>

Knowledge Link Intercultural School (KLIS) Sekolah Berstandar Internasional Dengan Nilai-Nilai Islami

By duniaeni - April 11, 2019



Bicara tentang sekolah, pasti merupakan sesuatu yang tidak lagi dianggap remeh, sekedar memasukkan anak ke sekolah, sekedar tuntas kewajiban menyekolahkan anak. Terlebih saat ini semakin meruyak efek dari pergaulan di sekolah yang salah, efek dari pendidikan yang hanya konsen pada materi teori-teori pelajaran umum. Saya pribadi merasa sangat prihatin dan miris dengan beberapa kondisi lingkungan sekolah saat ini yang melahirkan generasi muda bermasalah.

Sehingga mencari sekolah untuk anak-anak menjadi PR penting bagi orangtua, apalagi saat ini banyak sekali lembaga swasta yang menawarkan sekolah dengan beragam fasilitas yang menarik. Namun penting tetap mempelajari akan kualitasnya lebih jauh, seperti bagaimana sistem mengajarnya, guru-gurunya, nilai-nilai keagamaan yang ada, dan lain sebagainya. Sehingga anak-anak dapat bersekolah tidak sekedar pintar, tetapi juga memiliki karakter dan norma-norma yang baik.

Dan, kemarin tanggal 9 April 2019 saya berkesempatan untuk hadir di acara Forum On Islam Education and Global Peace yang diadakan oleh KLIS di Ballroom Lantai 5, K-Link Tower, Jakarta Selatan. Dalam acara ini membuat saya jadi tahu kalau teryata Klink meluncurkan sekolah bertaraf Internasional yakni KLIS. Untuk lebih jelasnya lanjut baca habis artikel ini ya, semoga bermanfaat.


Seminar Internasional Forum On Islam Global Peace

Acara ini menghadirkan narasumber dari dalam dan luar negeri yaitu:



1. Sheikh Dr. Muhammad Bin Yahya Al-Ninowy (pendiri Madina Institute darri USA)
2. Prof. Dr. M. Amin Abdullah (Mantan rektorr UIN Sunan Kalijaga Indonesia)
3. Prof.Dr. Amany Lubis (rektorr UIn Syarif Hidayatullah, Jakarta)
4. Drr. Mikdar RUsdi (Senior Assistant Professor dari Seri Begawan Religiios College, Brunei Darrrussalam)
5. Assoc Prof.Dr.Ismal Lutfi Japakya (Rektor dari Fatoni University, Thailand)
.6. Dato Dr.Muhammad Nur Manuty (Chairman of UNISZA, Malaysia)
7. Dato Seri Diraja Dr.Zambry (Mantan menteri Besar Perak, Malaysia)



Melihat jajaran nama para narasumber dalam Forrum On Islam Global Peace ini sudah pasti materi yang disampaikan sangat berbobot sekali. Makanya seminar ini bayak sekali dihadiri para orangtua yang mungkin tertarik untuk mengetahui materi yang akan disampaikan para narasumber tersebut, selain juga hadir awak media yang meliput.

"Topik-topik yang diangkat oleh para pembicara utama pada seminar ini diharapkan dapat menambah dan memperkaya wawasan kita baik akademisi, mahasiswa maupun masyarakat umum bahwa Islam membawa peran penting dalam tatanan kehidupan di dunia ini, karena populasi umat muslim dunia jumlahnya sangat signifikan, pemikiran-pemikiran dari para cendekia-cendekia yang hadir pada seminar ini akan memberikan kita semua pemahaman baru mengenai tema-tema penting saat ini, salah satunya peran Islam dalam Perdamaian Global," kata  Dato Dr.H.MD.Radzi Saleh selaku Presiden direktur PT K-Link Indonesia saat memberikan kata sambutan.

Seminar Internasional yang diadakan oleh KLIS ini bekerjasama dengan Asian Islamic Universities Association (AIUA), dimana memang AIUA memiliki tujuan untuk membantu selurruh anggotanya dalam memperkuat perguruan tinggi melalui kerjasama yang berkualitas, sehingga diharapkan bukan sekedar sekolah tempat berlajar akademis saja.

Member AIUA ini sudah cukup banyak loh, ada sebanyak 60 Universitas yang salah satunya UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universiti Sultan Azlan Shah, Madina Institute, Fatoni University, dan sebagainya. Wah, jadi  kalau mau memasukkan anak-anak ke universitas yang sudah jadi member AIUA ini rasanya tidak ragu-ragu lagi ya, karena AIUA mengutamakan pendidikan berbasis Islami. Bahkan  tujuan dari seminar ini pun untuk mencerahkan pemikiran generasi muda secara kreatif, berbudaya, dan tentu saja relijius.

Knowledge Link Intercultural School (KLIS)



Seminar Internasional Forum On Islam Global Peace ini selain berbagi ilmu, juga merupakan anjang penandatangan MoU antara 3 lembaga pendidikan besar seperti USAS (Universit Sultan Azlan Shah), Madina Institute, dan KLIS Secondary, kerjasama tersebut dalam bentuk pengaplikasian kurikulum yang didalamnya  mencakup mata pelajaran sebagai berikut: Tahfizh Quran, Arabic Language dan Islami Studies.



Saya benar-benar dibuat terkagum-kagum loh, karena selain baru mengetahui kalau Klink mendirikan sekolah KLIS yang  bekerjasama dengan AIUA, memiliki kurikulum hasil kerjasama dengan sekolah-sekolah berkualitas internasional, dan ternyata kurikulum internasional KLIS Secondary menggunakan kurikulum Oxford AQA dan KLIS Primary menggunakan kurikulum Cambridge. Tujuan dari kurikulum tersebut agar pelajar KLIS menjadi pintar secara akademis dan dinamis dalam kecerdasan spiritual dan sosialnya.



Maka bisa dipastikan KLIS saat ini merupakan satu-satunya sekolah bernuansa Islami, yang secara multicultural mengusung kurikulum OXFORD AQA dengan pengajar yang berkualitas. Sepertinya menjadi jawaban bagi keresahan orangtua dalam  mencari sekolah yang berkualitas, tidak hanya memberikan pendidikan ilmu dunia, tapi juga akherat.

Jenjang pendidikan KLIS saat ini adalah sebagai berikut:



1. KLIS Primary sekolah internasional tingkat Sekolah Dasar (SD)
2. KLIS Secondary sekolah menengah KLIS setingkat SMP
3. K-Link Care Center ini sekolah untuk anak-anak berkebutuhan khusus untuk membantu mereka mandiri secara maksimal.

Nah, bagaimana? Tertarik pastinya dengan KLIS ini, sekolah yang berlokasi di Bogor, tepatnya di Jalan Pintu 3 Sentul Sirkuit dengan fasilitas  golf, horse riding, tennis, Achery dan swimming, dan lain-lain. Membuat para siswa belajar dengan senang, tidak hanya berkutat dengan berbagai pelajaran di dalam kelas saja.

 Saya sendiri belum sempat berkunjung langsung ke KLIS yang berlokasi di Bogor, karena saat soft launching yang diramaikan oleh Ustadz Abdul Somad (UAS) saya tidak bisa hadir di sana. Namun para orangtua yang memiliki anak dengan rentang usia 6-18 tahun butuh pendidikan yang berkualitas bisa deh langsung ke KLIS, atau mau mencari info lebih jelas bisa langsung ke web KLIS.

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar

  1. Ah, sayapun bercita-cita menyekolahkan anak di sekolah Internasional berbasis Islam. Sampai belain nabung saham sedari anak masih dua tahun. Semoga tercapai. Jadi makin semangat baca artikel ini.

    ReplyDelete