KESEHATAN

PARENTING

REVIEW

Efek Vaksin Sinovac Tahap Dua

by - September 15, 2021

 

Setelah divaksin Sinovac tahap satu bersama suami di Transmart Cilandak, seperti yang saya ditulis disini : Vaksin Sinovac Tahap Satu. Maka saya dan suami mendapat jadwal vaksin ke dua Sinovac minimal tanggal 4 September 2021, jadi sekitar 28 hari setelah divaksin tahap pertama. Meski minimal 28 hari, jika sampai terlewat jangan terlalu lama.



Sebab dikhawatirkan jika jedanya terlalu lama, fungsi vaksin tahap satu tidak maksimal lagi. Jadi deh saya bersama suami cari info lokasi yang terjangkau dan terdapat vaksin Sinovac tahap dua. Ternyata saat ini lebih banyak memberikan vaksin merek lain, seperti Astra, Pfizer, sampai menjelang bulan September saya belum mendapat info lokasi yang bisa vaksin Sinovac tahap dua.

Khawatir Efek Vaksin Sinovac Tahap Dua

Lucunya saya sempat takut untuk vaksin Sinovac tahap dua ini karena banyak cerita teman-teman di media sosial, dan juga teman dekat saya yang cerita efek vaksin Sinovac tahap dua membuat tidak enak badan sampai 3 hari, aduh! Ada juga yang demam seharian, ada yang merasa pegal di bekas suntikan dalam beberapa hari.

Ngeri-ngeri sedap dong, karena siapa yang bisa ngurus anak-anak, daring anak-anak, kalau saya dan suami mengalami tidak enak badan sampai tiga hari, misalnya. Karena cerita teman saya, sampai benar-benar maunya rebahan saja pasca vaksin Sinovac tahap dua itu, dan ini yang cerita tidak hanya satu dua, tapi banyak. Jadi mau nggak mau, saya worried juga kan, hehehe.

Tapi melihat dua remaja saya, yakni Lintang dan Pijar biasa saja pasca vaksin Sinovac tahap dua, saya pun mulai yakin. Meski ada teman yang bilang, mungkin karena anak remaja lebih kuat fisiknya. Jiyah, bikin kendor lagi kan, tapi sebenarnya tidak, karena anak teman yang remaja juga ada yang demam pasca vaksin Sinovac.

Jadi keputusan saya sebelum hari H vaksin nih, harus menjaga kesehatan tubuh dengan mengasup makanan sehat, tidur lebih awal, dan olahraga. Setidaknya saya tidak berani jika vaksin Sinovac kedua ini dalam kondisi masuk angin seperti saat vaksin Sinovac tahap satu.

Vaksin Sinovac Tahap Dua Berjalan Lancar

Alhamdullilah, setelah tanya sana-sini, browsing, akhirnya tanggal 6 September dapat vaksin Sinovac gratis di SMP 12 Jakarta Selatan, tepatnya di sekitar Blok-M. Tidak terlalu jauh sih, karena saya besar dan lahir di sekitar Ampera Kemang, jadi sudah biasa dan familiar dengan area sana.

Karena hanya melayani vaksin Sinovac tahap dua, dan vaksin Astra, pesertanya tidak banyak, sangat nyaman. Jadi setelah memberikan selembaran form pendaftaran secara online yang sudah saya print, selanjutnya menunggu panggilan berdasarkan nomor untuk masuk ke ruangan pemeriksaan, konfirmasi data, dan vaksinasi. Proses menunggu nomor dipanggil ini tidak sampai tiga puluh menit.

Sedikit Ricuh

Setelah pemeriksaan mulai dari tekanan darah, pertanyaan riwayat sakit, penggunaan obat, dan lain-lain. Saya dan suami dinyatakan bisa divaksin, lalu menuju meja konfirmasi data. Di meja ini petugasnya sempat ngegas, hehehe. Mungkin karena capek kali ya, dan tidak seperti di Transmart Cilandak, peserta vaksin diatur petugas berbeda sehingga bagian konfimasi data hanya fokus memeriksa data saja.

Sementara di SMP 12 ini petugas sambil memeriksa data memberikan instruksi agar peserta maju sesuai dengan urutan berdasarkan yang lebih dulu duduk  di barisan konfirmasi data, dan agar tidak menumpuk jika kursi di depan kosong (kursi untuk dilayani konfirmasi data di depan petugas) peserta harus langsung maju.

Saya lihat ada peserta yang sedikit meleng, sehingga ada kursi yang kosong di depan petugas, langsung oleh petugas konfirmasi data diteriakin untuk maju. Kebetulan saya sudah maju, dan kursi di samping saya yang dihandle petugas konfirmasi data lainnya kosong, sementara suami saya masih duduk diam saja di barisan menunggu.

Maka spontan saya panggil agar maju, tapi suami tampaknya tidak ngeh. Saya memberi kode dengan tangan sambil memintanya maju. Entah mengapa petugas di bagian yang kursinya kosong tersebut langsung sewot dan marah-marah agar saya sabar, panjang sekali ceramahnya sampai saya bingung: Lo ngapa dah? (hahaha)

Tapi, sudah lah saya hanya melirik sekilas dan memberi kode ke suami agar jangan meleng, karena antrian biar tidak mengular. Bangku yang kosong terisi, dan  bangku di belakangnya ganti di isi pengantri lain. Sebab tidak ada petugas bagian ngatur peserta, kan kasian petugas konfirmasi data jika sudah pusing mengurus data, harus teriak-teriak pada peserta yang meleng.

Vaksinasi Sinovac Tahap Dua Tidak Sakit





Alhamdullilah, petugas konfirmasi data yang menangani saya  baik dan tidak sewotan kayak sebelah. Selesai konfirmasi data saya lanjut ke bagian vaksinasi, dokternya lembut banget dan sabar. Jika saat vaksinasi tahap pertama saya lebay karena takut jarum suntik,  entah kenapa kali ini santai saja. Hingga vaksinasi tahap dua pun berjalan lancar, tanpa rasa sakit. Ini dokter kayaknya jago suntik deh, hehehe.

Bahkan sangking lancarnya, saya lupa kalau habis vaksinasi harus diam di tempat minimal 15 menit untuk observasi. Saya dan suami malah langsung pulang untuk mampir sebentar foto di area situ, karena kangen jaman-jaman dulu saat tinggal di Ampera, lalu mencarikan soto Betawi buat  bapak saya, dan mampir ke rumah orangtua hingga sore.




Pulangnya nyuci ngucek satu bak karena memang setiap habis pergi ritual saya mencuci semua pakaian, perlengkapan kami di luar untuk mencegah paparan Virus Covid 19. Sampai ada teman yang mengingatkan agar saya banyak istirahat dulu karena khawatir efeknya. Alhamdullilah, ternyata tidak ada efek-efek apa-apa, hanya suami cerita rasanya lebih pegal dari vaksin Sinovac tahap satu. Itu saja.

Yuk, yang belum vaksin jangan tunda-tunda. Ini bukan hanya untuk kepentingan kalian secara personal, tapi juga untuk semua masyarakat Indonesia agar tercipta herd immunity. Kebijakan kalian untuk ikut vaksin adalah bagian dari moral bangsa yang ikut bertanggungjawab kepada sekeliling kita.

You May Also Like

35 komentar

  1. kalau saya pakai AZ ngantuk Kak, bukan hanya saya adik saya juga ngantuk banget

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah,
    Tidak ada efek setelah vaksin yang membuat badan menjadi tidak nyaman yaa.. Semoga sehat-sehat selalu, kak Eni dan keluarga.

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah kalau efeknya ga berat. Adikku sempet demam abis vaksin sinovac. Kalau anakku agak mual abis vaksin pfizer

    ReplyDelete
  4. BIsa jadi petugasnya lelah ya mba karena kan memang pemerintah menargetnya agar sebanyak mungkin warga untuk segera divaksin. Semoga Indonesia bisa terbebas dari pandemi segera ya mba

    ReplyDelete
  5. insya alloh tanggal 28 september aku vaksin tahap dua, alhamdulillah yang tahap satu pun ga ada efek apa2 pakai sinovac

    ReplyDelete
  6. alhamdulillah mba, paksu jg gitu sih gak ada gejala apapun cuma lebih capek aja. tidur sebentar ilang katanya

    ReplyDelete
  7. Mungkin masing2 orang beda kali ya, Mba. Beberapa teman dapat efek meriang. Sementara Mba Eni ga ya.

    ReplyDelete
  8. Bersyukur sekali, kak..
    Vaksin kedua berjalan lancar. Dan aku baru tahu nih..kalau putra kak Eni ada yang sudah bisa di vaksin. Rasanya anak remaja memang relatif lebih kuat yaa..
    Alhamdulillah, wa syukurillah.

    ReplyDelete
  9. Vaksin sinovac aku yg kedua gak ada efek samping apa, cuma tangan aja yg terasa pegal

    ReplyDelete
  10. Tetap ya emak harus prepare tugas rumah tangga beres, padahal harus jaga stamina. Semoga kita semua bebas total Covid ya segera

    ReplyDelete
  11. Mantaap alhamdulillah dah lengkap ya mba. Aku juga udah lengkap pakai AZ hehehe. Alhamdulillah

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah udah komplit ya, Mbak. Mudah-mudahan aja semakin banyak yang bisa divaksin. Biar pandemi lekas berlalu. Aamiin Allahumma aamiin. Efek vaksin memang beda-beda. Saya ngantuk banget yang vaksin kedua :D

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah aku pun sudah lengkap vaksin Mba. Efek sampingnya juga ngga terlalu gimana-gimana, alhamdulillah lancar.

    ReplyDelete
  14. Alhamdulillah ya Mbak, udah terlewati tahap satu dan duanya.
    Saya masih semingguan lagi nih menuju tahap dua, InsyaAllah jadwalnya tgl 30 besok. Semoga lancar dan gak ada efek juga deh, kalau kemarin tahap 1 itu bawaannya ngantukan mulu, hihihih.
    Moga sih ini nanti gak pake demam, bocils ini lengket ke emaknya soalnya. Hihihih.
    Sehat-sehat ya Mbak ;)

    ReplyDelete
  15. Waahhh deg-degan juga nih Mba, jadwal vaksin kedua Oktober nanti, yang pertama malu-maluin, udah tau ga sakit, tapi menjelang kedua kok ya mulai lagi panik��

    Kalau efeknya saya yang pertama kemaren 2 harian tepar, hari ketiga udah mendingan.
    Gejalanya tuh kek mau kena Covid-19, agak parno jadinya ��

    ReplyDelete
  16. Alhamdulillaah mamamh ENih udah komplit vaksinnya udah 2x nih. Aku juga udah kelar, vaksin sinovac kedua itu 5 Agustus lalu. Iya ya, beda lokasi kadang beda juga gaya dan pembawaan nakesnya hahaha...yang ngegas ada, harap maklum mungkin ia lelah. Aku waktu di Cbbis asik2 nakesnya malah pake selfie segala wkwkwkwkwk :D

    ReplyDelete
  17. Alhamdulillah ya akhirnya lancar juga.
    Di tempat saya maklum di kampung, ada jatah vaksin buat orang prioritas dulu, terus lanjut mereka yg mau ada urusan, seperti para penerima bantuan langsung tunai, dan sejenisnya. Jadi masih ngantri terus secara kuota di desa paling banyak untuk 250 orang setiap minggunya

    ReplyDelete
  18. Yeay, alhamdulillah ya Mak Eni, salah satu ikhtiar untuk menjaga kesehatan..
    Pengalaman tiap orang emang beda2 sesuai dengan kondisi tubuhya masing2, alhamdulillah dulu pun ku aman2 aja ga merasakan meriang, pegal dll tahap 1dan 2 nya, cuma ngantuk aja dan laper 3 harian.
    Ini lagi nyiapin diri buat vaksin 3 selasa depan.

    ReplyDelete
  19. Alhamdulillah ayah bundaku pas vaksin sinovac satu dan dua juga enggak ada masalah berarti.

    ReplyDelete
  20. Alhamdulillah kekhawatirannya gak sampai kejadian ya mbak. MEskipun ada yg sewot tapi lancar vaksin keduanya & udah komplit

    ReplyDelete
  21. Aku baru vaksin 1 nih. Alhamdulillah efeknya cuma pegel di bgn bekas suntikan, sisanya ngantuk pake banget & agak sering lapar. Tp hanya sehari sih. Kalo yg pegel itu agak lama, sampe 2 hari. Ya lanjut bulan depan deh nih u.yg kedua

    ReplyDelete
  22. Alhamdulillah udah completed vaksinnya ya Mba
    Semogaaa selalu sehat wal afiat
    anak2 juga sehaaattt dan bahagia semua ya

    ReplyDelete
  23. Efek vaksin emang individual banget sifatnya. Jadi emang gak bisa dipukul rata. Yang penting sekarang udah komplit ya mak, vaksin nya. Semoga jadi bisa lebih tenang saat harus aktifitas di luar rumah.

    ReplyDelete
  24. Alhamdulillah, bubi, abis divaksin, malah ngucek seember haha, strong women emang. Btw alhamdulillah gak ada efek di vaksin dos 2 juga yaa. Kalau saya, sempat memar dibagian bekas suntikan. tapi gak lama sih, abis itu hilang sendiri.

    ReplyDelete
  25. Yeay, Alhamdulillah udah komplit ya mbak vaksinnya. Aku tinggal satu lagi ni. Efek setelah vaksin tiap orang berbeda ya mbak. Sehat- sehat selalu ya mbak

    ReplyDelete
  26. Suka iri deh baca cerita teman-teman saat vaksin. Saya di Solo belum kebagian vaksin nih, Mak.. Karena untuk peserta umum, jumlah vaksinnya sangat terbatas. Tiap daftar online saya ngga pernah kebagian, huhuhu...

    ReplyDelete
  27. Berdasarkan cerita banyak orang ini memang bikin gemeter duluan.
    Alhamdulillah denga persiapan yang matang (niat yang kuat), in syaa Allah sehat selalu yaa, kak Eni.

    ReplyDelete
  28. Aku juga sudah vaksin lengkap nih, mbak. Tapi pakai moderna dan efeknya pasca vaksin haduuuhhh bikin ngilu seluruh badan. Keluargaku yg lain kebetulan dapat sinovac dan katanya emang efeknya nggak terlalu kerasa ya.

    ReplyDelete
  29. Sebenarnya gk akan Ada efek samping apapun dih mba klo vaksin... Asalkan kondisi tubuh Kita beneran git dn Sehat Dan saat screening bicara jujur

    ReplyDelete
  30. Kalau saya menggunakan vaksin Astra Zeneca (AZ) Mbak En. Soalnya memang itu yang tersedia di perumahan tempat kami tinggal. Oktober nanti baru dapat dosis kedua. Yang AZ ini rata-rata teman saya deman, lemas, dan bawaannya pengen tiduran terus.

    ReplyDelete
  31. alhamdulilah ga ada efeknya ya mba, aku baru vaksin pertama astra nanti november baru dosis keduanya

    ReplyDelete
  32. Nah iya bener tuh gara-gara cerita dari mereka yang udah duluan vaksin, kita yang belakangan ikutan mikir dengan efeknya ya mbak. Alhamdulillah ternyata nggak ada efek samping yang gimana gitu. Aku juga sama suami biasa aja abis vaksin.

    ReplyDelete
  33. Alhamdulillah ga ada efek apa2 ya Mbak. Berarti memang tergantung kondisi tubuh masing2.
    Kalau yg AZ itu justru yg sering aku denger suka banyak efeknya hehe.

    ReplyDelete
  34. Alhamdulillah sudah tuntas ya, Mbak. saya juga dapatnya Sinovac dan alamdulillah gak ada efek aneh2. Semoga vaksin covid segera tuntas di seluruh negeri ini.

    ReplyDelete
  35. Kalau aku dapat AZ Mbak, tahap 2nya masih bulan depan. Suami yg dapat Sinovac dan 2 kali dia gpp selain nafsu makannya nambah

    ReplyDelete