>

Mebo Salep Luka Bakar Terpercaya

By duniaeni.com - May 13, 2018


Pernah melihat atau mungkin justru mengalami sendiri terluka karena terkena setrikaan saat menggosok pakaian, terkena knalpot yang masih panas, terkena minyak panas, air panas?

Peristiwa luka bakar di Masyarakat


Pic by Mebo

Saya sendiri pernah mengalami, Alhamdullilah masih dalam tahap luka bakar ringan yang tidak menimbulkan kerusakan kulit permanen. Waktu itu terkena knalpot saat keluar dari parkiran motor, Masyaallah panas sekali sampai sepanjang perjalanan jadi tidak nyaman. Padahal hanya menimbulkan memar merah dan karena situasi di jalan, saya hanya bisa mengguyur bekas knalpot itu dengan air kran yang mengalir.

Selain knalpot panas, pernah juga terkena setrikaan panas saat menggosok pakaian. Langsung merah dan melepuh, sehabis terkena hanya saya oleskan body lotion, pokoknya yang penting membuat kulit nyaman dan tidak panas. Efeknya? Saya lupa sudah berapa tahun kejadian itu, tetapi luka bekas setrikaan panas itu hingga kini masih meninggalkan jejak hitam kecil.

Kejadian luka  bakar yang cukup membuat saya ngeri justru terjadi pada ibu, ketika itu saya masih remaja. Kaki ibu tersiram air panas hingg bagian betis, karena panik dan hanya ada body lotion, kami langsung mengoleskannya ke bagian kulit kaki ibu yang tersiram air panas. Setelah itu baru ke dokter, ibu diberi salep luka bakar dan obat yang harus diasup karena luka bakar yang ibu alami cukup parah.
Sepanjang malam ibu merintih kesakitan, kakinya memang tidak melepuh karena langsung bisa ditangani dokter. Tetapi kulit kaki ibu yang terkena air panas merah matang bagai daging direbus.

Setiap hari kami rajin mengoles salep  ke luka bakar ibu hingga perlahan kulit yang merah matang, berganti warna menjadi hitam, mengering dan mengelupas. Hingga kemudian meninggalkan jejak atau bekas luka seperti bintik-bintik putih. Dulu ibu sempat agak pincang jalannya, Alhamdullilah, sudah normal kembali.

Luka bakar memang sering terjadi di masyarakat, bahkan menurut penelitian kasus luka bakar banyak terjadi pada anak di bawah usia 5 tahun rata-rata terjadi di rumah tangga. Menurut saya ditambah kaum ibu-ibu yang memang retan sekali ya, karena kegiatan ibu-ibu rumah tangga ini 50% berkutat di dapur berurusan dengan api, air panas, minyak panas. Mungkin bisa dikatakan hampir semua ibu rumah tangga pernah mengalami peristiwa luka bakar ringan di dapur.

Dan, ada fenomena di masyarakat dalam mengobati luka bakar. Ada yang menggunakan kopi, odol, minyak goreng, mentega, entah dari mana ilmunya untuk menggunakan obat-obatan dengan media tersebut. Sehingga kadang justru terjadi efek yang tidak terduga, seperti cacat kulit permanen, kerusakan kulit yang seharusnya ringan jadi agak berat, dan sebagainya.

Berdasarkan fenomena itu maka Combiphar dan PERAPI (Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Indonesia melaksanakan seminar sekaligus workshop penangan luka bakar yang diikuti lebih dari 200 orang dokter dan perawat di wilayah Manado, Sulawesi Utara, tangggal 12 Mei 2018 kemarin.



Combiphar dan PERAPI bekerjasama dalam seminar&workshop penanganan luka bakar

12 Mei 2018




Menghadirkan para narasumber:

  • Senior GM Marketing Women's Health and Active Day Care Combiphar Ni Ketut Sukariwi
  • Senior GM Corporate Commucations and Community development Dewinta Hutagaol
  • Sekretaris Jenderal PERAPI dr Donna Savitri, SpBP -RE
  • dr Mendy H Oley, SpBP-RE dari Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulango Manado

Kerjasama ini menurut VP Customer Healthcare&Wellness and Intenational Operations Comphibar Weitarsa Hendrato merupakan cara efektif untuk memperluas pemahaman tentang penanganan luka bakar dan pemilihan obat yang tepat. Karena dalam acara ini direcomend salep luka bakar pilihan PERAPI, yakni Mebo.

"Kami sangat bersyukur kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan baik. Ini adalah wujud nyata kami dalam championing a healthy tomorrow dengan memberikan edukasi  dan   memperluas jangkauan informasi terutama bagi para tenaga medis sebagai garda terdepan healthcare professional dalam memberikan penanganan yang tepat terhadap pasien darurat luka bakar. Kami yakin informasi  ini juga akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya di wilayah Manado," kata Weitarsa.
Acara seminar dan workshop ini sebenarnya sudah pernah juga dilaksanakan di Kupang pada tanggal 28 April 2018 dengan total peserta 86 orang, dan kini dihadiri 200 orang. Berarti mengalami kemajuan yang cukup pesat dalam jumlah peserta, semoga dengan semakin banyak jumlah peserta akan semakin banyak masyarakat yang menerima infonya.




Diharapkan dengan adanya kegiatan ini penanganan luka bakar menjadi lebih tepat dan benar sehingga membantu penyembuhan luka yang optimal dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Memang diperlukan adanya tenaga medis yang handal dan obat yang handal juga, seperti dikatakan oleh Sekretaris Jenderal PERAPI dr Donna Savitri, SpBP -RE:

"Kasus luka bakar menjadi wewenang dan kompetensi dokter bedah plastik. Namun hal ini belum sejalan dengan kondisi di lapangan dimana keberadaan dokter bedah plastik dan luka bakar terutama di daerah prifer (terpencil) Indonesia masih sangat minim. Umumnya di daerah perifer kasus luka bakar akan ditangani oleh dokter umum terlebih dahulu untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit yang memiliki unit luka bakar atau kita yang memiliki dokter bedah plastik."
Luka bakar ini tidak main-main loh, seperti saya ulas di atas memang banyak dialami masyarakat. Data riset kesehatan dasar Kementerian Kesehatan tahun 2013 mencatat, luka bakar menepati urutan keenam penyebab cedera tidak disengaja. Sementara Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat luka bakar menyebabkan sekitar 195.000 jiwa meninggal di Indonesia setiap tahun.

Riset Kementerian Kesehatan juga menekankan anak-anak usia 1-4 tahun menjadi kelompok umur yang paling rentan terkena luka bakar dengan tingkat prevalensi sampai 1.5 persen. Fakta yang diperkuat dengan data riset epidemiologi sejumlah dokter di RSCM Jakarta tahun 2013-2015 dimana 108 pasien luka bakar adalah anak-anak berusia 1-4 tahun.

Saya jadi ingat waktu kecil adik bungsu kakinya terkena tetesan plastik dibakar sehingga menimbulkan luka bakar yang mengoreng karena tidak ditangani dengan baik, lalu anak tetangga bulu matanya hingga rambut terbakar.  Alhamdullilah, tidak mengalami luka bakar yang berarti karena segera memperoleh pertolongan. Anak-anak ini riskan terkena luka bakar, sebab mereka belum paham bahaya api, dan kadang diluar pengawasan orang dewasa.

Mebo saleb luka bakar recomend para dokter di Indonesia



Karena fakta berdasarkan riset mengenai luka bakar tesebut, Senior GM Marketing Women's Health and Active Day Care Combiphar Ni Ketut Sukariwi mengatakan, Combiphar melalui produk Mebo yang telah dipercaya oleh dokter di Indonesia sejak tahun 2006 untuk penanganan luka bakar mempunyai misi untuk mengedukasi masyarakat khususnya para ibu. Mengapa para ibu?

Sudah diulas pada awal artikel bahwa ibu adalah sosok yang paling rentan terkena luka bakar serta sosok paling dekat dengan anak-anak saat di rumah, sementara kecelakaan luka bakar banyak terjadi pada anak-anak di rumah tangga. Maka melalui ibu sangat perlu sekali ditingkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai pertolongan pertama luka bakar di rumah.

Tidak semua keluarga bisa segera ke dokter sehingga ketika terjadi kecelakaan luka bakar bisa cepat ditangani. Jalan terbaik adalah stock obat luka bakar di rumah sehingga ketika terjadi kecelakaan luka bakar yang tidak terduga, korban mendapat pertolongan pertama yang tepat.

Mengapa para dokter di Indonesia merecomend Mebo?
Mebo adalah salep luka bakar yang memiliki aroma minyak wijen dan mengandung bahan alami tanpa antibiotik kimia. Mebo dapat menyembuhkan dan meminimalisir luka bakar ringan dan luka bakar berat.

Bagi yang pernah mengalami luka bakar ringan atau berat, pasti merasakan area luka bakar terasa panas dan sakit cenut-cenut yang lama. Mebo ointment dapat meredakan nyeri tersebut, dan menyerap rasa panas pada area luka. Pemulihan jaringan kulit pun jadi cepat sembuh karena Mebo ointment membuat luka menjadi moist/lembab, sehingga meminimalkan potensi terjadinya bekas luka. Seandainya dulu luka bekas setrikaan di kaki saya diberi Mebo, pasti tidak akan ada bekasnya.

Kandungan alami pada Mebo




Mebo dibilang memiliki kandungan alami karena Mebo mengandung 3 bahan herbal yaitu Phellodendri chinensis Coptidis rhizome, Scutellarie radix,  yang  menjadi anti radang dan membantu regenerasi sel atau pertumbuhan jaringan baru. Sehingga kulit yang luka akan lekas pulih.




Minyak Wijen dan Besswax akan memberikan kelembaban atau moist pada area luka, juga menyerap panas sehingga selain kulit jadi nyaman, juga mengurangi tingkat keparahan pada luka bakar. Minyak wijen juga mengandung B-sitosterol, lipid, vitamin E dan vitamin K.



Dosis&cara pemakaian Mebo
Dosis: Tiap 20 gram salep Mebo mengandung coptidis rhizoma, phellodendri cortex, scutellariae radix, sesame oil, beeswax.

Cara pemakaian
Mebo adalah salep luka bakar untuk pemakaian luar saja. Aplikasikan atau oleskan Mebo salep pada luka dengan ketebalan 1 mm (oles tipis) setiap 4-6 jam.

Pic by Mebo

Buat yang masih asing dengan Mebo, tidak perlu kawatir karena Mebo merupakan prodak unggulan dari Combiphar. Combiphar  didirikan sejak tahun 1971 sebagai perusahaan farmasi yang prodaknya pasti tidak asing lagi di telinga para ibu, seperti OBH Combi.

  • Share:

You Might Also Like

31 komentar

  1. Untung ada Mebo ya mba. Sangat membantu untuk jaga2 saat kena minyak panas

    ReplyDelete
  2. Butuh, nih! Apa lagi bahan-bahannya alami, lebih tenang daripada yang terlalu banyak kimianya :)

    ReplyDelete
  3. Baru tau ada salep lukabakar merk Meno ini. Harus stok di rumah ya buat jaga2 biar kalo ada luka bakar bisa cepat pulih.

    ReplyDelete
  4. harus sedia ini di kotak p3k. biar aman dan hati tentram. karena benarlah kata pepatah sedia payung sebelum hujan.

    ReplyDelete
  5. Kalau aku yg sring dulu tu kena setrik ahiks, pernah ada bekasnya memanjang agak lama sembuhnya, alhamdulillah skrng dah gak ada sih. Kudu sedia mebo emang yaaaaaaaaaa

    ReplyDelete
  6. aku baru tau ada saleb luka bakar merk ini mbak :3
    dulu aku kena knalpot lumayan juga panasnya, tp untung aja ilang bekasnya. btw ini bisa digunakan hanya untuk luka bakar yang baru aja ya?

    ReplyDelete
  7. Aku juga masih ada bekas luka bakar kena knalpot loh sampai sekarang, padahal udah 5 tahun lebih rasanya >.<

    Emang obat luka bakar seperti ini harus selalu sedia di manapun. Terutama seh di rumah ya

    ReplyDelete
  8. akunpaling sering kena minyak klonlg goreng mba dan iya penanganan ga tepat malah berbekas aku jg pada hitam

    ReplyDelete
  9. Kayaknya emak2 harus sedia Mebo dirumah. Kena setrika bs langsung dikasih ini ya mbak hehe

    ReplyDelete
  10. Memang luka bakar ringan sering terjadi

    ReplyDelete
  11. Sepertinya harus sedia Mebo di rumah. Buat jaga-jaga jika kesiram minyak, atau pas kena setrikaan.

    ReplyDelete
  12. Wah..ada salep baru, ntar aku beli ah..habisnya..kalo nyetrika duduk sering .. setrika panas jatuh ke kaki..#apacuma aku ya.. ampun deh..

    ReplyDelete
  13. Harus selalu waspada di rumah sama benda2 panas dan juga listrik, khususnya buat anak2.
    Kudu sedia mebo jg di rumah yo mbak.

    ReplyDelete
  14. Sahur tadi, baru aja kebingungan nih soalnya tangan tetiba kena minyak panas saat mau goreng ikan teri. Bingung pakai obat apa. Karena gak ada p3k di rumah. Besok² nyetok Mebo ah.

    ReplyDelete
  15. Kalo aku pernah kena muka, dulu mah gak pake mebo, malah pake obat antiseptik aja. Perih beud ya ampun luka bakar itu.

    ReplyDelete
  16. Mesti jaga2 obat Mebo untuk di rumah, buat pertolongan pertama ya mba

    ReplyDelete
  17. Aku kalau terkena luka bakar pernah menggunakan odol dan tepung terigu, ternyata ini bukannya mempercepat penyembuhan yaa. Jadi untuk pengobatan yang tepat dan tuntas harus sedia Mebo niy dirumah.

    ReplyDelete
  18. luka bakar memang mengerikan ya Mbak.. terjadinya gak sengaja, tapi dampaknya bahaya.. Alhamdulillah ada Mebo obat salep khusus buat penanganan luka bakar, jadi ga bingung lagi..

    ReplyDelete
  19. Obat luka bakar seperti ini kudu stok di rumah kali ya, Mbak. Aku inget anakku kena air milo panas, mukanya, mata, kening, pipinya.... Kusiram pke air biasa saja... Alhamdulillah nggak ada apa2, airnya sudah nggak seberapa oanas lagi. Tapi tetap aja panass dan agak memerah. Ampun, Trauma rasanya...

    ReplyDelete
  20. Jadi tenang sedia mebo di rumah.. at least kalo ada luka bakar tinggal oles

    ReplyDelete
  21. Dulu pas hamil Fadly aku pernah kecipratan minyak panas mbak...sayang belum aca Mebo, berbekas deh

    ReplyDelete
  22. jgn sampe dpt kenang2an dari minyak panas buat buibu kayanya wajib nih stok mebo

    ReplyDelete
  23. Kudu selalu sedia MEBO dirumah ya mak heuheuu dulu waktu kecil kena luka bakar malah pake odol.

    ReplyDelete
  24. Harganya berapa, Mbak? Soalnya aku paling takut kena minyak goreng. Ada trauma soalnya. Ini saja kelingkingku yg kanan baru sembuh dari kena minyak. Sedia ini aja ah, biar nggak was was.

    ReplyDelete
  25. Aku baru tau deh mba merk ini.

    Btw cocok nih produknya buat emak2 yang suka Kecipratan minyak panas saat masak.

    ReplyDelete
  26. maaf mau tanya mbaaa...disetiap pemakaian 4-6 jam sekali itu luka bakarnya harus di bersihkan terlebih dahulu dengan air infusan atau tdk?atau cukup di oles kembali saja?saya soalnya pernah baca..jk memakai mebo pada setiap penggunaan..salep mebo yg menempel sebelumnya 4-6 jam sekali harus di bersihkan terlebih dahulu baru di oles kembali dengan salep mebo..

    ReplyDelete
  27. Tgl. 21 des 2018 kmrn aku juga kena knalpot syukurnya pas ke kimia farma dekat rumah ada stocknya, disiram dulu pakai air dilap kmdn lsg kuolesi pakek mebo, krn aku punya anak kecil y kdg tersenggol mereka jdinya terkupas n skrg baru kering krn kemaren2 tu srg kena air, yg mau aku tanya jdi stlh pakai mebo apa y utk menghilangkan bekas luka kena knalpotnya?

    ReplyDelete