>

Bagaimana MengaturKeuangan Untuk Mewujudkan Impian Kita

By duniaeni.com - November 25, 2019


Saya yakin setiap orang pasti memiliki mimpi besar dalam hidupnya, tapi saya juga yakin tidak semua impian dapat terwujud sesuai dengan apa yang diimpikan. Karena berbagai hal sehingga mimpi tinggal mimpi, dan saya pernah mengalami. Salah satu impian saya dulu bisa keliling dunia. Tapi ternyata impian itu tidak terwujud hingga saat ini, sedih.



Lalu impian besar itu saya perkecil dengan impian bisa keliling Indonesia, tapi lagi-lagi belum terwujud hingga kini. Hanya beberapa daerah di Indonesia saja yang bisa saya kunjungi, selebihnya seperti Kalimantan, Irian Jaya, NTT, masih dalam impian. Entah, kapan bisa terwujud, terlebih transportasi semakin mahal, kebutuhan anak-anak semakin besar.

Dan, impian pun berganti, mungkin juga karena faktor usia. Kini impian terbesar saya ingin pergi haji bersama suami. Tapi bagaimana agar impian itu tidak sekedar impian, dapat terwujud sesuai keinginan?  Sebab lelah juga jika impian hanya sekedar impian seperti yang sudah-sudah. Apakah untuk mewujudkan impian perlu sebuah strategi, tidak sekedar rencana?

Yes, ternyata semua impian jika ingin terwujud dibutuhkan kemampuan untuk mengatur keuangan kita. Mimpi akan tetap menjadi mimpi jika kita hanya berangan-angan dalam mewujudkannya. Maka saya coba mengingat-ingat, apa yang sudah saya lakukan untuk mewujudkan impian-impian saya di atas?

Bekerja? Sudah pasti saya bekerja sejak belum menikah, bahkan bisa ke tempat-tempat di belahan Indonesia juga karena dulu saya bekerja dan memiliki waktu banyak  karena belum menikah. Menabung? Ehmmm, saya punya tabungan meski tidak banyak karena sebagian buat jalan-jalan, hehehe. Lalu mengapa impian saya sering tidak terwujud?

FUNancial #YangKamuMau

Tanggal 23 November 2019 kemarin bersama Komunitas ISB ( Indonesia Social Blogpreneur) saya menghadiri FUNancial Talkshow dengan tema Show Me The Money : Smart Financial Moves Achieve You Goals, di Dhonika Eatery, Cilandak -Jakarta Selatan. Rasanya seperti sebuah jawaban dari sekian banyak pertanyaan akan mimpi-mimpi saya. Tepatnya, bagaimana saya bisa mewujudkan mimpi saya.



Menghadirkan dua narasumber yang cukup saya kenal, karena kedunya tidak asing lagi di dunia sosial media, yakni:

Dipa Andika - Financial Planner and Co-Founder of Hahaha Corp
Riana Bismarak - Founder Belowcepek.com

Cukup mumpuni dua pembicara ini untuk membahas Smart Financial Moves Achieve You Goals, karena Dipa seorang Financial Planner, dan Riana adalah seorang pengusaha yang memulai usahanya sendiri dari nol dengan kerja keras hingg menjadi besar seperti sekarang. Buat yang hobby shopping online, pasti tahu Belowcepek.com

Oya, sebelum mulai mengungkap rahasia dan tips dari dua narasumber tentang financial dan mewujudkan impian kita, mari kenalan dulu dengan FUNancial ini. Jadi FUNancial adalah event dari Home Credit yang ingin membantu kamu mencapai segala impian finansial kamu dan mewujudkan #YangKamuMau. Di sini kamu akan dapetin tips-tips gimana ngatur keuangan secara FUN dari financial advisor dan lifestyle influencer, yang kali ini menghadirkan Dipa dan Riana.

FUNancial Talkshow tidak hanya diadakan di Jakarta, tapi juga akan diadakan di Bandung tanggal 7 Desember, dan  Surabaya tanggal 14 Desember. Makanya saya merasa senang dan sangat beruntung bisa hadir di acara FUNancial Talkshow yang diadakan di Jakarta ini, karena temanya sesuai dengan kebutuhan. Sebenarnya soal financial sudah menjadi kebutuhan semua orang ya.

Home Credit Indonesia yang mengadakan even FUNancial Talkshow ini merupakan perusahaan multifinance yang menyediakan jasa pembayaan untuk barang-barang elektronik, handphone, gadget, kendaraan roda dua, furniture, laptop, TV sampai aksesoris mobil.

Show Me The Money : Smart Financial Moves Achieve You Goals

Banyak banget ilmu financial yang dibagikan oleh Dipa, dan karena cara membawakannya fun sesuai dengan FUNancial, maka mudah banget dimengerti dan masuk banget ilmunya. Bahkan saya jadi paham kalau teryata mimpi saya tidak terwujud, impian suami saya tinggal impian. Semua karena kesalahan-kesalahan dalam menyusun startegi keuangan keluarga, seperti terjadinya bocor halus.

Latte Factors : Waspadai Bocor Halus Dalam Keuangan
Serius bocor halus ini bisa menghancurkan keuangan tanpa kita sadari. Jika saya hitung-hitung jika ditabung jumlah bocor halus setiap bulan, ternyata cukup besar. Duh jadi nyesek sendiri, apalagi ketika Riana mengatakan :


"Pengeluaran yang terlihat kecil, namun tanpa disadari hal tersebut dilakukan berkali-kali"

Coba, dihitung perbuatan dosa keuangan  seperti yang dikatakan Dipa, apakah pernah kalian lakukan? Kalau saya banyak sekali, contoh kecil saja setiap belanja ke warung atau mini market saya dan suami selalu akan membelikan ice cream untuk anak kami. Harganya sekitar Rp5000, dan ini sehari bisa 2 kali dan dilakukan hampir setiap hari. Coba hitung jika dikalkukasikan sebulan berapa? Mungkin sekitar Rp300.000 hanya untuk beli ice cream yang tidak terlalu dibutuhkan, sementara camilan di rumah sudah tersedia.

Lalu jika uang Rp300.000 tersebut dikumpulkan dalam 1 tahun, maka saya memiliki tabungan Rp3.600.000. Jika impian saya akan keliling Indonesia, maka dalam setahun saya bisa mewujudkan untuk mengunjungi daerah yang saya inginkan. Ini baru bocor halus jajan satu anak, belum bocor halus jajan dua anak saya lainnya. Duh Gusti, sepertinya saya sulit menhitung lebih rinci lagi, ngeri rasanya. Karena ternyata ini adalah salah satu penyebab impian saya seolah susah terwujud.


Bahkan Dipa memberi gambaran, uang parkir sehari Rp5000 jika dikumpulkan bertahun, bisa buat beli rumah loh. Intinya jika tidak benar-benar dibutuhkan, meski pengeluaran receh harus dihindari atau tetap perhitungkan, dan jangan diremehkan recehan yang jika dikumpulkan sedikit demi sedikit bisa menjadi gunung untuk mewujudkan impian kita.

Atur Uangmu Dengan Cerdas


Selain mewaspadai  bocor halus, dalam mengatur keuangan harus cerdas nih. Sering kita melakukan kegiatan keuangan seperti  shopping, membayar hutang atau cicilan, menabung, investasi sesuai dengan kemauan kita, bukan sesuai kemampuan. Misalnya membeli barang dengan harga tidak sesuai dengan pendapatan kita, atau kita menabung terlalu kecil, dan lebih besar pengeluaran.

Semua kegiatan keuangan itu ada hitungannya, Dipa memberi contoh seperti agar tidak terjadi besar pasak dari pada tiang yang membuat mimpi susah terwujud. Hutang 30%, Investasi 15%, Pengeluaran Rutin 45%, Pribadi 10%, pengaturan uang seperti ini untuk yang memiliki hutang. Namun jika tidak memiliki hutang sebaiknya 30% untuk investasi, 10% Dana Darurat-Asuransi, 10% Pribadi, 50 Pengeluaran Pribadi. Untuk investasi misal berupa Tabungan, Deposito, Reksadana, Emas.

So, jangan lupa ya, jangan menyisihkan uang untuk menabung, tapi alokasikan dari awal keuangan untuk ditabung dengan membuat presentasenya. Dan, buka beberapa rekening bank untuk masing-masing pos pengeluaran agar lebih mudah dalam mengatur keuangan.

Mimpi Diwujudkan Sesuai dengan Tahapnya


Selain smart dalam mengelola keuangan, Dipa memberi saran agar mimpi diwujudkan sesuai dengan tahap yang akan dicapai. Jangan tahu-tahu bermimpi punya rumah megah, sementara masih tinggal di rumah petakan. Karena mimpi yang tidak bertahap, bisa membuat patah hati sendiri dan kesulitan dalam mewujudkannya. Hayo, apakah mimpimu sudah sesuai tahapan?

Riana menceritakan bagaimana wanita ini berusaha dalam mewujudkan cita-citanya, dari mulai kuliah di tempat yang terjangkau budgetnya, hingga memiliki usaha dan bisa membeli mobil sendiri dari hasil kerja kerasnya. Semua mimpi Riana terwujud sesuai dengan tahap-tahap kemampuannya.

Oya, soal mimpi ini sebenarnya bisa menjadi problem jika kita memiliki impian banyak, dan jika kita tidak memiliki mimpi. Memiliki impian banyak tapi sekedar mimpi, tanpa langkah untuk mewujudkannya. Sementara tidak punya mimpi, tidak akan memiliki sesuatu yang ingin dicapai. Dua-duanya sebenarnya hasilnya akan sama. Jadi hati-hati loh ya, jika memiliki mimpi terlalu banyak, tetapi tidak berusaha untuk mewujudkannya. Karena itu tidak beda jauh hasilnya dengan orang yang tidak memiliki mimpi.

Maka ketika memiliki sebuah mimpi mulai bergerak untuk mewujudkanya. Dipa mencontohkan, seperti ingin punya rumah. Tulis dan tempel di dinding tentang impian itu biar jadi penyemangat untuk mengambil langkah berikutnya. Tentukan juga kapan akan terwujud, lokasi dan perkiraan harga, biar dalam menabung jadi terarah.

Dan, ketika sampai rumah saya langsung diskusi bersama suami tentang latte factors, tentang mimoi yang bertahap dan mewujudkan impian-impian itu. Pokoknya seneng banget deh bisa ikutan FUNancial Taltkashow yang diadakan oleh Home Credit. Untuk info detail dan T&C campaign FUNancial #YangKamuMau ini dapat dilihat di www.homecredit.co.id/funancial, dan untuk lebih tahu tentang Home Credit bisa langsung ke media sosialnya:

Instagram: @homecreditid
 Facebook: homecreditid
Twitter: @HomeCreditID_





  • Share:

You Might Also Like

12 komentar

  1. Materi seperti ini harusnya sudah diajarkan sejak SMA. So saat kita mulai kerja sudah pny visi mengelola keuangan

    ReplyDelete
  2. Ini pematerinya kece bangettt sih Mba
    Bisa mentransfer ilmu seputar financial planning dgn cara yg cihuyy!
    moga2 HomeCredit bikin acara serupa di Surabayaaaa

    ReplyDelete
  3. siaaap ... nulis dan nempel ya? gampil kalo cuman nulis ama nempel mah...

    yang ga gampil .. nabung! lah iya tu anak bisa gak disuruh diem kalo minta jajan es krim? situ kuat dan tahan ngga beliin? hahhhahha

    ReplyDelete
  4. Bener banget, Mba eni. Ga kerasa yg jajan es krim itu ya, bisa jadi bocor halus.memang selain mengatur keuangan kudu punya niat dan disiplin konsisten. Insya Allah ada deh tabungan buat naik haji ntar. ^_^

    ReplyDelete
  5. Aku bocor halusnya di jajanan bocah sama njajan online mba. Asal saldo e-moneynya banyak.. .sering "bocor"... Wkkk .

    Mau lebih tertib ah, makasih mba. Artikelnya ngingetin saya. Masih banyak cita2 yang belum kecapai .

    ReplyDelete
  6. aku juga sering bocor halus nggak kerasa. Misal kaya jajan di alfamart. EH, beli jajan cokelat tiba-tiba habis aja 30ribu..baru pas akhir bulan lha kok bocor dimana2..

    ReplyDelete
  7. Aku pun pingin banget keliling indonesia mbak. Tapi kalau startnya dari aceh, paling sanggup sampai pulau jawa. Selebihnya berat di ongkos, malah lebih murah ke LN. Dan aku kayaknya harus mulai nabung untuk traveling nih at least traveling solo kalau belum sanggup sekeluarga

    ReplyDelete
  8. waaaaah keren banget funancial talkshownyaaa.. bener bener bermanfaat banget bih pasti talkshow semacam ini untuk para ibu rumah tangga untuk kita ya maaaak

    ReplyDelete
  9. Alhamdulillah akan ada di Bandung juga ya. Mudah2an bisa sempetin datang, karna aku emang punya pe er banget nih soal pengaturan keuangan. Bocor halus mulu. Hehe

    ReplyDelete
  10. Mba bener banget lho pengeluaran yg kecil2 ii malah jd besar ya ujungnya dan ini tidak terasa. Memang penting ya kita menulis rinci pengeluaran. Btw acaranya mengedukasi sekali terutama buat orang2 yg masih buta finansial kayak aku

    ReplyDelete
  11. wah sip banget tips2nya nih.. gak kepikiran untuk mengalokasikan budget atau tabungan untuk mewujudkan mimpi hehe..semoga bisa istiqomah dan mimpi terwujud ya.

    ReplyDelete
  12. Bocor halus itu lho yang masih jadi PR buatku,hehe. Dan aku baru tahu tentang hitungan keuangan. Bisa dicontoh, nih! ^^

    ReplyDelete