Our Story

Ceremony

Family

Pusat Investasi Pemerintah Dorong UKM Tetap Maju Di Masa Pandemi

by - September 20, 2020



Bermula dari akhir Februari 2020 Covid disinyalir masuk Indonesia dan memberikan imbas yang cukup parah pada segmen ekonomi tanpa terkecuali. Namun yang sangat terlihat adalah usaha kecil dan menengah atau usaha mikro, bahkan teman-teman terdekat saya yang memiliki usaha kecil seperti toko pakaian, kios peralatan eletrik,  kios servis komputer, mengeluh pemasukan yang berkurang jauh.

Sampai ada yang memutuskan untuk menutup usahanya karena tidak bisa membayar kios atau toko, atau mengurangi karyawan agar tetap bisa beroperasi. Apalagi kemudian disusul kebijakan PSBB (Pembatasan Berskala Besar), dimana banyak kantor, instansi, tempat hiburan tidak beroperasi, atau dibatasi operasinya. Rasanya pergerakan perekonomian kecil semakin sulit. Namun mau bagaimana lagi karena angka pasien Covid 19 melonjak tinggi begitu diberlakukan adaptasi kebiasaan baru, karena masyarakat belum bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid 19.

Lalu apakah akan terjadi resesi ekonomi karena roda perekonomian tidak berputar? Masyarakat memiliki daya beli rendah karena membatasi pengeluaran, selain keadaan takut terpapar virus Covid 19, masyarakat mengencangkan ikat pinggang agar hemat di masa pandemi. Padahal perputaran uang ini sangat diperlukan agar roda perekonomian kita berputar stabil. Bagaimana solusinya agar masyarakat merasa aman untuk membelanjakan uangnya, dan para penggerak bisnis bisa menjual barang atau produknya?

Manfaatkan Teknologi di Era Digital untuk UKM

UKM di Indonesia sangat banyak, dan bila bisa berkembang sesunggunya bisa menjadi tonggak perekonomian dimasa pandemi ini. Tapi sayangnya, banyak pelaku UKM yang masih sangat tradisional atau belum merambah digitalisasi. Padahal masyarakat semakin banyak yang memilih bertransaksi secara online di ecommerce, terlebih masa pandemi ini karena lebih aman. Tidak perlu keluar rumah untuk membeli sesuatu, semua bisa dilakukan dengan di rumah saja.

Bayangkan jika semua pelaku UKM memanfaatkan ecommerce untuk memasarkan produk mereka. Apalagi daya jangkau melalui digital ini sangat meluas, bisa menjangkau seluruh wilayah yang terjangkau internet. Berniaga secara online juga tidak membutuhkan tempat seperti toko atau kios, bisa dilakukan di rumah dulu jika belum ada budgetnya. Sehingga lebih menghemat modal usaha juga.

Bisnis melalui digital dapat menjadi solusi di masa pandemi agar UKM tetap eksis melakukan  bisnisnya. Atas kondisi ini, maka Kementerian Keuangan melalui Direkturr Jenderal Perbendaharaan mendirikan Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Apa itu PIP?

Mengenal Pusat Investasi Pemerintah (PIP)

Pusat Investasi Pemerintah (PIP) adalah unit organisasi non eselon bidang pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah yang menerapkan pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum dalam fungsi dan tugasnya. Dimana dana yang diperoleh PIP berasal dari APBN, Hibah, Investasi, dan lain-lain. Dana tersebut akan disalurkan melalui pembiayaan Usaha Mikro (UMI) dengan memberikan pinjaman maksimal Rp 10 juta kepada para UKM yang kesulitan mendapat pembiayaan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) karena tidak memenuhi kriteria. Jadi sangat membantu sekali adanya PIP ini.

Peran PIP untuk UKM

Pembiayaan modal Usaha Mikro ini disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yaitu Koperasi atau Lembaga Keuangan Mikro. Beberapa lembaga yang sudah menyalurkan kredit UMI untuk usaha mikro diantaranya PT. Pegadaian Persero, PT. Permodalan Nasional Madani Persero,  PT. Bahana Artha Ventura, dan lembaga lainnya.

Selain pemberian modal usaha,  PIP juga memberikan pelatihan bagi pelaku usaha mikro agar merambah pasar digital seperti yang saya tulis di atas. Karena meski era digital, masih banyak yang belum familiar dengan sosial media, tentu saja dalam pelatihan ini PIP menggandeng pihak lain yang berkompeten sehingga pelatihan dapat berjalan secara maksimal, dan diharapkan pelaku usaha mikro paham serta menjalankan bisnis digital dengan baik.

Salah satunya Dian Satria, Founder Jagoan Indonesia yang memberikan pembelajaran tentang metode pemasaran online bagi Usaha Mikro (UMI) pada acara talkshow Pelatihan Literasi Digital secara daring, Kamis tanggal 17 September 2020. Mentode tersebut meliputi:

1. Sosial Media Handling

Pelaku usaha diajarkan cara mengembangkan usahanya di sosial media instagram, dan memasukin jaringan marketplace. Karena dua platform ini sangat banyak dipakai masyarakat untuk melakukan transaksi bisnis.

2. Connecting to Marketplace

Peserta talkshow diajarkan cara mengoptimalkan pembuatan akun marketplace, google bisnis, dan lain-lain untuk meningkatkan penjualan serta jangkauan pemasarannya.

3. Desig Packing

Memasarkan produks secara online pertama yang diliat adalah design packing produk yang dipasarkan. Karena itu penting sekali pelaku usaha bisa membuat design packing yang menarik dan menjual.

Pelatihan Literasi Digital juga meliputi pelatian fotografi produk, penulisan caption, karena kedua hal itu sama pentingnya untuk menjaring pembeli di media online. Dalam talkshow juga menghadirkan pelaku Usaha Mikro yang telah mendapatkan pembiayaan dan pelatihan dari PIP, Rofik Purniawati yang memiliki usaha pemasok jamur putih dan Yuyun Wahyuni, pemilik Nadena Hijab. Keduanya sharing tentang manfaat pembiayaan dan pelatihan dari PIP sehingga sukses seperti sekarang.

Nah, buat pelaku UKM yang butuh informasi untuk pelatihan dan pembiayaan Usaha Mikro (UMI) ini bisa langsung ke instagram @PusatInvestasiPemerintah dan website https://umi.id/

 

You May Also Like

19 komentar

  1. kerasa banget mba pengusaha kecil tuh akibat pandemi ini, mudah2an pemerintah bisa gercep melalui program2nya utk membntu para pengusaha kcil dan menengah

    ReplyDelete
  2. iyaa, setuju e-commerce lebih bagus prospeknya buat UMKM. apalagi sekarang zamannya internet, belanja apapun lbh mudah dengan jari. belum lagi pandemi ini, bikin orang males belanja ke toko.

    ReplyDelete
  3. Mnrutku mengembangkan usaha melalui medsos ini penting. Tapi ga smeua tau caranya. Ikut pelatihan pasti bermanfaat sekali ya

    ReplyDelete
  4. Terima kasig infonya sangat berguna. Moga semakin banyak UKM yang terjangkau oleh PIP. Salam inspiratuf.

    ReplyDelete
  5. Terima kasih infonya sangat berguna. Moga semakin banyak UKM yang terjangkau oleh PIP. Salam inspiratuf.

    ReplyDelete
  6. Terbantu banget ya adanya program dari PIP untuk pelaku usaha UKM agar lebih maju dan bangkit dari dampak pandemi sekarang ini

    ReplyDelete
  7. Pandemi mengajarkan kepada kita semua untuk melakukan inovasi dan kreatif dalam melakukan segala hal. Terutama UMKM, lewat Pusat Investasi Pemerintah masyarakat dapat dengan mudah dijembatani dengan programnya.

    ReplyDelete
  8. Hari gini, pentiiing banget main di dunia maya. Semua usaha, sudah seharusnya merambah dunia digital biar tetap survive. Sudah waktunya juga UMKM melek digital dan mengembangkan diri lewat digital

    ReplyDelete
  9. Pas banget ini artikelnya bahas tentang umkm. Di musim pandemi ini sebaiknya Kita berinovasi dan membuat krratifitas yang dapat membantu ekonomi saat ini.

    ReplyDelete
  10. Upaya pemerintah emang udah keren banget. Hanya saja pelaku bisnis kaya saya yg menjual produk secara MLM blm bisa tercover. KUR bisa di akses unt usaha kecil yg punya perijinan seperti SIUP atau perijinan lain apabila UMKM itu memproduksi sesuatu.
    Buat kami pelaku bisnis MLM yg tdk punya SIUP atau perijinan yg relevan menjadi tidak tercover.
    Mungkin pendapat saya bs jadi masukan unt bahan diskusi shg bisa dicarikan solusi

    ReplyDelete
  11. Memang hikmah pandemik kita harus belajar bisnis secara online dan harus berusaha mwnguasai caranya. Good luck buat para penggiat UMKM yaa.

    ReplyDelete
  12. Wah ini dari pemerintah langsung ya mbak? Emang imbas pandemik inj berasa banget. Apalagi sekarang daya beli makin menurun dengan banyaknya pengurangan karyawan dan pemotongan gaji. Semoga segera pulih lagi..

    ReplyDelete
  13. Bagus nih buat UMKM yang masih belajar,semoga pada tahu berita baik ini yes dan makin banyak yang terbantu.

    ReplyDelete
  14. Bagus nih pelatihannya buat para UMKM, apalagi selama pandemi ini mereka butuh banget info spt ini agar dapat memajukan kembali usaha mereka.

    ReplyDelete
  15. Wah, terima kasih infonya.
    PIP tampaknya cukup menjadi solusi bagi pengusaha mikro.
    Lebih baik lagi apabila dibuat pinjaman mikro yg berbasis Syariah, sehingga nyaman juga bagi pelaku bisnis yang menghindari bunga.

    ReplyDelete
  16. Wah, kebetulan banget nih. Istri lagi nyoba usaha kuliner. Dan yang kami andelin memang promosi via online.

    Di tengah pandemik begini, memang hampir semua kena imbas ya mbak. Dan kita memang harus putar otak biar terus bertahan. Bismillah, Insyaa Allah, bisa melewatkan ini semua dg baik. Aamiin.

    Tfs, mbak...

    ReplyDelete
  17. Semoga program pemerintah untuk UMKM tepat sasaran sehingga bermanfaat untuk UMKM yang membutuhkan. Asli, program ini sebenarnya sangat bagus. Semoga semua pihak terkait adil memberikan kesempatan bagi UMKM yang membutuhkan.

    ReplyDelete
  18. Program spt ini mesti diadakan terus dan mesti dishare lebih banyak lagi ke teman2 jg, agar mereka juga bisa ikutan program bagus spt ini

    ReplyDelete
  19. Bener banget Kak, sekarang ini lebih efisien sih e-commerce buat UMKM untuk lebih maju. Harus lebih dipatenkan sih ya.

    ReplyDelete