>

Tips Sehat Selama Berpuasa Bersama Halodoc

By duniaeni.com - May 04, 2019



Bahagia Menyambut Jelang Bulan Suci Ramadhan

Allahumma sallimni ilaa romadhoona wa sallim lii romadhoona wa tasallamhu minii mutaqqobbalaa (Latha-if al-Ma-arif, 148)

Umat Muslim sedang berbahagia pastinya menyambut bulan Suci Ramadhan, berbagai persiapan menyambut puasa dilakukan, dari mulai membeli bahan-bahan makanan untuk sahur pertama, memasak aneka hidangan untuk buka pertama, dan persiapan peralatan ibadah untuk terawih selama bulan puasa 30 hari lamanya.

Sungguh sesuatu yang indah untuk dibayangkan dan dijalankan ibadah bulan Suci Ramadhan ini. Masjid-masjid yang biasanya hanya berisi beberapa jamaah untuk sholat Magrib dan Isya, maka pada bulan Suci Ramadhan akan penuh oleh jamaah dari yang berusia senja hingga kanak-kanak, bahkan bayi pun kadang tampak dibawa oleh ibunya yang sholat terawih.

Hidangan di meja makan juga tidak seperti biasanya, pasti ada yang istimewa dan menjadi khas hidangan bulan Suci Ramadhan diantaranya kolak, es buah, aneka cemilan manis, gorenganm lauk-pauk istimewa lainnya. Rasanya berpuasa tanpa hidangan takjil yakni hidangan pembuka puasa yang serba  manis, ada yang kurang. Tapi ingat, jangan lupa juga persiapakan kesehatan lebih dari hari biasanya karena kita berpuasa seharian penuh butuh kesehatan yang paripurna.

Setuju dong, jika berpuasa tidak hanya mempersiapkan kebutuhan sahur dan buka, persiapan ibadah, hati yang lebih bersih, tapi juga mempersiapkan kesehatan? Sebab sesungguhnya selain berpuasa bermanfaat untuk kesehatan, juga diam-diam dapat membahayakan kondisi kesehatan. Loh, kok bisa berpuasa membahayakan kondisi kesehatan?

Sebelum menduga-duga, ayuk baca ulasan saya saat mengikuti acara kesehatan bersama Halodoc tanggal 30 April 2019 kemarin:





Apa itu Halodoc?

Sebelum membahas materi puasa dan kesehatan yang diulas dalam acara bersama Halodoc, saya perkenalkan dulu ya apa itu Halodoc, biar yang belum kenal atau masih asing jadi lebih tahu. Soalnya bisanya tak kenal maka tak sayang, hehehe.

Halodoc merupakan aplikasi kesehatan terpadu berbasis online yang memberikan solusi kesehatan lengkap dan terpercaya dalam memenuhi kebutuhan kesehatan bagi dua juta pengguna di Indonesia. Kerennya nih, Halodoc memungkinkan pengguna terhubung dengan lebih dari 20 ribu dokter berlisensi di Indonesia dan telah bermintra dengan sekitar 1.500 farmasi.

Pada tahun 2018 Halodoc juga berrhasil meraih penghargaan bergengsi "Most Innovative Start-up in Asia" oleh Galen Growth Asian, organisasi pemerhati start-up kesehatan di Asia Pasifik, serta penghargaan "Promising Growth-Stgae Startups" dari Forbes Indonesia Digital Conference 2018. Melihat penghargaannya bikin tambah menyakinkan dong.

Nah, aplikasi Halodoc ini dilengkapi dengan tiga fitur utama, yakni:


1. Buy Medicines, layanan yang dapat membantu para pengguna dalam membeli suplemen, vitamin dan obat dengan resep dokter dengan cepat, aman & nyaman.
2. Talk to a Doctor, layanan yang memfasilitaskan para pengguna untuk berinteraksi secara langsung dengan ribuan Dokter melalui voice call, video call atau chat
3. Lab Service, dimana Halodoc bekerjasama dengan Prodia dalam memberi kemudahan bagi pengguna untuk melakukan pengecekan kesehatan dirumah maupun kantor.

Saya sendiri saat hamil Binar kemarin sering banget curhat sama dokter-dokter di Halodoc via chat. Biasa, ibu hamil saat menuju HPL kan banyak galau karena kekawatiran dan kecemasan menghadapi kelahiran. Pagi-pagi sekitar pukul 8 saya sudah chat, hal-hal kecil pun saya tanyakan seperti kenapa jelang HPL saya mudah masuk angin? Kenapa saat hamil anak ke lima ini saya mudah kopal, dan lain sebagainya.

Pertanyaan-pertanyaan ringan seperti itu mendapat tanggapan seorang dokter itu benar-benar membantu banget buat saya. Mengurangi perasaan cemas dan bikin hati tenang, apalagi konsultasinya bisa sambil tiduran di rumah, bebas bertanya hal yang beehubungan dengan medis dan gratis pula.

Tepis Kekhawatiran Masalah Kesehatan Selama Berpuasa Bersama Halodoc


Setelah mengenal Halodoc, mari kita lanjutkan membahas materi acara Halodoc yang saya hadiri ini. Halodoc menampilkan tiga narasumber yakni:

Felicia Kawilarang , Vice President Marketing Communications Halodoc
dr. Jovita Amelia,  MSc, SpGK, DOkter Ahli Gizi
Zivanna Letisha, Selebriti dan seorang ibu

Dalam acara kali ini Halodoc mengusung tema 'Tepis Kekhawatiran Masalah Kesehatan Selama Berpuasa Bersama Halodoc' karena memang dalam berpuasa sesunguhnya masalah kesehatan ini menjadi bagian yang cukup penting juga. Terutama karena saat berpuasa banyaknya hidangann yang istimewa dan seharian penuh kita tidak mengasup apapun, sehingga sering tidak terkontrol dalam makan dan minum.


Kontrol makanan

Felicia Kawilarang mengatakan, selama 3 tahun Halodoc hadir di tengah masyarakat  mencatat keluhan kesehatan masyarakat saat berpuasa yang dikonsultasikan dengan para dokter melalui aplikasi yaitu:

1. Masalah pencernaan
2. Konstipasi
3. Sakit Kepala

Coba diingat-ingat, apakah pernah merasakan tiga hal di atas saat menjalankan ibadah puasa selama bulan Suci Ramadhan? Kalau saya pernah merasakan konstipasi dan sakit kepala saat berpuasa. Mau tahu penyebabnya tidak? Di Halodoc kemarin disebutkan oleh dokter Jovita kalau penyebab tiga  hal keluhan di atas diantaranya karena salah pola makan. Iya, sih seingat saya sampai konstipasi itu karena kurang minum air putih saat berbuka dan sahur.

Kalau sakit kepalanya kira-kira karena apa ya? Coba simak pemicunya keluhan kesehatan saat berpuasa, biar puasa di bulan Suci Ramadhan kali ini tidak lagi mengalami keluhan sesehatan.

Berikut ini pemicu keluhan masalah pencernaan, konstipasi, dan sakit kepala saat berpuasa:

1. Makan dengan porsi berlebih saat sahur agar merasa kenyang seharian
2. Tidak memperhatikan komposisi dan nutrisi pada saat sahur dan berbuka yang justru menjadi kunci ketahanan tubuh selama berpuasa
3. Makan sedikit saat sahur dan berbuka dapat berpengaruh pada berat badan
4. Melewatkan makan sahur yang berimbas nafsu makan lebih besar saat berbuka puasa sehingga porsi makan lebih banyak

Kalau diingat-ingat saya sepertinya sering melakukan point 1 dan 2 deh, mungkin itu yang menyebabkan kepala pusing di siang hari. Meski makan banyak, tapi karena tidak memperhatikan komposisi nutrisinya bukannya kuat puasa sehari penuh, jutru jadi kurang sehat. Sehingga memiliki keluhan kesehatan seperti yang dipapatkan oleh dokter Jovita.

Bahwa berbuka puasa dan sahur bukan sekedar kenyang, karena asupan nutrisi yang tidak seimbang dapat menimbulkan keluhan lebih banyak lagi selain pencernaan, konstipasi, sakit kepala, tapi juga dehidrasi sampai stres karena kurang  makan, minum, dan istirahat yang cukup.


"Banyak masyarakat yang merasa heran ketika berpuasa, tapi justru berat badan bertambah itu karena saat berbuka mengkonsumsi takjil yang serba manis secara berlebihan." Kata dokter Jovita, dan memang seratus persen betul. Saya sendiri kalau buka puasa suka kalap dengan hidangan takjil yang manis-manis, gorengan yang lezat, jadi makan dengan porsi yang lebih banyak dari biasanya. Dan, mengonsumsi makanan berlemak, manis, ataupun karbohidrat yang berlebihan akan meningkatkan jumlah kalori dan potensi obesitas.

Zivanna menceritakan kalau dia mulai akan mengubah pola makanya yang tidak sehat, karena hampir semua masyarakat Indonesia memiliki budaya berbuka denga takjil yang manis. Kalau  bisa mengontrol dengan makan secukupnya kata dokter Jovita tidak masalah, yang jadi masalah karena lupa diri memakan banyak takjil dan kemudian disusul makan besar pula.

Karena kondisi inilah Halodoc kembali berkomitment untuk menyediakan akses kesehatan yang mudah dan nyaman digunakan. Halodoc juga memberikan cashback 20%  bagi pembelian obat dan produk kesehatan melalui layanan "Buy Medicines" dengan metode pembayaran menggunakan GO-PAY. Promo ini berlangsung dari tanggal 6 Mei hingga 20 Mei 2019.

"Melalui layanan dan fitur yang disediakan, Halodoc berharap dapat mempermudah masyarakat Indonesia dalam mengakses failitas kesehatan selama bulan Ramadhan, sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan berkah dan sehat hingga hari kemenangan, " kata Felicia.

Zivanna selain berbagi cerita tentang pola makan, juga menceritakan bagaimana dia sangat terbantu dengan adanya fasilitas di Halodoc, dimana berkonsultasi langsung dengan dokter melalui aplikasi, sementara untuk membeli obat bisa lewat fitur Buy Medicines deh. Praktiskan? Ayuk, siapa yang belum download Halodoc?

Tips Sehat Selama Berpuasa

Meski terbantu dengan adanya aplikasi Halodoc dalam konsultasi kesehatan dan membeli obat, tetap harus jaga kesehatan menjelang puasa ya. Dokter Jovita memberikan tips sehat selama berpuasa agar ibadah puasa berjalan lancar.

Berikut 5 Tips Sehat Selama Berpuasa:

1. Pilih hidangan sahur dengan komposisi gizi seimbang untuk memenuhi kebutuhan kalori harian. Makanan yang lengkap dan berenergi dapat memenuhi kebutuhan enegi sepanjang hari. Makanan dengna karbohidrat kompleks dapat melepaskan energi secara perlahan selama puasa. Komponen makanan yang seimbang juga dapat mengoptimalkan kondisi tubuh yang terdiri dari : 50%-60% karbohidrat, 15%-20% protein dan 20%-25% lemak.
2. Cukupi kebutuhan cairan dan zat besi saat sahur akan terasa lebih bugar, tidak mudah lemas dan mudah mengantuk.
3. Untuk mengurangi rasa haus, hindari gorengan dan hidangan yang mengandung banyak garam, Lebih lanjut, makanan yang digoreng akan memperlambat pengosongan lambung sehingga memicu naiknya asam lambung. Serta jangan lupa untuk penuhi  kebutuhan cairan 2 liter per harinya.
4. Hindari konsumsi makanan manis yang berasal dari karbohidrat sederhana berlebih saat sahur, karena akan lebih mudah diserap dan dicerna oleh tubuh. Sehingga mudah menyebabkan rasa lapar. Jika ingin mengkonsumsi makanan manis, maka pilihlah makanan manis yang berasal dari karbohidrat kompleks seperti sayur, buah dan umbi-umbian.
5. Biasakan untuk berolahraga selama puasa. Latihan ringan sebelum atau sesudah berbuka puasa dengan durasi pendek dan intensitas lebih rendah akan membantu kebugaran tubuh selama Ramadhan.

Selamat menjalankan ibadaha puasa di bulan Ramadhan!


  • Share:

You Might Also Like

25 komentar

  1. Saya belum pernah pakai Halodoc. Sampai sekarang masih lebih mantap kalau ketemu muka dengan dokter. Atau mungkin belum merasa perlu, ya...

    ReplyDelete
  2. Saya belum pernah pakai Halodoc. Sampai sekarang masih lebih mantap kalau ketemu muka dengan dokter. Atau mungkin belum merasa perlu, ya...

    ReplyDelete
  3. ya gimana lagi, pas buka puasa banyak makanan enak yang bikin banyak orang khilaf mak haha

    ReplyDelete
  4. Wah jadi enak ya Mba, bisa langsung chat tanya-tanya perihal apapun.

    ReplyDelete
  5. Aplikasi halodoc ini sangat membantu masyarakat seperti kamj di Cianjur selatan. RSUD jauh, puskesmas ada di kecamatan. Bidan desa kadang suka asal kalau ditanya soal diluar kemampuan ilmunya. Jadi tanya tentang kesehatan salah satu solusinya via aplikasi seperti ini.

    ReplyDelete
  6. 2 tahun terakhir ini, saya lumayan menjaga pola makan saat puasa. Gak kayak sebelumnya yang kayak orang kelaparan. Segala pengen dimakan dan diminum. Tetapi, tetap sedia obat-obatan. Jaga-jaga kalau sampai sakit. Halodic ini aplikasinya bagus, ya.

    ReplyDelete
  7. Setuju mbak, dalam puasa juga harus menerapkan pola makanan yang seimbang agar pencernaan tetap nyaman. Bicara soal halodoc aku juga suka baca artikel dan akan install aplikasinya mbak.

    ReplyDelete
  8. Iya sih, harus tetap waspada ya selama bulan puasa. Jangan sampai gaya makan kita jadi berantakan

    ReplyDelete
  9. Memang keren yah..aplikasi satu ini..sangat menanti dan gratis pulak konsultasinya! Mantaab...

    ReplyDelete
  10. Waaaaaa.... baru tahu ada promo diskon 20% di Halodoc pakai Gopay. Langsung meluncur nyetok multivitamin, lumayaaaan.... Makasi infonya ya Mbak....

    ReplyDelete
  11. Bagus banget aplikasi Halodoc ini ya mbak, kita bisa berkonsultasi dengan dokter ahli kapan pun kita mau...bahkan dengan segala macam keluhan. Memang di bulan puasa ini kita harus benar-benar menjaga stamina dan kesehatan tubuh. Jaga pola makan dan asupan gizi agar puasa kita bukan sekedar menahan lapar tapi juga bermakna ibadah.

    ReplyDelete
  12. Saat puasa kita memang harus menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh yaa, Mba. Saya yang masih jadi peer banget adalah memenuhi kebutuhan cairan soalnya kalo kebanyakan minum saya jadi sering "beser", huhuhu :(

    ReplyDelete
  13. Emang harus jaga kesehatan ya Mba. Aq klo oas mau sahur malah suka makan yg manis2 nih. Semoga gak papa hehe

    ReplyDelete
  14. Pasti banyak informasi penting ya dari halodoc. Kalau kami perbanyak air putih, buah dan sayuur nih selama puasa

    ReplyDelete
  15. Salut sama Halodoc, jadi antrian di rumah sakit untuk mengambil obat sudah teratasi:)

    ReplyDelete
  16. Halodoc ngebantu banget emang ya bisa konsultasi kapan pun dan kita bebas memilih mau kknsultasi sama dokter siapa.

    ReplyDelete
  17. Biasanya bu ibu hamil dan busui suka galau saat puasa, ada aplikasi ini enak ya bisa tanya2 juga seputar puasa saat menyusui dan hamil

    ReplyDelete
  18. berat banget emang ngatasin rasa kantuk saat sahur. Biar melek jadi makannya yg ngga ngga deh pdhl kalo bayangin resiko penyakit serem juga ya mba hehe

    untunglah ada halodoc bs konsul via chatt ya

    ReplyDelete
  19. Kalau saya sendiri pakai karbohidrat dari sari kurma
    Alhamdulillah bisa tetap semangat berpuasa bahkan sampai buka tiba, saya masih tetap kenyang

    ReplyDelete
  20. Ternyata keluhan sakit kepala saat puasa karena faktor dehidrasi ya, jadi harus atur pola minum yang baik nih. Kalau masih ada keluhan juga menidng tanya langsung ke dokter aja di aplikasi Halodoc ya mumpung lagi gratis di bulan Ramadan

    ReplyDelete
  21. Wah asyik ya aplikasi halodoc ini...fiturnya keren membantu banget

    ReplyDelete
  22. Selama puasa aku sudah makan sayur dan buah yang cukup, tapi gorengan ini nih masih jadi dilema, ngga dimakan sayang hehe.. dan olahraga yang masih jadi tantangan terbesar aku saat puasa atau tidak puasa

    ReplyDelete
  23. Aku terbantu banget dengan halodoc ini. Lebaran tahun lalu aku sembelit luar biasa dan chat dengan dokter halodoc pertolongan pertama nya disuruh minum air lemon atau jus jeruk baru deh BAB langsung lancar. Thanks to halodoc pokoknya.

    ReplyDelete
  24. Kadang kita lebih sering tanya ke google, padahal informasi yang ada belum tentu kebenarannya.
    Kalau tanya ke Halodoc kan...memang bertanya pada ahlinya.
    Apps yang wajib ada di HP niih...

    ReplyDelete
  25. Masalah konstipasi dan gangguan pencernaan nih yang biasanya mewarnai hari2 puasa. Apalagi kalau sahurnya penuh dengan gorengan dan makanan berat. Duuuhh... kudu mulai banyakin sayuran dan buah ya pas sahur agar problem pencernaan ini tak terus menghantui.

    ReplyDelete