Mengapa Anak GTM? ~ Duniaeni

Monday

Mengapa Anak GTM?


Hampir Setiap Anak Mengalami Tahap GTM


Setiap ibu pasti akan uring-uringan atau bahkan stres bila si kecil mengalami susah makan atau ngetrend disebut GTM (Gerakan Tutup Mulut). Stres yang tidak main-main loh, sampai jadi emosi dan kadang si kecil bisa jadi sasaran. Hal ini nyata saya lihat sendiri, dulu saya memiliki tetangga yang mencubit pipi si kecil karena mengalami GTM parah. Mencubit  hingga meninggalkan jejak kebiruan.

Mungkin kita akan melihat sebagai tindakan kejam, tetapi ketika kita terlibat langsung sebagai ibu yang mengalami anak GTM, tidak dipungkiri memang jadi emosional dan mudah  stres. Terutama kalau ibu dalam kondisi sibuk, tekanan dalam keadaan hamil lagi, mendengar omongan orang si kecil kurus, dan sebagainya.

Saya sendiri saat mengalami anak GTM, terutama si Pijar, anak kedua saya. Pijar  mengalami masa GTM yang panjang dan parah sampai bobot tubuhnya turun dratis. Anak saya lainnya usia 1-2 tahun masih gembul, tapi Pijar kurus, lebih besar kepala dari pada badan, padahal ketika dia belum 1 tahun tubuhnya gembul dan lucu sekali. Asli, saat itu saya sedih bercampur stres.

Pernah saat menyuapi dengan menggendongnya agar mau makan, sudah habis setengah mangkuk kecil dimuntahkan. Saat itu saya menggendongnya sambil nangis, sedih banget. Apalagi melihat badannya tidak sebagus kakaknya, sehingga efek dari GTM ini mudah sekali kena batuk. Pernah sampai diduga flek, Alhamdullilah ternyata bukan.

Sebagai ibu yang baru memiliki dua anak, jaman tidak semaju sekarang bisa sharing di group-group medsos atau browsing dengan informasi lengkap dari blog-blog ibu  rumah tangga atau ahlinya. Dulu hanya bisa diskusi dengan tetangga yang rata-rata justru memojokkan dengan kata-kata "Pijar kurus banget sih, kepala aja yang gede' dan sebagainya.

Diskusi dengan ibu juga kadang tidak banyak membantu, karena mengajurkan makanan-makanan gurih siap saji yang memang pasti bakal disukai anak, anak kenyang tetapi kandungan nustrisinya buruk. Asal gemuk sesunguhnya ada bagian tubuh yang terancam tidak sehat. Sebab, perasa, pengawet dalam makanan tersebut untuk anak-anak batita-balita masih sangat riskan sekali.

Anak ke empat, Pendar, juga mengalami tahap GTM tetapi Alhamdullilah tidak lama. Karena lahirnya Pendar dunia gital sudah semakin ngehits. Kalau dulu hanya mengandalkan diskusi dunia nyata, majalah, kini medsos, dan sejenisnya banyak membantu, juga pengalaman dari usia dan pernikahan tentunya, hehehe.


Mengapa Anak GTM?


Begitu Pendar mengalami GTM pada tahap masih MPASI, saya langsung mencari sumber penyebabkanya, mengapa si kecil ini sampai menolak MPASI padahal aslinya begitu lahap sekali. Kalau dulu saya stres sampai nangis-nangis, maksa sampai menjejali anak dengan makanannya, uring-uringan. Maka ketika menghadapi Pendar saya selain mencari tahu penyebab dia GTM, saya mengikuti ritme makannya dengan jeda waktu dan tetap bervariasi dalam MPASI.

Ternyata ada beberapa penyebab anak GTM:
  •  Dalam masa tumbuh gigi sehingga kondisi gerahamnya tidak nyaman
  • Ada sariawan atau jamur di lidah, selain sakit, rasa makanan jadi tidak seenak rasa aslinya
  • Trauma rasa yang tidak disukai, untuk itu ibu harus perhatikan kapan si  kecil menjadi GTM
  • Trauma efek dari kegiatana makan, seperti terkesak sendoknya sehingga bagian mulutnya luka, tersendak, atau hal lain yang menyebabkan kegiatan makannya terjadi insiden.
  • Bosan dengan rasa MPASI, untuk itu ibu harus jago bervariasi. Gunakan bahan-bahan alami agar MPASI terasa manis dan gurih. Untuk itu bisa lihar resep MPASI Pendar berikut ini: MPASI 4 BINTANG
  • Kegiatan makan yang terasa membosannkan
  • Tidak enak badan atau ada sesuatu dengan pencernaannya sehingga perutnya tidak nyaman

Setelah mengetahui penyebab GTM, lakukan solusinya ya, Bu. Saat anak GTM tetap semangat, Anda tidak sendirian, banyak ibu yang  mengalami. Juga perlu dicatat, jangan tergoda makanan tidak sehat untuk si kecil. Tetap semangat MPASI HOME MADE meski si kecil GTM.

Cerita saya tentang si kecil GTM dan cara mengatasinya bisa di baca di: Bayi GTM Bukan Alasan Untuk Menyerah MPASI Homemade


7 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  7. GTM itu bikin orantua stres juga

    ReplyDelete

CATEGORIES

>

Merayakan Kebahagiaan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Awal Menjadi Ibu Rumah Tangga : Terpuruk oleh rutinitas Ketika remaja saya bercita-cita menjadi wanita karir, sama sekali tidak b...

Cari Artikel

Instagram

Twitter

Follow Me

Powered by Blogger.