Manfaat Tidur Berkualitas Bagi Kesehatan dan Produktivitas

by - June 22, 2021

 

Bicara masalah tidur pasti banyak yang memiliki gangguan tidur, seperti susah tidur nyenyak, sering terbangun di malam hari dan tidak bisa tidur lagi, atau senang bergadang. Jadi misalkan mengantuk karena sudah malam, mata dipaksa untuk bertahan karena hasrat untuk terjaga tinggi atau kebetulan sedang banyak pekerjaan, sehingga terpaksa tidur larut.




Meski awalnya tidak memiliki gangguan tidur, kebiasaan-kebiasaan begadang, memaksakan diri untuk berjaga dan bekerja di saat waktu tidur, bisa menjadi kebiasaan tetap yang membuat susah tidur. Ini saya alami loh, awalnya saya gemar begadang karena malam adalah waktu yang paling nyaman untuk mengetik, mengerjakan tugas-tugas di blog, membaca, dan lain sebagainya.

Tapi karena kebiasaan itu saya jadi mengalami sulit tidur, belum bisa terpejam kalau belum pukul 12 malam ke atas, yan parah kadang tidur pukul dua belas malam dan terbangun pukul dua pagi, lalu sulit untuk terpejam lagi hingga subuh. Efeknya? Saat pagi bangun tidur badan terasa capek, kepala kadang pusing, dan emosi jadi tidak stabil atau mudah marah pada hal-hal sepele.

Nah, ternyata kurang tidur atau tidur tidak berkualitas memang memberikan efek negatif sekali bagi kesehatan dan produktivitas. Sayangnya, masih banyak orang yang meremehkan masalah begadang, sulit tidur, dan masih kurang memahami akan manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan dan produktivitas.

Untuk itu saya ingin sharing mengenai tidur berkualitas dan manfaatnya bagi kesehatan dan produktivitas kepada kalian nih, karena pada hari Jumat, 18 Juni 2021 saya mengikuti webinar ‘KESEHATAN DAN PRODUKTIVITAS DIMULAI DARI TIDUR BERKUALITAS’, yang menghadirkan narasumber :

1. apt. Drs.Victor S Ringoringo, Chief Business Development and R&D Deltomed Laboratories

2. Dr. (Cand) dr. Inggrid Tania, M.Si, Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia

Peran Herbal Dalam Memperbaiki Kuailtas Tidur




Dalam sesi pertama webinar dibuka oleh dr Inggrid yang menjelaskan tentang peran herbal dalam membaiki kualitas tidur. Tidur adalah proses mengistirahatkan tubuh untuk memproses terjadinya detoksifikasi di liver dan otak. Untuk itu orang dewasa dan anak-anak memiliki kuantitas tidur yang  berbeda, orang dewasa normalnya membutuhkan kuantitas tidur 7-9 jam tidur di malam hari. Tapi kebutuhan tidur setiap individu bisa saja berbeda, ada yang 6 jam, ada juga yang membutuhkan 10-11 jam tidur di malam hari.

Lalu seperti apakah tidur yang berkualitas?

Tidur yang berkualitas misalnya dapat tertidur  dalam waktu 30 menit atau kurang, tidur malam tanpa terbangun di tengah malam atau hanya terbangun satu kali, dan kembali dapat tidur  dalam waktu 20 menit setelah terbangun.

Fix berarti pola tidur saya tidak berkualitas, seperti semalam saya baru tidur pukul dua belas malam lewat, dan terbangun pukul satu dini hari. Namun saya baru bisa tertidur lagi kira-kira sekitar pukul tiga pagi. Berarti hampir dua jam saya gelisah tidak dapat tidur lagi, sehingga ketika terbangun mata terasa berat sekali.

Mengapa tidur berkualitas penting?

1. Kualitas tidur lebih dominan dalam mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan dari pada kuantitas tidur  (US Nation Sleep Foundation)

2. Kualitas tidur menjadi indikator yang lebih baik dalam menilai mood dan kepuasaan hidup dibandingkan kuantitas tidur  (US Nation Sleep Foundation)

Pernah kan, kalian tertidur rasanya sebentar sekali, tapi ketika terbangun tubuh terasa relaks, rasa kantuk hilang, dan mood jadi lebih baik. Sementara pernah tertidur begitu panjang, tapi ketika terbangun badan terasa sakit semua, dan kepala pusing. Ini bukti bahwa kualitas tidur lebih dominan mempengaruhi kesehatan dan mood ketimbang kuantitas tidur.


Karena tidur berkualitas merupakan detoksifikasi, regenerasi sel dan peningkatan sel sesuai imun tubuh. Namun masyarakat Indonesia masih banyak yang mengalami imsomnia atau ketidakmampuan dalam  menjaga atau mempertahankan kuantitas  dan kualitas tidur yang baik.

Terlebih masa pandemi ini banyak masyarakat yang mengalami gangguan tidur, berdasarkan survey sebanyak  22% orang  menyatakan bahwa kualitas tidurnya  memburuk karena adanya Covid 19 yang disebabkan karena stres, ketakutan dan kecemasan terhadap Covid 19. Padahal di masa pandemi ini sangat dibutuhkan kesehatan, sistem imun yang baik untuk mencegah Virus Covid 19 jadi mematikan ketika terpapar ke tubuh.

Cara Meningkatkan Kualitas Tidur

Sebenarnya banyak cara meningkatkan kualitas tidur yang disarankan oleh ahli kesehatan, seperti olahraga, meditasi, mandi dengan air hangat sebelum tidur, mendengarkanm musik santai, minum susu atau banyak mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung magnesium, dan zic (zat besi).

Namun di webinar ini dr.Inggrid mengenalkan bahwa herbal dapat membantu kualitas tidur, diantara bahan herbal tersebut adalah passion flower, akar valerien, dan jahe. Passion flower dapat menekan aktivitas Sistem Saraf Pusat dengan cara meningkatkan kadar GABA (gamma-aminobutyric) dalam otak, memiliki sifat menenangkan (shooting) dan sedatif serta anti nyeri (analgetik), yang dapat membantu mengatasi ketegangan saraf, spasme otot, sakit kepala, neuralgia, gangguan cemas/ansietas dan insomnia.



Sementara jahe seperti yang dikatakan dr. Inggrid, “Jahe dapat meningkatkan sistem imun, dan aman untuk pemakaian panjang.” Namun ada beberapa orang yang sensitif terhadapt jahe seperti penderita maag.

Kombinasi passion flower, akar valerien, dan jahe ini dapat memberikan efek  yang sinergistik dalam menginduksi tidur, meningkatkan total sleep time, memperbaiki kualitas tidur serta membantu mencegah dan mengatasi efek buruk akibat kurang tidur seperti masuk angin dan penurunan imunitas. Surprisenya ketiga elemen itu terdapat dalam produk baru Antangi, yaitu ANTANGIN GOOD NIGHT.

Tidur Berkualitas Meningkatkan Imun Tubuh Saat Pandemi Covid 19

Sesi kedua yang dibawakan oleh  Bapak Victor cukup memberi info lengkap tentang produk herbal yang membuat kualitas tidur baik. Yang sangat dibutuhkan sekali dalam masa pademi ini, karena sekarang dengan kondisi virus yang berbahaya tersebut dibutuhkan sistem imun tubuh yang kuat. Bagaimana kalau kurang tidur atau tidur tidak berkualitas? Pasti akan mudah terpapar.




Diluncurkannya produk Antangin Good Night oleh  PT Deltomed Laboratorie diharapkan bisa membantu masyarakat dalam mengatasi masalah tidur, karena mengandung passion flower, akar valerien, dan jahe yang bisa mengatasi gangguan tidur dan masuk angin. Sudah mendapat ijin Badan POM dan sertifikasi Halal MUI.




Khasiat Antangin Good Night:

1. Membantu meringankan gangguan sulit tidur

2. Membantu meredakan gejala masuk angin

Untuk dosis konsumsi Antangin Good Night 2-4 tablet sebelum tidur, tapi menurut Bapak Victor bisa disesuaikan kebutuhan, misal gangguan tidur ringan bisa mengkonsumsi 2 tablet sebelum tidur, tapi bila mengalami gangguan tidur berat bisa mengkonsumsi 4 tablet sebelum tidur. Namun sebaiknya jangan dikonsumsi terus-menerus lebih dari dua minggu, sebaiknya diberi jeda.

Di mana mendapatkan Antangin Good Night?

Antangin Good Nigth sangat mudah didapatkan karena sudah dijual bebas di Tokopedia, Shopee, Lazada, dan apotek terdekat di tempat kalian tinggal. Harganya juga sangat terjangkau sekali, yakni Rp 5000 untuk 4 tablet.


Nah, sekarang sudah memahami dong seberapa penting tidur berkualitas itu? Apalagi masa pandemi yang sedang tinggi, sebaiknya memang menjaga kesehatan menjadi hal utama. Untuk info lebih lengkap mengenai produk Antangin bisa langsung ke instagramnya https://instagram.com/antangin_id








You May Also Like

0 komentar