatan yang benar bagi kulit si kecil: dari jenis pakaian yang dikenakan, suhu air mandi sampai pentingnya sabun pembersih yang menjaga kulit si kecil.
  4. Beberapa pertanyaan undangan yang diulas sehingga memberi info lebih, seperti: bedanya alergi dan kulit sensitif.
Tahukah Ibu? Kulit si Kecil Special berbeda dengan kulit orang dewasa
Kulit bayi lebih tipis dibanding orang dewasa

Bayi dilahirkan dengan nilai pH kulit 
yang lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Kulit dengan pH tinggi dapat mengakibatkan tumbuhnya bakteri jahat pada kulit. Oleh sebab itu bayi cenderung rentan terhadap iritasi.

Cara perawatan yang benar bagi kulit si kecil:
  • Gunakan air untuk mandi si kecil dengan suhu normal sekitar 30 derajat (suhu ruangan)
  • Ketika memandikan si kecil jangan lama-lama, cukup 5 menit saja.
  • Selektif dalam memilih sabun pembersih bayi, pilihlah yang mempunyai pH asam 3-4 agar kulit bayi mendapat pH yang normal, pilih dengan bahan kandungan alami dan teruji secara klinis.
Soal sabun ini kenapa sih begitu pentingnya dalam memperhatikan kandungan pH:
  • Ternyata penggunaan sabun dengan pH tinggi seperti sabun pada umumnya dapat merusak kulit bayi sehingga bakteri jahat lebih mudah tumbuh di kulit.
  • Tingkat keasaman pH kulit bayi harus tetap terjaga. Pengggunaan sabun pembersih dengan pH rendah dan berbentuk cairan disarankan untuk kulit bayi.
Pengalaman Saya Dengan Lactacy Baby dari tahun 2005-2016

Kulit Iritasi


Waaah, terbukalah mata saya. Jadi teringat beberapa pengalaman yang pernah saya alami dari anak pertama hingga si bungsu, Pendar (19m). Ada banyak juga kesalahan awal jadi ibu:
  • Kadang suhu air mandi si kecil terlalu hangat
  • Sering banget mengajak si kecil mandi sambil bermain-bernyanyi sehingga lebih dari 5 menit
  • Dalam menggunakan sabun si kecil kurang memperhatikan pH, bahkan menggunakan sabun baby tidak hanya dalam bentuk sabun cair, tapi juga sabun padat.
  • Dan.. pernah karena darurat menggunakan sabun orang dewasa untuk si kecil... huhuhu.
Dulu, saat anak pertama, Lintang (kini berusia 10.6th) pernah mengalami kulit kering di punggung, kering lama-lama kecoklatan dan terkelupas, oleh dokter disarankan menggunakan lactacyd baby saat mandi. Cara penggunaannya cukup 3-4 sendok cairan Lactacyd Baby dicampurkan  ke bak mandinya, dan benar perlahan kulitnya kembali normal. Tapi waktu itu saya belum banyak belajar tentang pH pada kulit, juga tidak banyak tahu tentang lactacyd baby secara detil.


Ruam Popok

Lactacyd Baby
Pijar
Dan, anak kedua-Pijar, karena kulitnya putih juga sensitif, tidak bisa sembarangan menggunakan diapers dalam waktu terlalu lama, pasti kulit seputar bokongnya akan ruam merah. Awalnya saya menggunakan cream anti ruam dari prodak baby, namun creamnya yang lengket justru membuat si kecil tidak nyaman. Ruam juga masih membandel, pakai Lactacyd baru deh, manjur.


Kulit Terkena Bakteri

Lactacyd Baby
Gibran
Lalu pada anak ke tiga- Gibran (alm 4 tahun lalu), waktu itu usia 4 bulan pernah kena bakteri kulit yang menyerang punggungnya karena kondisi lembab. Kebetulan musim hujan sehingga saya kerap memakaikan baju yang tebal, banyak di dalam kamar yang suhunya terlalu hangat, sehingga timbul jamur di kulit punggungnya. Jamur itu seperti bercak-bercak kemerahan dan agak bau, panik saya memberitahu bidan saat imunisasi. Bidan mengatakan anak saya kena bakteri, dan diberinya sebotol Lactacyd Baby.

“Untuk pengobatan gunakan dengan cara cairan Lactacyd Baby digosokkan langsung ke kulit yang kena bakteri ya, Bu. Lalu diamkan sebentar, basuh dengan air bersih dan keringkan. Gunakan baju yang nyaman, tidak tertutup, seperti model kaus dalam...”

Awalnya saya ragu, masa cuma Lactacyd Baby solusinya untuk masalah seserius ini? Lihat, kulit punggung baby saya penuh bercak yang menimbulkan bau kurang sedap meski bercak itu tidak berair, bercak itu kering. Waktu Lintang dan Pijar hanya masalah kulit iritasi dan ruam, sementara kulit Gibran?

Saya memutuskan ingin membawa si kecil ke dokter kulit, tapi suami menyarankan untuk mencoba dulu. Tidak ada salahnya mencoba, kalau tidak sembuh baru dibawa ke dokter kulit. Dengan perasaan tidak rela, saya akhirnya menuruti saran bidan yang didukung suami saya, setiap mandi saya basuhkan langsung cairan Lactacyd Baby ke punggung Gibran, digosok lembut dan dibiarkan berapa saat baru basuh dengan air, dikeringkan dengan handuk. Saat belum mengenakan baju, saya biarkan bebas di tempat tidur agar kulitnya terkena udara, baru kemudian dipakaikan baju yang lebih terbuka.

Sehari, dua hari... bercaknya belum hilang sempurna, tapi sejak  memakai Lactacyd Baby bau tidak sedap di punggung baby saya hilang. Hingga hari keempat, punggung Gibran bersih. Benar-benar bercak-bercak hilang, hanya tinggal bekasnya yang belum memudar. Senang bukan main rasanya, lega. Begitu sembuh, seperti saran bidan – Lactacyd Baby tidak lagi saya gunakan dengan dioleskan langsung ke kulit tapi dicampurkan ke dalam wadah mandi sesuai takaran di boxnya: 3-4 sendok penuh sampai bekas di punggung Gibran benar-benar hilang.


Biang Keringat

Lactacyd Baby
Pendar
Waktu pun berlalu, hingga tahun 2014 anak ke empat saya lahir, Pendar. Bayi lucu dan montok ini nyaris tidak pernah bermasalah dengan kulitnya hingga kami pindah ke Depok yang memiliki suhu udara panas. Pendar mengalami biang keringat pada keningnya dibagian yang dipenuhi anak rambut, di punggung, bintik merah-merah, kalau diraba kulitnya yang semula halus jadi kasar. Kalau di ruangan tidak ber’AC dia akan rewel sekali, gelisah, bahkan kalau semakin ‘gerah’ atau  berkeringat, jumlah bintik biang keringatnya bertambah. Tidur malamnya dan siangnya pun terganggu karena selalu terjaga oleh rasa gatal.


Awalnya saya hanya menggunakan lotion yang disinyalir bisa menghilangkan biang keringat, memang ketika dioleskan terasa nyaman-terlihat Pendar tidak rewel, bintik biang keringat juga jadi tidak kemerahan. Cuma biang keringat tidak hilang, begitu dalam kondisi ‘gerah’-berkeringat muncul lagi. Baju yang dikenakan juga hanya jumper-jumper berbahan lembut, tidak mengurangi biang keringat.

Lactacyd Baby banyak dijual di Supermaket
Ketika jalan-jalan ke supermarket buat membeli sabun mandi Pendar yang habis, mata saya menangkap barisan Lactacyd. Ahai, kenapa saya tidak memakai Lactacyd saja mengingat kakak-kakaknya Pendar dulu juga memakai Lactacyd saat mengalami masalah kulit. Saya pun mengambil sebotol Lactacyd berukuran 150ml.

Tidak pakai lama karena hanya masalah biang keringat tahap ringan (biar ringan, mengganggu ya kalau tidak diobati), kulit Pendar pun kembali mulus tanpa bintik biang keringat. Tidur siang dan tidur malamnya pun nyenyak sekali, tanpa gelisah atau rewel karena gatal-gatal biang keringat.

Mengapa Lactacyd Baby Solusi Kulit Si Kecil?




Hal ini lah yang saya ketahui setelah mengikuti Fun Educatif Talkshow dengan tema: Healthy Skin – Healthy Baby, cara tepat merawat kulit sensitif pada si kecil tanggal 28 April 2016 itu. Tadinya saya hanya tahu Lactacyd buat menyembuhkan kulit sensitif, kulit kena bakteri, dan kulit dengan masalah biang keringat. Kenapa bisa menyembuhkan, saya tidak tahu.

Kulit Bayi Tetap Sehat Dengan Lactacyd Baby:




  • Lactacyd Baby dengan pH 3-4 menjaga keseimbangan pH kulit bayi: Seperti yang dijelaskan dr. Liem Hui Ling di atas, kan.
  • Mengandung Lactic Acid dan Lactoserum dari ekstrak susu terbukti membantu mencegah pertumbuhan bakteri jahat: Pantasssss, Gibran cocok pakai Lactacyd Baby ketika kulit punggungnya kena bakteri akibat terlalu lembab.
Lactacyd dengan kandungan pH yang tidak perih di mata dan bisa juga untuk merawat kulit kepala seperti menggunakan shampo. Jadi kalau dulu saya mengunakan Lactacyd Baby hanya untuk kondisi tertentu, seperti saat kulit anak saya iritasi, ruam popok, kena bakteri, biang keringat. Setelah hilang, kembali ke sabun lama karena saya mengira Lactacyd Baby hanya digunakan untuk kulit yang bermasalah. Namun kini sesuai info dari acara Fun Educatif Talkshow dengan tema: Healthy Skin – Healthy Baby, ternyata Lactacyd Baby bisa digunakan sehari-hari untuk menjaga kulit si kecil. Aduh, telat banget ya, padahal saya sudah kenal Lacatacyd Baby sejak tahun 2005.

Ibu dan Anak Setia Dengan Lactacyd

Tapi tidak ada kata terlambat buat sesuatu yang bermanfaat dong, maka mulai sekarang saya menggunakan Lactacyd Baby buat si kecil Pendar sebagai sabun mandi sehari-hari. Ukuran Lactacyd Baby yang  bervariasi memungkinkan kita tetap membelinya meski tanggal tua, tapi kalau mau hemat bisa juga beli yang besar.

Harga Lactacyd Baby
Oya, bicara soal hemat sebenarnya Lactacyd Baby meski harganya bagi sebagian Moms terlihat ‘Wow’ dibanding sabun baby biasa, sebenarnya lebih hemat. Kenapa dengan harga ‘Wow’ lebih hemat? Sebab, jika terjadi ruam popok dengan membeli cream ruam yang belum tentu langsung ‘cocok’ sembuh, atau biang keringat memakai lotion mencegah biang keringat yang lumayan harganya, selain tidak praktis, ditambah lagi kita harus mengeluarkan buged buat sabunnya. Belum kalau sampai terjadi ruam atau biang keringat parah hingga ke dokter, double pengeluaran, kan? Sementara Lactacyd Baby sabun mandi plus menjaga dari biang keringat-ruam, dan juga iritasi kulit, bakteri kulit. Sepaket deh.

Jadi tunggu apalagi, Moms. Jika saya mempercayakan Lactacyd menjaga kulit anak-anak saya sejak tahun 2005, bagaimana anda masih ragu untuk mencobanya? Dan....sssssttt, saya hampir lupa kalau untuk perawatan bagian intim saya pun sejak gadis memakai produk Lactacyd (dewasa), jadilah ibu dan anak sama-sama setia dengan prodak Lactacyd.




Vidio Anak-Anakku Bersama Lactacyd Baby



Artikel ini diikutkan dalam lomba:


6 comments:

  1. Waaaaaah lengkaaaaaap infonyaaaaaa... Uhuk agak kesentil bagian "air mandi terlalu hangat dan mandi kelamaan keasyikan nyanyi" kwkwkwkw

    ReplyDelete
  2. Waaaaaah lengkaaaaaap infonyaaaaaa... Uhuk agak kesentil bagian "air mandi terlalu hangat dan mandi kelamaan keasyikan nyanyi" kwkwkwkw

    ReplyDelete
  3. jd ph kulit bayi tuh tinggi yaaaa... anak2 suka main air

    duh emang kudu bner2 ngerti soal sabun apa yg cocok buat bayi

    ReplyDelete
  4. Jiah Al Jafara: jadi belajar tahu yo Jiah

    ReplyDelete
  5. aku juga makek seh mayan pas raffi lagi gatel alergi

    ReplyDelete
  6. suria riza:Calon dedek rafi jangan lupa pakeee ya, Maaak

    ReplyDelete

Instagram

Domain Murah

CATEGORIES

>

Mengenal Mpasi versi WHO

MPasi WHO Homemade Yuk, Kenalan Dengan Mpasi Versi WHO Untuk Lintang, Pijar, saya belum mengenal Mpasi versi  WHO. Keduanya saya be...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger.

COMMUNITY

  • Powered by Blogger.