Latest Posts

Rabu, 27 Juli 2016

Kehebohan Menyambut Lebaran

Suasana pasar menjelang lebaran

Mempersiapkan Hidangan Khas Lebaran


Sebenarnya saya bukan tipe wanita yang suka memasak dan senang di dapur untuk mengolah makanan yang berat-berat khas Indonesia seperti: rendang, opor, gulai, semur daging, sambel goreng hati. Memotong daging saja tidak ahli, pernah mencoba memotong daging sapi dan ternyata salah alur. Jadi seratnya melintang sehingga daging jadi keras saat dikunyah, lalu pernah juga memotong ayam utuh jadi potongan siap dimasak...hasilnya ada beberapa bagian yang hancur karena motongnya salah.

Tapi ketika anak-anak mulai bertumbuh dan mengerti arti lebaran, semua ketidakbiasaan saya dalam memasak itu... HILANG. Makanya jadilah tradisi menyambut lebaran itu dengan masakan Indonesia yang berat seperti dikebanyakan menu-menu lebaran Kebayangkan serunya ke pasar dalam kondisi yang berjubel dan memasak dengan bumbu yang aneka rupa.

Pokoknya WOW deh, karena dari pagi hingga habis buka terakhir saya baru kelar memasak. Sebab semua dikerjakan sendiri dan tentu saja saya didampingi ponsel yang berisi browsing resep-resep rendang, semur daging, sambal goreng hati hehehe.

Sabtu, 16 Juli 2016

14 Rumah Sakit Yang Menggunakan Vaksin Palsu

Sumber gambar: Google
Setelah digegerkan vaksin palsu, lalu  terungkap pelaku vaksin palsu hingga Menkes mengumunkan vaksin apa saja yang sekiranya dipalsukan. Maka kini kembali digegerkan rumah sakit yang menggunakan vaksin palsu. Yang terungkap cukup banyak juga, yaitu 14 rumah sakit. Bisa dibayangkan bukan, berapa korbannya anak-anak yang divaksin palsu, berapa kerugian secara materi, jika itu sudah berjalan cukup lama dan bisa saja setiap rumah sakit memiliki banyak pelanggan yang divaksin.

Tentang Jiah; Wanita Berlesung Pipi Yang Punya Banyak Mimpi


Jiah
Namanya Jiah, ceriwis, begitu yang saya tangkap. Juga lincah dan sedikit ceplas-ceplos. Usianya masih sangat belia, tapi sebenarnya cukup dewasa sih. Setidaknya jika gadis manis pemilik lesung pipi ini  dilamar seorang pria, sudah sangat cukup matang. Loh, kok dilamar?

Yups, Jiah masih berstatus single dan memutuskan untuk tidak lagi berpacaran kecuali ada yang melamarnya untuk menikah, dia akan mengangguk. Tentu saja dengan beberapa syarat yang sebenarnya sederhana banget ya, rasanya terlalu jika pria tidak mampu memenuhi syarat seorang Jiah. Syarat untuk tidak merokok dan pinta mengaji. Nah, gampang kan?
Soale pengen banget bisa ngaji bareng dan yang paling penting, rasa nyaman, klik, dan dia mau menerima keminusan otakku...” tulis Jiah saat diulik soal ini.
Aiih, kok jadi bahas perjodohan ya. Iyalah, karena kebetulan narasumber yang saya tulis kali ini masih single. Sisi ini rasanya sayang kan kalau tidak dibahas. Siapa tahu juga melalui goresan saya sang malaikan pendamping hidup yang tengan Allah sembunyikan-muncul dengan diam-diam. Membaca apa yang saya tulis lalu berjuang mencari jejak Jiah, romansa sekali. Baiklah saya aamiin’kan dengan serius, aamiin.

Jumat, 15 Juli 2016

Indahnya Merasa Cantik Karena Allah SWT


Cantik Adalah Wanita

Sumber gambar kartun: Google
Cantik?
Semua wanita pasti mengharapkan dianugerahi cantik, sebab secara manusiawi wanita memang ‘seharusnya’ identik dengan cantik, cantik adalah wanita. Namun cantik secara manusiawi juga hal yang selalu dihubungkan dengan fisik, karena seseorang memuji cantik begitu mata melihat fisik seseorang. Sementara tidak semua wanita dilahirkan dengan anugerah cantik fisik. Mungkin bisa dihitung wanita yang memiliki kecantikan fisik ketimbang wanita yang terlahir biasa saja fisiknya.

Dan cantik itu selalu identik dengan kulit putih-kuning langsat, langsing-tinggi, alis tebal-bulu mata lentik,  bibir bersemu merah alami. Lalu haruskan kita sebagai wanita yang dilahirkan dengan fisik biasa saja, dalam arti tidak masuk dalam jajaran cantik kemudian menjadi merasa tidak berarti? Minder? Lupa mensyukuri kesempurnaan fisik yang tidak cacat meski tidak cantik?

Saya tidak bisa mengatakan bahwa rata-rata wanita yang berfisik biasa saja jadi tidak bersyukur dengan kelebihan lainnya yang diberikan Allah SWT. Namun, lihatlah beberapa wanita yang berlomba-lomba memutihkan kulit, mengubah apa yang Allah SWT berikan dengan operasi plastik, mengenakan fashion yang maksimal. Tanpa memerdulikan efek sampingnya, tanpa memikirkan sesuaikah apa yang dikenakan. Yang penting fashionable-modis, terlihat ‘cling’.

Hal ini meruyak sekali di masyarakat kita, mungkin juga dunia dengan terbuktinya banyak industri kecantikan berlomba-lomba mengeluarkan kosmetik yang memutihkan tanpa melihat efek sampingnya atau kandungan yang ada di dalamnya. Dunia operasi plastik yang menjanjikan kecantikan instan, dan dunia fashion yang terus berinovasi. Sampai kadang saya berpikir, wanita dimanjakan dengan kecantikan yang sesungguhnya semu.

Tahap Memahami Cantik

Sumber gambar sebelum diolah: Google

Jika berkiblat pada cantik yang umum, tentu saja saya apalah. Berkulit sawo matang, tidak memiliki bulu mata tebal, bibir pun tidak bersemu kemerahan, meski saya langsing tapi tinggi badan biasa saja standart wanita Indonesia kebanyakan. Bahkan ketika masih sekolah dulu, saya sering diejek dengan hal-hal yang berkaitan dengan hitam, seperti: kereta api, Panter. Ada juga yang memanggil ‘Cungkring’ karena tubuh saya terlalu langsing.

Apakah saya sedih?

Saat beranjak ABG tentu saja iya, bahkan saya pernah berdoa sepanjang malam-memohon kepada Allah SWT agar besok terbangun mendapati kulit saya kuning langsat. Menggunting bulu mata karena termakan mitos: kalau bulu mata digunting akan jadi lebih panjang dan lentik, tapi apa yang terjadi? Huhuhu..saya justru kewalahan karena debu masuk dengan bebas. Bayangkan, begitu kedip saat ada debu bulu mata sama sekali tidak melindungi mata saya, karena bulu mata sudah dipotong pendek. Ada mungkin tiga hari lebih saya selalu kelilipan.

Waktu remaja juga pernah mencoba kosmetik yang bisa memutihkan dengan  tahap kulit terkelupas-perih, bahkan saya jadi ingat seorang teman waktu mengoleskan bibirnya dengan pasta untuk menggosok gigi. Katanya akan membuat bibir merah, namun efek yang saya lihat mengerikan...bibirnya melepuh karena mengoleskan pasta untuk menggosok gigi itu sepanjang malam. Untung, saya tidak ikutan memakai resepnya.

Ada juga teman yang ingin langsing sampai buang-buang air karena meminum ramuan pelangsing. Sementara soal langsing ideal ini saya juga pernah sampai meminum jamu penggemuk karena tubuh saya terlalu langsing (kurus), efeknya mengantuk dan lapar. Begitu minum jamunya berhenti, yang ada tubuh kembali ke asal, kurus.

Rafting Citarik
Kegiatan alam membuat kulit saya semakin hitam
Seiring waktu pun saya bertumbuh  menjadi diri sendiri, ternyata saya termasuk wanita yang sedikit tomboy-tidak suka dengan pernak-pernik make up yang lengkap, suka kegiatan alam seperti hiking, rafting, caving. Soal kecantikan menjadi putih-langsing ideal dan segala hal yang bisa disebut ‘CANTIK’ perlahan saya abaikan. Saya asyik dengan dunia saya petualangan dan menulis. Mencari ilmu dalam perjalanan dan menulis-membagikan ke pembaca apa yang saya dapat, ada kepuasan batin yang tidak terkatakan.

Saya juga senang mengajar anak-anak di daerah yang masih terpencil, salah satunya: Baduy Luar, Kampung Naga, sekedar mengajarkan membaca-menggambar-mewarnai. Bercanda dengan anak-anak yang masih polos ini sangat menyenangkan sekali. Saya  memberi mereka ilmu dan mereka juga memberi saya ilmu, ilmu hidup memahami ciptaan Allah SWT. Meski efek dari perjalanan itu kulit saya semakin hitam, tubuh yang tadinya langsing sedikit dihiasi urat di lengan dan tangan, betis menjadi sedikit kekar.

Jika bercermin kok wajah saya malah jadi sedikit macho ya hehehe, pacar juga tidak punya karena saya tidak suka pacar-pacaran meski secara manusiawi perasaan suka dengan lawan jenis itu ada. Hingga kemudian saya bekerja...

Mensyukuri Hal Yang Ada Dalam Diri

Sumber foto: twitter.com/wardahbeauty
Dalam bekerja kantor-apalagi saya diposisi sekretaris tentu saja dituntut untuk dandan dan modis, sebenarnya suprise juga ya saya diterima sebagai sekretaris di perusaaan swasta. Sementara sekretaris itu identik dengan yang cantik-cantik, tapi memang saya lulus saat ditest.

Meski ternyata memang aslinya saya juga tidak bisa dandan. Modal kerja dulu hanya bedakan-lipstik-maskara, namun Ibu saya mengajarkan untuk rajin merawat kulit baik kulit wajah dan tubuh. Jadilah saya hobby merawat kulit yang banyak terbakar matahari ini dengan luluran dan scrub-maskeran. Hasilnya? Alhamdullilah , kulit saya meski memang tidak putih tapi bersih dan segar. Haduw, kenapa tidak saya lalukan dari dulu ya?

Cantik tidak harus sempurna tapi bersih itu sebagian dari pada Iman dan merawat diri kita wujud dari rasa syukur menjaga amanah Allah SWT, Nduk.” Kata Ibu saya.

Ya, ya, menerima kondisi fisik kita dengan rasa syukur bukan saja dengan menghindari perbuatan mengubahnya, tapi juga merawat dan menjaganya. Mengabaikan apa yang Allah SWT berikan sama juga tidak mensyukurinya, apalagi sampai membiarkannya jadi tidak enak dilihat sama sekali.

Dan, trantaaaam...beberapa kali saya reunian dengan teman-teman sekolah, mereka nyaris sama mengucapkan hal seperti ini; “Wah, sekarang kamu terlihat jauh lebih cantik, En. Modis lagi..”

Meski secara fisik saya tetap memiliki kulit sawo matang, bulu mata pendek, bibir tidak bersemu merah, tubuh langsing tidak ideal (masih agak kurus). Intinya tidak ada yang saya rubah dalam fisik saya kecuali perawatan yang kontinyu. Tapi sesungguhnya selain pujian fisik tersebut, saya paling bangga saat teman-teman memuji buku-buku yang sudah banyak saya lahirkan (terbitkan), mereka juga membaca beberapa artikel perjalanan saya di media cetak. Dan, jika saya kembali ke Baduy betapa anak-anak Baduy masih mengenal saya dan tidak sungkan lagi  memanggil, “Mba Eni!”

Sebagian karya saya

Apalagi yang tidak membuat saya bangga dan bersyukur tentang diri saya?

Bertemu Jodoh Hidup


Pertengahan 2004 saya bertemu seorang laki-laki yang menurut saya dan banyak diakui oranglain, dapat dikatakan tampan. Awal bertemu tentu saja tidak berharap banyak karena dia memiliki teman dekat yang cantik secara fisik, setidaknya begitu saya lihat-cantik. Namun awal tahun 2005 ternyata dia justru melamar saya.

Hah, tentu saja saat itu saya kaget dan mengajukan satu pertanyaan yang klasik, yang pasti banyak diajukan para wanita terhadap laki-laki yang  mengajukan lamaran atau menyatakan perasaan cinta:

Kamu mencintai saya karena apa?
Kamu wanita yang memiliki karakter kuat-sisi hati yang tidak banyak dimiliki wanita  lain, itu yang membuat saya memilihmu menjadi pendamping hidup.”

Huhuhu..saat itu diam-diam saya menitikkan air mata. Inikah yang disebut cantik dari hati, kecantikan yang tidak terlihat secara mata, yang akan terlihat dengan merasakannya di hati?


Maka tepat 7 Februari 2015 saya dipinang atas nama Allah oleh laki-laki itu dengan mahar uang senilai tanggal akad kami dan seperangkat alat sholat. Kini kami sudah memiliki 4 anak (nomor tiga alm) dan saya memutuskan untuk mengenakan hijab, merasa nyaman dengan apa yang saya miliki saat ini. Rasa nyaman yang datang dari rasa bangga dan syukur atas apa yang saya miliki karena Allah SWT.

Saya menjelang 39 tahun
Sekarang usia saya menuju 39 tahun, setiap bercermin entah mengapa...saya seperti melihat wajah yang cantik apa adanya, tanpa sesuatu yang dibuat-buat, tanpa keinginan untuk  menjadi oranglain (Dulu sekali saya ingin betul terlihat secantik Angelina Jolie-impian tinggi rata-rata wanita di dunia hahaha), juga tetap tidak  mengenakan make up macam-macam. Meski sudah tidak bekerja di kantor lagi tapi saya memiliki kegiatan sebagai penulis yang kadang menghadiri acara kepenulisan, juga acara blogger karena selain sebagai penulis buku-saya aktif di dunia blogger.

Make up ala saya:


Untuk sehari-hari:
  • Sunblock
  • Lipstik ringan: Wardah Matte Lipstik 13 Cocoa Look

Untuk menghadiri acara
  • Sunblock untuk mencegah wajah dari paparan sinar matahari
  • Eyeliner untuk membuat mata tidak mudah terlihat lelah (tapi ini jarang saya pakai sih)
  • Lipstik untuk menyamarkan bibir saya yang cenderung agak hitam, saya memakai dua lipstik untuk acara:

Wardah Longlasting Lipstik 10 Stylish Mocca untuk acara malam
Wardah Longlasting Lipstik 06 De Icate  Pink untuk siang
  • Eye Shadow biasanya saya gunakan tipis-tipis saja biar mata tetap terlihat segar

Perawatan Wajah:


Sama seperti dulu, masih rajin di scrub-maskeran dan tentu saja dibersihkan sehari dua kali: Pagi dan menjelang tidur, kecuali habis berpergian bisa lebih dari 2x. Sementara untuk scrub dan masker saya lakukan seminggu sekali.

Cara perawatan wajah:
  • Basahi wajah dengan air bersih, usapkan Wardah lightening creamy foam keseluruh wajah kecuali area mata dan bibir, pijat lembut, kemudian bersihkan dengan air hingga bersih.
  • Aplikasikan Wardah white secret exfoliating scrub pada wajah, ratakan dengan gerakan memutar. Setelah 5 menit pijat wajah hingga scrub berjatuhan, lalu bersihkan dengan washlap yang sudah dibasahi air  ke dalam air hangat.
  • Wajah yang sudah dibersihkan dan discrub, kini dioleskan Wardah lightening face mask. 15 menit kemudian bilas dengan air bersih.
Mengapa saya memilih Wardah? 
Karena pertama: Halal, kedua tidak mengandung bahan-bahan berbahaya, bisa berdamai dengan kulit tanpa efek samping seperti kosmetik yang mengandung bahan-bahan berbahaya. Meski rangkaian perawatannya ada tulisan ‘Whitening’ ini tidak seperti kosmetik pemutih yang langsung ‘cling’, putih instan sehingga tidak masuk akal. Tapi bagi pengguna berkulit sawo matang seperi saya, memberikan efek bersih yang segar.

Cantik Dari Hati Untuk Putri Saya



Bagi saya PR terbesar selanjutnya untuk MEMAHAMI CANTIK adalah buat putri sulung saya-Lintang yang kini berusia hampir 11 tahun, menjelang masa pubertas. Lintang pasti akan melewati tahap-tahap memahami cantik bagi dirinya. Insallah saya tidak ingin putri saya mengalami salah langkah  mengartikan cantik. Karena Lintang seperti saya: berkulit sawo matang, bertubuh cenderung kurus meski secara fisik dia jauh lebih cantik dari saya. Tapi mitos cantik itu putih-langsing sempurna dan segala kelebihan fisik lain, inilah yang harus saya pudarkan dalam pemikirannya.

Alhamdulilah, Lintang sudah mau belajar berhijab sejak dini, selain sekolah-sore harinya tidak pernah tidak pergi ke masjid untuk mengaji dan sholatnya jauh lebih baik. Seperti dalam hadis Rasullah mengatakan bahwa wanita Shalehah adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia. Sebab jika dilihat dari dalam Al Quran dalam Islam wanita dilihat bukan dari kecantikan fisik belaka tapi sifat, tabiat, akhlak yang tidak akan termakan usia. Yang akan mengantarkan kita pada jodoh hidup yang melihat kita dengan hati.
  • “Bu, Mba hitam banget gak sih?” Pertanyaan ini sering dilontarkan putri saya.
  • “Terus rajin sholat, menutup aurat terutama setelah mengalami haid, berbaik sangka, jangan pelit, bersyukur atas apapun...Insaallah cantik dari hati itu akan membuat mba terlihat cantik.”
  • “Memangnya cantik dari hati itu apa, Bu?”
  • “Melakukan semua kebaikan karena Allah SWT dan mensyukuri semua pemberiannya kepada diri kita...”
Seperti dalam Hadis Rasullah, “ Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal kalian” (Hr.Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)


Tulisan ini diikutan dalam Blog Competition




Selasa, 12 Juli 2016

Blog Of The Month-Juli 2016

Terima Kasih KEB
Awal Juli 2016 saat membuka tab ada sedikit terkejut nama saya dimention admin KEB (Kumpulan Emak Blogger), ada apakah gerangan? Dengan berdebar saya langsung klik menuju mention tersebut dan...trantam! Sungguh, rasanya tidak percaya, bahkan sampai saya baca berulangkali kawatir salah baca. Namun apa yang saya baca tidak berubah, tetap sama.

Gembira?

Tentu saja itu sudah pasti, tapi dibalik itu ada banyak hal yang berkecamuk di kepala saya (selain urusan menuju lebaran ya hehehe) bahwa bermimpi pun saya tidak berani untuk terpilih sebagai Blog  the Month di KEB, mungkin tepatnya bukan tidak berani tapi belum memimpikannya. Apalah saya...

Selasa, 05 Juli 2016

OATBITS: Tradisi Minum Teh Keluarga


Kisah Tradisi Minum Teh Keluarga




Sejak kecil minum teh manis hangat bersama keluarga sudah ada, pertama diturunkan dari Kakek di Yogya lalu menurun pada Ibu saya dan kini pada keluarga kecil saya. Jadi seperti sebuah tradisi menikmati teh manis hangat bersama keluarga. Rasanya ada yang kurang jika hal ini tidak kami lakukan, biasanya di pagi hari atau sekedar kumpul keluarga besar. Tapi di bulan ramadhan minum teh manis hangat jadi dilakukan malam hari, yaitu begitu berbuka puasa.

Kami berkumpul, sebelum menikmati makan besar seperti nasi dan lauknya, kami lebih dahulu berbuka dengan segelas teh manis hangat. Selain bagus buat kesehatan, rasa manis atau gula dalam teh bisa menjadi tambah tenaga setelah seharian berpuasa. Oya, mengenai tradisi minum teh banyak sekali kenangan indah yang masih saya ingat dengan baik.

Minggu, 03 Juli 2016

Mengenali Gejala dan Masalah Kesehatan Pada Bayi



Mengenali Bayi Baru Lahir
Setiap orang tua tentu sangat bahagia menunggu saat-saat kelahiran seorang bayi setelah dikandung 9 bulan lebih, terlebih jika kehadirannya adalah untuk yang pertama kali, berbagai bayangan yang indah-indah terangkai saat menunggu kelahirannya.

Namun dibalik kebahagian dan impian-impan indah itu ada berbagai kecemasan saat sang bayi mulai hadir diantara kita, mulai dari bagaimana merawat buah hati kita yang masih rentan terhadap penyakit yang sangat ringan sekalipun, hingga mengenali gejala-gelaja membingungkan yang ada pada bayi kita karena buah hati kita belum mampu bicara untuk mengatakan rasa sakitnya.

Padahal banyak gejala sakit dan masalah bayi yang perlu dibawa ke dokter segera, secepatnya, ada juga yang tak perlu ke dokter cukup kita rawat sendiri, atau bahkan kita buat pencegahannya. Tidak perlu kita cemasi berlebihan.

Dari pengalaman, nasehat orangtua, cerita teman, buku dan artikel saya coba membaginya kepada anda.
Maka coba lihat ketika bayi baru lahir, amati seluruh tubuhnya yang retan:


  • Kepala
Apabila melihat kepala bayi kita tampak lebih besar, atau tidak bagus jangan cemas atau kecewa, pada umumnya, bentuk kepala bayi yang baru dilahirkan tidak bagus, karena tekanan saat lahir dan usaha tengkorak melindungi otak.
Bayi yang memiliki rambut lebat maupun tidak, setelah beberapa hari terlahir biasanya akan ditumbuhi kotoran hitam diatas ubun-ubunnya (orang menyebutnya ketombe) yang kadang sangat tebal dan terlihat menjijikkan, ini tidak hilang dengan mengeramasinya dengan shampoo baby sekalipun.

Tips yang saya lakukan:
Melumuri/mengolesi bagian yang berketombe dengan baby oil berapa saat, lalu gosok secara lembut dengan jari telunjuk, keramasi dan sisir dengan sisir baby, kotoran akan luruh  dan hilang berangsur-angsur apabila kita melakukannya dengan telaten.
  • Mata
Warna merah pada mata bayi yang baru lahir, biasanya disebabkan oleh kuatnya tekanan disaat kelahiran, yang akan memudar dalam beberapa hari kemudian. Ada pula bayi yang matanya seperti juling ke arah kelopak, ini biasanya akan normal kembali namun bila masih demikian pada usia 3 bulan periksakan ke dokter.
  • Kulit

Cukup jarang bayi yang lahir dengan kulit sempurna. Bercak merah, kuning atau putih, bahkan sedikit keriput karena kurang asupan makanan  dan terlalu lama didalam kandungan adalah wajar dan akan menjadi mulus setelah mencapai usia satu bulan, kecuali tanda (orang awam biasanya menyebutnya ‘toh’) tidak akan lenyap sampai dewasa.

Namun ada juga yang terlahir mulus seperti bayi saya namun baru timbul bercak atau terkelupas setelah usia dua minggu (masyarakat tradisional menyebutnya: ‘keluar sawannya’). Ada tips untuk mempercepat kulitnya kembali normal:
Oleskan minyak kelapa asli yang dibuat dari buah kelapa sebelum dimandikan dalam 2 minggu sawan bayi saya hilang dan tidak sampai keseluruh tubuhnya.
  • Pusar
Bayi yang baru lahir tali pusarnya masih tersisa berapa inci sehingga terlihat sangat retan dan kadang kita takut untuk menyentuhnya. Padahal harus dibersihkan untuk menjaga terjadinya infeksi atau terdapat kuman karena tidak bersih.
Selain boleh dimandikan tali pusar  sebaiknya dianginkan agar senantiasa kering dan punya
kontak dengan udara

Basuh dengan alkohol 70% menggunakan perban/kassa steril (bayi menangis bukan karena
sakit tapi kaget oleh dinginnya alkohol 
5-14 hari akan puput (tanggal) sendiri , biasanya akan sedikit berdarah.

Oya, perlu diperhatikan, jaga bayi anda dari orang dewasa maupun anak-anak yang menderita
flu, karena bayi saya usia 1 hari sudah kena flu akibat seorang teman yang menjenguk sedang
menderita flu.

Padahal menurut dokter, bayi seusia itu belum dapat diberiobat sehingga pengobatan saya lakukan melalui asi, dimana saya mengkonsumsi vitamin C dan makanan sehat lainnya. Beruntung hanya 3 hari sembuh, namun bisa dibayangkan bayi sekecil itu sudah kena flu. Jadi sebaikanya jaga bayi anda dengan hati-hati.

Untuk imunisasi mau pun periksa/konsulttasi kesehatan sebaiknya dengan dokter yang sama sehingga kita tidak riuh dalam pemasukan informsi tentang kesehatan si kecil.




Blog Of The Month KEB

Blog Of The Month KEB
Blog Of The Month KEB-JULI 2016

CATEGORIES

>

Lactacyd Baby: Menjaga Kulit Anak-Anakku

Fun Educatif Talkshow dengan tema: Healthy Skin – Healthy Baby Berawal dari undangan acara Fun Educatif Talkshow dengan tema: ...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger. ...Read More

COMMUNITY

  • Diberdayakan oleh Blogger.