KESEHATAN

PARENTING

REVIEW

Nyeri Sendi: Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

by - June 03, 2021

 

Nyeri sendi merupakan rasa sakit yang umum dirasakan pada daerah sendi. Sendi adalah jaringan yang menghubungkan dan juga membantu pergerakan antar tulang. Nyeri ini bisa dialami oleh siapa pun, artinya usia muda maupun tua bisa mengalami gejala ini.

Ketika sedang merasakan nyeri pada sendi maka aktivitas sehari-hari akan terganggu. Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera mendapatkan penanganan. Jika terlambat bisa mengakibatkan nyeri semakin parah serta membuat sendi mengalami kerusakan secara permanen. 

 


3 Penyebab Nyeri Sendi

Nyeri yang dirasakan pada bagian sendi tidak bisa diremehkan karena itu merupakan gejala dari suatu penyakit ataupun kondisi medis, seperti radang sendi dan juga peradangan pada bantalan sendi. Nyeri ini bisa disebabkan oleh berbagai macam penyakit dan juga kondisi. Berikut beberapa penyebabnya:

1. Nyeri Sendi Pada Satu Sendi

Sendi yang paling sering mengalami nyeri pada satu sendi yaitu sendi lutut. Penyebabnya juga cukup banyak, antara lain:

- Penyakit asam urat

- Penyakit Osgood-Schlatter pada benjolan tulung yang berada di bawah tempurung lutut

- Chondromalacia patellae atau adanya kerusakan pada tulang rawan di belakang tempurung lutut

- Hemarthrosis atau pendarahan di dalam ruang sendi yang dipicu oleh tempurung lutut retak atau ligamen otot

- Traumatic synovitis atau peradangan pada jaringan pelapis sendi dan juga tendon 

 

2. Penyebab Nyeri Sendi pada Beberapa Sendi

Rasa nyeri juga bisa dirasakan pada lebih dari satu sendi. Kondisi ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain:

- Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis

- Psoriasis (psoriasis artritis)

- Sarkoidosis

- Peradangan pada jaringan ikat yang diakibatkan oleh lupus atau skleroderma

- Penyakit yang menyebabkan peradangan pada pembuluh darah, seperti sindrom Behcet atau Henoch-Schonlein purpura

- Penyakit hypertrophic pulmonary osteoarthropathy

- Efek samping obat-obatan tertentu, seperti hydralazine, isoniazid dan kortikosteroid

 

3. Penyebab Nyeri Sendi yang Bersumber dari Jaringan Lain di Sekitar Sendi

- Bursitis yaitu radang yang terjadi pada bantalan sendi (bursa)

- Fibromyalgia adalah gangguan yang menyerang otot dan juga jaringan ikat

- Polymyalgia reumatika

- Tendinitis yaitu peradangan pada jaringan ikat menghubungkan tulang dengan otot (tendon)

Gejala Nyeri Sendi

Munculnya nyeri sendi biasanya merupakan gejala dari penyakit tertentu. beberapa gejala lainnya yang sedang dikeluhkan adalah:

- Sendi terasa hangat dan kaku

- Gerakan sendi berkurang atau terbatas’

- Sendi berwarna kemerahan, terlihat bengkak serta sakit apabila disentuh

- Sendi sulit digerakkan

Penangan Mandiri Saat Mengalami Nyeri Sendi

Nyeri sendi yang masih tergolong ringan bisa ditangani di rumah dengan beberapa cara berikut ini:

- Mengompres bagian sendi yang bengkak menggunakan kompres es selama 15-20 menit. Lakukan beberapa kali dalam sehari

- Istirahat dengan cukup

- Menggunakan obat pereda nyeri, seperti paracetamol

- Menghindari aktivitas fisik maupun gerakan yang melibatkan sendi yang sedang nyeri

- Merendam sendi yang nyeri di air hangat atau bisa juga dengan mandi air hangat

- Menurunkan berat badan jika memiliki berat badan berlebih atau obesitas

 

Kapan Harus Ke Dokter?

Seperti yang diketahui jika gejala nyeri sendi tidak bisa diremehkan apabila mengalami gejala-gejala di atas, terutama jika nyeri tidak membaik selama dua minggu. Segera bawa ke IGD apabila mengalami nyeri sendi disertai dengan beberapa gejala berikut ini:

- Anggota gerak yang ada di sekitar sendi yang nyeri tidak bisa digerakkan

- Demam

- Sendi berubah bentuk

- Berat badan turun drastis

- Berkeringat banyak di malam hari

- Sendi membengkak dengan cepat

- Nyeri sendi semakin berat hingga tidak bisa tertahankan

Itulah informasi tentang nyeri sendi, mulai dari penyebab hingga cara pengobatannya. Diharapkan, dengan memahami informasi seputar nyeri sendi, Anda bisa lebih mewaspadai kondisi ini. Dengan begitu, Anda bisa mencegah agar tidak sampai terkena kondisi nyeri sendi.

You May Also Like

0 komentar