Efek Vaksin Sinovak Tahap Awal untuk Anak-Anak

by - January 17, 2022

 

Kemarin saya sudah cerita tentang persiapan vaksin Covid 19 untuk Abang Pendar (7 tahun), yang alhamdullilah berjalan lancar. Walau pun sempat terkendala karena kondisi sakit flu  selama lima hari, lalu saya yang sempat meragu, pokoknya nano-nano deh, hehehe. Baca lengkap ceritanya bisa di sini.


Lalu bagaimana efeknya setelah divaksin Covid 19 tahap awal?

Abang Pendar mendapat Vaksin Covid 19 yang Sinovak, sama seperti saya, ayahnya, dan kedua kakak Pendar. Kami sekeluarga mendapat vaksin jenis Sinovak, untuk mengetahui cerita efek vaksin Sinovak pada saya bisa dibaca di sini ya. Sementara untuk kedua kakak Pendar vaksin Sinovak tidak memberikan efek apa-apa deh.

Karena Mba Lintang dan Mas Pijar pasca divaksin tidak merasakan apa-apa, katanya. Mungkin sedikit pegal-pegal di lengan ya, tapi karena anak-anak remaja jadi tidak begitu dirasakan sekali. Walau kami semua divaksin Sinoval tidak memberikan efek yang menakutkan, tapi ketika Abang Pendar yang divaksin perasaan saya agak gimana gitu.

Makanya selesai divaksin saya pantau, saya tanya ini-itu, apa yang dirasakannya begitu dia sampai rumah. Sebab saya tidak mengantar Abang Pendar vaksin ke puskesmas, jadi begitu sampai rumah langsung saya tanya-tanya. Padahal anaknya sih terlihat ceria aja.


Efek Pasca divaksin Sinovak untuk Anak Usia 7 Tahun

Saya periksa bekas suntikan vaksinya tidak bengkak dan tidak hangat,biasanya saja. Tapi kata Abang Pendar dia merasa agak sedikit pusing, karena pengaruh rasa cemas takut disuntik, hehehe. Rasa pusingnya hilang setelah saya suruh istirahat, makan, hanya di dalam rumah saja. Setelah pusing dia juga mengeluh bekas suntikannya agak pegal.



Dua keluhan itu saja sih, yang dirasakannya. Tapi saya masih menunggu sampai esok hari, baru lega kalau sampai besok semua baik-baik saja. Makanya saya sangat berterima kasih kepada wali kelasnya yang mengijinkan Abang untuk libur satu hari setelah vaksin, agar bisa istirahat. Mungkin sekalian melihat perkembangan kondisinya.

Meski di dalam rumah saja, tetap Abang Pendar tidak bisa diam. Bukan tidur siang, justru main sama adiknya. Sampai capek bibir saya ngomel supaya dia istirahat, tetap saja tidak bisa diam. Padahal kan sempat mengeluh pusing plus lengan juga pegal. Tapi jujur sih, polahnya yang biasa saja membuat saya lega, berarti tidak ada hal yang dikhawatirkan.

Malam pun berlalu dengan baik-baik saja, keesokan harinya Abang Pendar bangun dalam kondisi segar bugar. Tidak ada keluhan apa pun efek pasca vaksin Sinovak, Alhamdulilah, saya senang sekali dan lega kondisi pandemi ini kami sekeluarga (kecuali Binar yang masih usia 3 tahun, sudah divaksin)

Untuk saya, suami, dan kedua kakak Pendar akan menuju vaksin booster, sementara Abang Pendar dijadwalkan vaksin kedua awal Februari, semoga semua dilancarkan tanpa efek yang menganggu ya, aamiin. Ayo, kalian semua jangan sampai tidak vaksin Covid 19 ya, bila memiliki keluhan kesehatan seperti darah tinggi, diabetes, dan penyakit bawaan lainnya bisa konsultasi dokter dulu. So, tetap prokes, dan jaga asupan ya. Bismillah, semoga Indonesia segera bebas dari pandemi Covid 19, Aamiin.

You May Also Like

1 komentar

  1. Wahh Pendar udah divaksin yaa, Mba? Anakku belum nih. Berbeda dengan saya dan suami, entah mengapa saya rada was-was dengan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini

    ReplyDelete