Latest Posts

Rabu, 24 Agustus 2016

Resign Kerja dan Bisnis Online


Sumber gambar: kudo.co.id

Saya sudah bekerja di kantor selama 10 tahun, ketika anak kedua saya berusia 2 tahun baru saya berhenti bekerja. Namun tentu saja tidak benar-benar berhenti, sebab saya bekerja sedari belum menikah. Bahkan kuliah pun dari hari kerja sendiri, secara garis besar saya ini penyuka kerja. Tanpa ada yang saya kerjakan di luar kerjaan rumah tangga, rasanya ada yang kosong. Ada sesuatu yang tidak saya miliki.

Tentu saja pekerjaan Ibu Rumah Tangga (IRT) itu sangat mulia, dan juga sangat menguras tenaga. Namun buat saya sisi kosong ini tetap harus diisi, yaitu bekerja diluar sebagai IRT. Waktu saya juga tidak selonggar dulu karena memiliki dua orang anak yang masih butuh perhatian, apalagi saya memilih tidak memiliki ART (asisten rumah tangga), kebayang dong kalau harus bekerja yang menguras waktu dan tenaga? Apalagi setelah berhenti bekerja, saya dan suami pisah rumah dengan orangtua biar lebih mandiri.

 Jadi apa kira-kira pekerjaan yang cocok buat saya, karena terus terang secara sosialisasi saya bukan tipe yang bisa maju terdepan di masyarakat sehingga ketika akan membuka peluang bisnis di masyarakat itu mudah. Kalau saya berdagang offline, bagaimana cara menawarkannya-memperkenalkan bisnis saya? Itu merupakan pertanyaan yang membebani langkah saya saat itu.

Selasa, 23 Agustus 2016

Akarui Cha: Ngeblog Untuk Berbagi

Cha gadis berpipi kemerahan
Kali ini saya berkesempatan mengulik Akarui Cha, gadis imut berkulit putih dengaan bola mata hijau bening . Ngobrol-ngobrol melalui inbox diselingi kerjaan Cha di kantor, kerjaan saya OS buku di rumah plus momong Pendar. Kadang obrolan terputus, kadang lanjut namun semua kelar dalam sehari. Rasanya, obrolan ringan ini tidak berjarak oleh tempat, tapi seperti ngobrol berhadap-hadapan. Apalagi ketika Cha mengirim fotonya, foto ini mengingat pada sahabat baik saya. Seorang penulis novel romans lucu yang cukup terkenal, Teh Ifa Avianty. Ya, memandang Cha membuat saya membayangkan Teh Ifa ketika gadis.

Bener deh, ada sesuatu yang membuat saya merasa mereka begitu sama, sama-sama berkulit bersih-kemerahan, dan banyak cerita hehehe. Dari rangkaian kata-kata Cha, saya seperti melihat gadis muda yang suka cerita panjang dan lebar, berbagi apa saja yang ada di kepalanya. Seakan isi kepalanya tidak ada habisnya, cerita meluncur begitu saja.

Jumat, 19 Agustus 2016

Mini Marketnya Terdekat

Sumber gambar: www.alfamartku.com
Butuh Diapers Malam-Malam

Tahun 2006 saat itu saya dan suami masih tinggal bersama orangtua saya di Ampera Raya,  kami baru memiliki bayi pertama, Lintang. Suatu hari Lintang kena diare dan diapers habis, waduh..bukan masalah kecil saat itu ya karena kalau tanpa diapers kotoran bayi yang mengandung bakteri itu bisa berceceran dan merepotkan. Kondisi malam pula, kalau ke warung pukul sembilan malam sudah banyak yang tutup. Lagi pula warung tidak menyediakan diapers dalam satu pack besar tapi hanya menjual satuan, dan harganya jadi lebih boros. Ke supermaket?

Pukul sembilan malam dan lokasi supermaket lumayan jaraknya dari rumah kami, sangat tidak memungkinkan. Untung, waktu itu sudah ada mini market yang cukup lengkap, tidak jauh dari rumah kami dan buka hingga pukul sepuluh malam, yaitu Alfamart. Maka suami pun segera meluncur ke sana, tidak sampai dua puluh menit satu pack besar diapers kami dapatkan. Malam itu kebutuhan akan diapers bisa dipenuhi hingga keesokan harinya kami membawa si kecil ke dokter.

Kamis, 18 Agustus 2016

Ketika Terjadi Musibah Kebakaran

Musibah Kebakaran


Peristiwa kebakaran itu sudah terlewat lama sekali, namun sepertinya (dan pasti ya) masih sangat berbekas dalam ingatan suami saya. Kejadian kebakaran yang menimpa ketika suami belum menikahi saya, masih kuliah, kebakaran rumah orangtuanya atau tepatnya mertua saya (kini).

Bahkan adik ipar saya bisa menceritakan begitu detil bagaimana kebarakan itu terjadi, menurut ceritanya kebakaran itu terjadi ketika dia pulang sekolah. Perumahan tempat tinggal mertua saya penuh orang panik, ada yang menangis-menjerit, lari tidak menentu arah atau berusaha menyelamatkan harta benda mereka. Kebakaran yang berawal dari ledakan kompor pada salah satu rumah itu menghabiskan nyaris berpuluh rumah, meski mobil kebakaran datang namun kondisinya sudah sedikit parah. Sebab, lokasi perumahan tersebut tidak begitu mudah dilewati kendaraan besar.

Adik ipar saya  hanya bisa menatap api besar menghabis rumahnya hingga menjadi puing-puing menghitam tanpa sisa. “Habis semua harta benda Bapak...” begitu keluhan Bapak mertua saya. Saat itu kebetulan beliau pasca pensiun beberapa minggu. Jadi sempurna lah kesedihan yang datang, pensiun dan harta benda ludes.

Karena kondisi musibah besar ini pula yang menyebabkan mertua saya memutuskan kembali ke kampung halaman di Yogya, karena di Jakarta sudah tidak memiliki harta benda berarti. Semua lenyap dalam sekejap dilumat api yang tidak terduga. Memang musibah datang lebih sering tidak terduga, ketimbang bisa diduga.

Rabu, 17 Agustus 2016

Gamis dan Wanita Muslimah


Gamis dari bahan lace cocok buat pesta (pic: MatahariMall
Gamis&Wanita

Gamis dan wanita muslimah menjadi dua keterkaitan yang tidak bisa dilepaskan sebenarnya.  Apalagi saat hari besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, bahkan wanita yang tidak berhijab namun muslim pun akan ikutan pakai gamis. Tidak hanya hari besar sih, acara-acara khusus seperti ke pesta pernikahan, arisan, dll, banyak wanita muslimah memutuskan memakai gamis. Begitu pun saya yang kebetulan meski berhijab lebih suka busana yang sedikit tomboy, tetap memiliki beberapa koleksi gamis.

Karena memang selain gamis memiliki model tertutup, simpel atau praktis. Gamis cocok untuk semua bentuk tubuh, baik tubuh langsing-terlalu langsing maupun gemuk karena modelnya meski terusan bisa dibuat detil-detil dan ditambah aksen tertentu sesuai selera maupun bentuk tubuh. Sebagai contoh, karena saya termasuk katergori agak kurus saat memakai gamis suka saya tambahkan bolero atau saat saya sedikit gemuk pasca melahirkan, saya kenakan gamis dengan belt.

Mengenali Diare Pada Bayi


Diare adalah keluarnya kotoran encer yang sering dari biasanya dan merupakan hal yang banyak dialami bayi terutama pada bulan pertama hingga 1,5 bulan. Bayi yang menyusu ASI sehari bisa 10x buang air besar. Oleh sebab ASI periode ini mengandung zat urus-urus untuk membersihkan usus bayi yang baru dipakai, sehingga meski mengalami diare berat badan bayi tetap naik.

Seperti yang dialami bayi saya, bayangkan saya sampai lelah membersikan kotorannya yang sangat encer dan sering, namun si kecil tampak sehat-sehat saja (saya memberinya ASI eksklusif/hanya memberi ASI saja sampai usia Lintang hampir 4 bulan). Karena itu kita harus bisa membedakan diare yang sebenarnya, yang membahayakan  kesehatan bayi dan menyebabkan dehidrasi. Apalagi kebanyakan orangtua dulu menganggap bayi diare sebagai bertanda ‘tambah gede/tambah pintar’

Selasa, 16 Agustus 2016

Mengenali GEJALA & MASALAH KESEHATAN BAYI Bag.2

Setelah baby lahir satu dua hari di rumah sakit, bila tidak ada halangan kita sudah dapat membawa sang buah hati ke rumah, sambutan meriah, kedatangan tamu, sehingga lengkaplah rasa bahagia juga kelelahan teramat sangat dari sang ibu yang baru melahirkan.
Mulai kita melihat berbagai reaksi sang bayi dari menangis tengah malam, menangis tanpa sebab, bangun tengah malam, perubahan kulit, muntah, diare, sampai demam yang tentu membuat orangtua cemas bukan kepalang.
Dari pengalaman saya mungkin bisa membantu anda melihat gejala kesehatan bayi agar kita dapat menentukan perlu tidaknya ke dokter, atau obat tradisional yang ternyata tidak memiliki efek berbahaya untuk bayi ketimbang obat-obatan kedokteran yang kebanyakan belum dianjurkan untuk bayi usia dini ini.
Pendar saa masih di RS
Kulit
Kulit bayi baru lahir amat peka dan mudah meradang, apabila anda menemukan gejala sebagai berikut:
§  bercak merah di seputar daerah popok, anus, umumnya bercak ini akibat kelamaan terendam ompol dan faeces bayi yang mengandung zat-zat tajam yang menimbulkan peradangan disekitar anus.
Penanganannya:
-          Gantilah popok setiap basah
-          Bersihkan dan keringkan daerah tersebut
-          Hindari pemakaian sabun, baby oil  dan bedak didaerah tersebut
-          Biasanya berangsur akan sembuh sendiri namun bila cukup parah mintalah salep dari dokter anda

§  Bercak-bercak berair di wajah, siku bagian dalam, atau belakang lutut : Eksim bayi yaitu sejenis alergi, dapat karena tertular orang lain, dapat juga karena elergi debu.
Penangananya:
-          Hindari pemakaian sabun, baby oil, pakai emulsi khusus untuk membersihkan dan melembabkan kulit si bayi, namun bila meluas periksakan ke dokter.

Selain akibat ruam popok karena ompol, kotoran, alergi, sabun deterjen, pelembut/pewangi dan pemutih untuk mencuci pakaian/popok/kain bayi, bila membilasnya tidak benar-benar bersih akan meninggalkan residu yang mengakibatkan masalah kulit.
Dalam menggunakan produk perawatan kulit untuk bayi, pilih yang tidak menimbulkan reaksi terhadap kulit dan mata, dan tidak menimbulkan reaksi sensitasi dan fotosensitisasi. Sehingga sebaiknya tidak mengandung pewarna dan pewangi yang merupakan bahan penyebab alergi.iritasi1.

Muntah
Muntah ini ada berapa macam, ada yang muntah karena kenyangan susu atau masyarakat Jawa bilang ‘gumoh’, yang keluar hanya sejumlah kecil cairan susu, namun ada muntah yang cukup dianggap serius karena gangguan lambung.
Karena itu mari kita lihat gejalanya:
Muntah I:
§  Bayi terlihat sehat
§  Habis menyusu
§  Muntah hanya berupa cairan susu dalam jumlah kecil
Gumoh, adalah bukan muntah dan tidak perlu cemas pada bayi yang sehat karena ini hanya disebab kekenyangan dan udara yang terjebak (biasanya kita menyebutnya kembung).
Penanganannya:
-          Perhatikan dalam memberi jumlah susu
-          Bantulah bersendawa setiap habis menyusu dengan meletakkan kepalanya di bahu atau diatas lutut anda, atau dipangkuan.
Gambar 5
Muntah II:
§  Temperatur bayi sampai 38° C  atau lebih
§  Mencret tidak seperti biasanya
Segera periksakan kedokter, karena bisa jadi bayi kita menderita infeksi saluran pencernaan.
Penanganannya bila bayi anda dapat dirawat dirumah
            Untuk bayi menyusu ASI:
-          Menghentikan pemberian susu dan makanan (bagi yang sudah diberi makan) selama 24 jam.
-          Berikan larutan glukosa, yaitu: campurkan 3 sendok teh ke dalam 200 ml air matang, atau dapat dibeli diapotik.
Berikan setiap jam bila bayi masih sering muntah, selanjutnya berikan saja setiap bayi terlihat haus.
-          Hari berikutnya kurangi pemberian glukosa dan mulai berikan ASI dan makanan secara berangsur.
Untuk bayi menusu formula:
-          Jangan berikan susu formula selama 5 hari.
-          Beri glukosa.
-          Selanjutnya bila sudah diberi makanan berikan bubur buah/sayur sampai hari keenam, hari selanjutnya bayi sudah dapat diberi susu dan menu biasanya.
Dalam kasus muntah-muntah tanpa henti seperti ini, yang ditakutkan bayi mengalami dehidrasi, apabila bayi mengalami dehidrasi segera ke dokter.
Gelaja-gejala dehidrasi:
-    Mata dan fontanel (tempat lunak diubun-ubun bayi yang pada bayi baru lahir tampak berdenyut) cekung.
-          Mulutnya tampak kering.
-          Tidak buang air kecil dalam 3 jam terakhir.
-          Rewel dan menangis terus.
-          Hilangnya elastisitas kulit.

Muntah III:
§  Muntah berwarna kuning kehijauan.

Bawa ke dokter segera, kemungkinan bayi anda terkena gangguan lambung serius. Sekian dulu teman-teman nanti saya lanjutkan di artikel berikutnya, Untuk yang belum membaca Mengenali Gejala dan Masalah Kesehatan pda Bayi bagian pertama bisa klik disini .

Blog Of The Month KEB

Blog Of The Month KEB
Blog Of The Month KEB-JULI 2016

CATEGORIES

>

Aplikasi PRIMA Persembahan IDAI Hadir Untuk Anda Dan Buah Hati Anda

Sabtu tanggal 23 Juli 2016 bertepat di Gedung Kiara, RSCM, Mba Chichi mewakili IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia)  mengundang saya via ...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger. ...Read More

COMMUNITY

  • Diberdayakan oleh Blogger.