Duniaeni

Duniaeni

Latest Posts

Friday

Yuk, Atur Keuanganmu Sejak Dini



Sepotong Cerita...

Belum lama ini seorang teman berbagi cerita dengan saya, bagaimana dia mengalami depresi karena tekanan ekonomi yang luarbiasa. Dia dan suaminya sama-sama mengalami pemutusan pekerjaan, seketika pemasukan setiap bulan yang rutin berhenti. Untuk kebutuhan sehari-hari terpaksa mengambil tabungan, kebutuhan mendadak  mengambil tabungan, namun karena tabungan tidak seberapa dalam kurun waktu tidak lama habis.

Berawal dari kebutuhan yang tidak terpenuhi, tekanan untuk memenuhi kebutuhan ini-itu, salah satunya makan sehari-hari, sekolah anak, uang membayar rumah, dan sebagainya. Sementara pekerjaan belum kunjung datang, depresi pun melanda. Puncaknya tidak sekedar stres biasa, namun hingga menyakiti anak-anak yang dianggap sebuah beban dalam masalahnya.

Itu cerita pertama, cerita ke dua adalah seorang wanita cerdas, cantik, namun berdiri di hadapan saya dengan wajah kuyu, seakan dalam dirinya kosong. Hampir sama dengan kisah pertama, tekanan ekonomi. Cerita ke dua ini karena suami sejak awal menikah tidak memiliki rumah, tidak memiliki pekerjaan tetap.

Namun dalam perjalanan pernikahan mereka, sempat sukses sebagai UKM, mereka menikmati gaya hidup yang disebut menengah.  dan mengalami kebangkrutan usaha sehingga susah berdiri lagi. Jika cerita pertama menyakiti anak-anak, cerita ke dua sudah melupakan anak-anaknya. Dia hanya merakan kekosongan sendiri, putus asa dengan setumpuk permasalahannya.

Thursday

Review&Swatches PIXY Lip Cream Nude Series


Di foto ini saya pakai lipstik PIXY Sweet Choco
Kali  ini saya mau mereview lipstik Pixy, sebenarnya lipstik Pixy sudah tidak asing lagi buat saya, sebab awal kenal lipstik, jaman-jaman ABG gitu teman -teman cewek di sekolah bawa lipstik Pixy. Jaman itu Pixy berasa brandnya remaja deh, pokoknya Pixy mewakili dunia teenagers, hehehe. Setelah beranjak dewasa saya justru tidak menggunakan brand Pixy, mungkin karena waktu itu terkesan 'teenagers' banget kali ya.

Nah, kemarin saat diundang di acara  Grand Pinal Pixy Asian beauty Trip 2017 saya dapat triple box berisi 6 koleksi lipcream Pixy Nude Series yang merupakan lipcream Pixy terbaru. Berasa kayak ketemu sahabat lama dong, kemasannya masih khas banget, 'teenagers' gitu. Tapi cantik banget menurut saya. Apalagi saya baca kata 'nude', ini sih saya banget.

Sejak menikah memang saya beralih dari lipstik bold yang terkesan sexy menjadi lisptik nude yang lebih natural, entah faktor usia atau karena kebetulan suami saya juga lebih menyukai saya mengenakan lisptik yang kalem-kalem gitu, makeup flawless. Jadi berasa pede dan cantik saja kalau mengenakan lipstik nude, lalu hari ini saya dapat satu triple box berisi 6 lipcream Pixy Nude Series, rejeki banget kan? Alhamdullilah.

Rasanya gak sabar buat segera mencobanya ke bibir, tapi berhubung di acara saya sudah mengenakan lipstik anti badai, susah dihapus gitu wkwkwk. Jadi deh tahan diri untuk gak langsung mencobanya, tahan diri untuk gak mengutak-atiknya. Secara wanita lihat yang imut dan cantik bawaan gemes, pengen buka-buka, nyobain.

Trantam!

Generasi Emas 2045 Butuh Ibu Cerdas

Blogger Cihuy yang hadir dalam Blogger Meeting
Acara Blogger Meeting  yang saya hadiri atas undangan Blogger Cihuy kali ini memiliki tema yang sangat menarik, terutama untuk para ibu dan calon ibu, yakni 'Mari Menjadi Ibu Melek Nutrisi Demi Wujudkan Generasi  Emas 2045'. Masih ingat dong dengan tulisan saya tentang  Generasi Emas 2045 : Peran Ibu Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045

Tulisan yang membuat saya selalu merasa kurang sempurna memberi nutrisi untuk anak-anak saya, meski saya kerap memasakkan mereka lauk, sayur dan tersedia buah. Meski budget kadang tidak terlalu besar, menyediakan makanan di rumah dengan lengkap itu sebuah keharusan. Saya mengakali buah-buahan dengan membeli buah lokal yang jauh lebih murah, seperti jeruk, nanas, pepaya, jambu biji merah, mangga, salak, buah naga. Sebab manfaat buah itu sangat besar loh, bisa dibaca di artikel saya berikut ini: Cegah Penyakit Tidak Menular Dengan Makan Buah&Sayur

Maka saya sangat atusias untuk menerima undangan blogger cihuy untuk menghadiri Blogger Meeting yang diselenggarakan atas kerjasama Yayasan Abhi Insan Cendikia Indonesia (YAICI), bekerjasama dengan komunitas #KebayaKopidanBuku di Balai Sarwono, Cilandak - Jakarta Selatan. Kebetulan lokasi dekat rumah orangtua sehingga begitu familiar buat saya.

Tuesday

Grand Final Pixy Asian Beauty Trip 2017 Hadirkan Trend Fashion dan Make- Up Ala Tokyo





Waktu mendapat undangan dari IHB dan membaca acaranya: Grand Final Pixy Beauty Trip 2017, yang akan dihadiri 10 finalis. Para finalis ini dijaring melalui kompentisi dengan meng-upload  foto ke microsite, kemudian yang terpilih tahap ke dua harus meng-upload vidio tutorial dengan menggunakan produk PIXY ke media sosial.

Langsung terbersit dalam bayangan saya acara ini pasti dihadiri para wanita cantik muda belia , dede-dede gemes yang ngehits di dunia media sosial, seperti instagram, youtube. Saat ini memang instagram, youtube mampu menyedot masyarakat untuk stalking, memilih bintang yang mereka cari dan butuhkan.

Saya sendiri meski bukan lagi sebagai dede gemes, tetapi wanita dewasa, masih rajin stalking instagram dan youtube untuk melihat dan mempelajari tutorial make up, terutama cara membuat alis yang lagi ngehits dan lipstik. Ini manfaat banget loh buat saya yang tidak bisa dandan, selain free alias gratis tinggal stalking, bisa belajar di rumah sambil mengasuh si kecil.  Bisa diulang-ulang sesuai keinginan jika belum bisa, coba kalau les di luar?

Selain mahal banget, harus ke luar rumah, tidak bisa diulang-ulang seperti kalau belajar make up via youtube atau instagram. Kebutuhan masyarakat, terutama wanita akan hal ini sudah pasti membuat berbagai macam prodak kecantikan, salah satunya PIXY memanfaat media sosial untuk mempromokan atau menyebarluaskan inovasi prodak mereka.


Sebagai masyarakat sih, saya menyambut dengan senang sekali, jadi tahu tren make up secara up to date. Tetapi tentu saja untuk stalking dan memfavoritkan vidio-vidio tutorial, tidak hanya hasilnya tetapi bintangnya (modelnya) yang merupakan para blogger, harus istimewa buat saya. Loh kok?

Iyalah, buat saya cantik saja, ngehits saja, tidak cukup, akan lebih 'klik', lebih asyik  menikmati jika ditambah dari segi kepribadian dan kecerdasan untuk dimiliki. Konon kecantikan yang 'langgeng' adalah yang memiliki aura positif dari dalam, bahkan fisik yang biasa saja bisa menjadi tidak biasa saja ketika aura positif dalam dirinya ada.  Dan, PIXY Asian Beauty Trip 2017 ini pun mengedepankan kepribadian dan kecantikan selain cara make up, fashion atau penampilan mereka harus menunjang.

Sunday

Mengapa Ibu Menjadi Monster



Pernah gak terjadi dalam diri Anda sebagai ibu yang tentu saja memiliki anak, lalu Anda melihat si kecil seakan ingin melumatnya atau merasa Anda begitu tersiksa dan ingin membenturkan diri ke dinding, atau ingin pergi sejauhnya dari anak-anak? Atau lepas kontrol sesaat dengan mengeluarkan suara yang menggelegar kepada anak-anak, melepas cubitan, pukulan. Namun setelahnya Anda merasa begitu lemas, sedih, dan menyesal., ingin memeluk anak-anak sekuatnya dan membisikkan kata maaf yang berulang-ulang.

Tetapi ketika dipicu oleh hal-hal yang membuat Anda tegang, seperti anak-anak yang tantrum, pekerjaan rumah yang menumpuk, suami yang pulang larut atau kurang memahami kondisi Anda, si moster dalam diri itu datang lagi mengubah Anda benar-benar jadi monster.

Menyadari atau tidak, mengakui atau tidak, mengiyakan atau tidak, sebagai ibu kita rawan melewati tahap menjadi monster ini. Bahkan mungkin setiap ibu potensial memiliki monster di dalam jiwanya jika dalam posisi tertentu seperti yang saya ceritakan di atas.

Berarti saya pun pernah mengalaminya?
Iyess, meski tahap setiap orang berbeda-beda, tetapi saya pernah mengalaminya menjadi monster bagi anak-anak saya. Saya mengeluarkan suara yang menggelegar, membanting barang-barang, memukul anak-anak, dan menangis sedih sendiri: Mengapa saya melakukannya? Apa yang telah saya lakukan? Dan, semalaman saya tidak tertidur hanya karena hati dipenuhi buih-buih penyesalan. Sakit rasanya, namun begitu dipicu kembali dengan kondisi tertentu saya meledak lagi.

Pernah saya bercermin dan menatap wajah yang kuyu, mata panda, rambut nyaris tidak tersisir, senyum ceria yang hilang oleh amarah. Secara keseluruhan wajah dalam cermin itu begitu kasian...

Bijak Menghadapi Bullying


Ulasan tentang bullying ini saya tulis berdasarkan diskusi bersama para moms blogger dan psikolog cantik, Vera Ilabiliana Hadiwidjojo di acara yang dipersembahkan oleh Sinar Mas MSIG Life dengan tema 'Smart Mom, Protect Your Family Smile, tanggal 9 September 2017 di JSC Hive Coworking Space, Jakarta.

Bullying Atau Berkelahi?


Mengapa saya mengambil judul Bijak Menghadapi Bullying? Sebab bullying tidak sekedar masalah buat korban, tetapi juga pelaku bullying itu sendiri. Sebelum membahas lebih lanjut tentang bijak menghadapi bullying, yuk ah kita ulas arti bullying. Seperti apa sih yang disebut bullying, sebab banyak loh ibu-ibu atau para orangtua yang main bilang bullying padahal si anak berkelahi, lalu kalah.

"Anakku habis dibully sama teman sekelasnya, lihat nih sampai memar."
Pernah dengar curhatan seperti di atas gak? Kemudian setelah dirunut kronologinya ternyata si anak berkelahi sama temannya dan kalah. Berkelahi dalam arti saling pukul, saling menyakiti, dan ada yang menang serta kalah.

Terus seperti apa dong yang disebut bullying?

Tuesday

Tips Belanja Murah Peralatan Rumah Tangga

Setelah menikah rata-rata wanita selain urusan fashion, urutan ke dua belanja adalah kebutuhan peralatan rumah tangga. Konon, untuk kebutuhan peralatan rumah tangga ini urutannya tergantung kesukaan masing-masing, sebagai contoh tetangga saya, Asia. Kebetulan kami lumayan akrab karena sama-sama memiliki batita. Namanya ibu-ibu kadang peralatan rumah tangga pun jadi bahan gosip yang hangat.
Asia sangat suka dengan segala hal pernak-pernik kebutuhan kamar tidur, mulai dari sprei, aneka bantal dan guling,  selimut, kelambu kasur, tirai kamar, sampai jam atau pajangan di dinding kamar, semua harus matching. Warnanya harus senada, karena dia suka ungu, begitu masuk kamar tidurnya terlihat nuasa ungu mendominasi. Memang saya akui kamarnya sangat enak dilihat, nyaman.

Sumber gambar: Mataharimall.com
Jika memiliki budget lebih untuk beli peralatan rumah tangga, pasti kebutuhan isi kamar tidur menjadi urutan pertama dibanding peralatan rumah tangga lainnya. Ada saja yang dibeli untuk mengisi kamarnya, terutama untuk membeli koleksi sprei dari aneka merk, motif, warna, meski tetap ya dominan warna ungu. Bahkan untuk merk favoritnya, setiap mengeluarkan motif baru pasti dibeli. Begitu juga sprei keluaran limeted edition sampai rela hunting.
Lain Asia, lain lagi kakak ipar saya, Yanti. Wanita yang usianya lebih muda dari saya ini sangat hobby beli peralatan rumah tangga isi dapur. Bisa dibayangkan apa saja jenisnya isi dapur? Untuk panci saja jenisnya bisa lebih dari lima, ada panci presto dan steamer, panci yang bisa buat manggang di atas kompor atau fancy grill, panci stockpot yang bisa buat mengukus, ada lagi panci yang multifungsi, panci biasa, dan banyak lagi.
Begitu juga dengan sendok dan garpu, selalu ada model baru yang lucu-lucu untuk diletakkan di meja makan. Selain untuk keperluan makan, sendok dan garpu bisa jadi penghias meja makan, sama dengan pisau. Saya sendiri baru tahu kalau pisau itu bermacam-macam jenisnya, cantik-cantik bentuknya. Ada seri Rainbow Knife , satu set ada 5 jenis pisau beda ukuran dengan gagang pisau warna-warni seperti pelangi.
Kakak ipar saya juga hobby membuat kue-kue, semakin banyak lah peralatan rumah tangga spesial dapur. Peralatan untuk membuat kue kan beraneka ragam, dari timbangan dapur, marcato alias cetakan kue yang bentuknya kecil-kecil lucu, satu set alat memanggang kue. Alat pemanggang itu beda-beda jenisnya, untuk memanggang creepes ada pan khusus, kata kakak ipar saya supaya hasilnya bagus.
Sementara saya? Terus terang saya tidak jago urusan dapur, kalau memasak sekedar untuk membuat lauk-pauk sehari-hari atau pada acara spesial, seperti membuat nasi kuning, nasi uduk, hidangan berat saat hari raya. Saya tidak bisa membuat kue-kue, pernah bikin donat dua kali gagal total, akhirnya kapok deh. Jadi untuk peralatan rumah tangga dapur isinya sesuai kebutuhan saja, tidak ada yang istimewa.
Tetapi sebagai wanita saya juga suka peralatan rumah tangga dapur yang bagus-bagus, jadi meski hanya memiliki beberapa saya memilih yang berkwalitas, modelnya menarik. Begitu juga dengan peralatan rumah tangga kamar, tidak se'excited Asia dalam mempercantik kamarnya sih. Namun saya suka koleksi sprei dengan motif bunga, asal ada motif yang cantik, warnanya sesuai, bahannya nyaman, pasti saya beli.
Nah, keperluan rumah tangga ini tentu saja harganya tidak murah, sebagai catatan sprei dengan kwalitas standart size queen saja harganya 200 ribu rupiah, belum lama saya beli bantal guling masing-masing harganya 100 ribu rupiah. Bagaimana dengan peralatan rumah tangga lainnya?
Kakak ipar saya pernah cerita harga satu set panci presto dan steamer itu sekitar 500 ribu. Ini baru panci presto, ibu-ibu! Belum panci pemanggang, panci ini-itu, belum satu set sendok garpu, pisau, saya pernah mau membeli satu set sendok garpu cantik harganya  300 ribu, langsung deh mundur cantik. Padalah secara naluriah wanita, saya pengen betul punya satu set sendok garpu yang gagangnya bermotif cantik itu, huhuhu.
Terus bagaimana dong, agar kita bisa tetap memiliki peralatan rumah tangga sesuai selera, tapi juga ramah di budget? Setidaknya hobby belanja peralatan rumah tangga ini tidak membuat kantong jebol, tapi juga kita tetap memiliki peralatan rumah  tangga yang dibutuhkan. Selain memang sebuah kebutuhan, peralatan rumah tangga ini mempercantik rumah kita juga loh.
Berikut ini tips saya belanja murah peralatan rumah tangga:
Beli berdasarkan kebutuhan, meski godaan sprei dengan corak cantik itu banyak sekali. Apalgi ada sistem kredit, ini seperti racun yang terus menggoda kita untuk membeli. Tapi kalau beli berdasarkan kebutuhan tidak harus banyak, cukup ya.
Hindari membeli karena lapar mata, seperti kakak ipar saya yang punya koleksi panci bertumpuk-tumpuk sampai ada yang masih bersegel dusnya. Harganya bisa  bikin dompet kering. Kalau sudah tahap lapar mata kembali ke point satu: Beli berdasarkan kebutuhan.
Hunting diskon atau sale. Wah, ini penting banget bisa bikin kita hemat berlipat-lipat. Saya sangat suka sekali hunting barang diskon atau sale. Sudah dapat barang branded, harga kaki lima. Salah satu pilihan saya beli peralatan rumah tangga di Mataharimall.com

Di Mataharimall.com diskonnya bisa sampai 80%... wow! Ada sprei seharga 550 ribu, branded Morena, size king, jadi hanya  110 ribu, ampuun! Ini murah aja pakai banget, kan? Satu set sendok garpu pisau motif polkadot, baru saja saya ceck harganya cuma jadi 89.500 rupiah. Semaput deh ngomongin diskon di Mataharimall.com, aseli bukan mengada-ada. Silakan stalking langsung saja.


Peralatan rumah tangga di Mataharimall.com nyaris lengkap, mulai dari peralatan rumah tangga dapur, kamar tidur, kamar mandi, sampai ruang tamu, pokoknya meliputi bedding, kitchen, furniture, home improvement. Semua diskon dan sale besar-besaran dengan kwalitas prodak yang bagus.

CATEGORIES

>

Pentingnya Membentuk Kebersamaan Dengan Si Kecil

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan Ia akan belajar menemukan cinta dalam ke hidupannya Kata mutiara y...

Cari Artikel

Instagram

Twitter

Follow Me

Powered by Blogger.