Memilih Slaber yang Tepat untuk Bayi

by - May 30, 2019



Slaber Hadir dengan Desaign yang Menggoda Iman

Siapa yang belum familiar dengan slaber dan lebih familiar dengan sebutan alas makan? Saya sendiri awalnya lebih familiar menyebutnya celemek kok, hehehe. Baru-baru ini saja saya jadi familiar menyebutnya slaber. Jadi slaber itu alas makan yang diletakkan di dada agar baju tidak terkena noda makanan pada saat bayi disuapi atau makan.



MPasi kadang kan, meninggalkan jejak di baju yang sulit hilang seperti noda buah naga, sari wortel, dan lain sebagainya. Kalau dulu slaber bentuknya biasa saja, sekarang aneka rupa loh. Cantik dan lucu-lucu banget bikin kalap ibu-ibu yang memiliki bayi seperti saya ini. Tidak hanya berupa kain alas makan bermotif, berwarna, tapi sekarang ada yang berbentuk hewan, buah, tokoh kartun. Bahkan ada yang 3D gitu, dan beragam slaber ini tersedia untuk bayi cowok dan cewek dengan pilihan masing-masing sesuai jenis kelamin.

Harnyanya pun beragam, dari yang murah harganya sekitar Rp15.000 , dan yang mahal saya pernah lihat dibadrol hampir Rp200.000 deh, bikin gigit jari ya slaber aja harganya segitu, hahaha. Dasar emak irit, tapi memang prioritas orang kan beda-beda, Bu-Ibu. meski mahal tetap banyak yang membeli, seperti teman saya yang tempo hari cerita beli slaber jenis silikon dengan harga Rp160.000.


"Memang terdengar mahal harga segitu, tapi kalau dipikir awet dan praktisnya, ya justru lebih hemat. Karena yang gue beli tuh slaber 3D berbahan silikon, tinggal dilap beres langsung kering. Awet lama."


Itu alasan teman saya mengapa memutuskan membeli slaber dengan harga Rp160.000, masuk akal sih menurut saya. Karena slaber waterproof biasa yang saya beli seharga Rp25.000 itu kalau kotor harus dicuci kucek dan dijemur, menunggu kering jika akan dipakai lagi. Jadi mau tidak mau saya harus membeli slaber paling sedikit 4, total Rp100.000. Pikirkan sediri ya, lebih baik pilih yang 1 seharga Rp160.000, apa Rp100.000 dapat 4, hahaha.

Tapi sebelum memikirkan dan jadi salah pilih, sebaiknya baca yuk sedikit bocoran dari saya, sebaiknya memilih slaber yang tepat untuk alas makan bayi itu yang mana?


Memilih Slaber yang Tepat untuk Alas Makan Bayi

Jadi slaber itu sepengetahuan saya (tambahkan ya, jika Bu-Ibu cantik yang membaca artikel ini tahu ada jenis slaber lain lagi, maksudnya jenis bahannya ya) slaber ada yang terbuat dari bahan kain yang beragam, ada yang seperti bahan handuk tebal, kain kantun, bahan kaos cukup tebal. Ada yang menggunakan bahan waterproof sejenis plastik, ada yang dirangkap bahan kain dengan waterproof, lalu slaber 3D dengan bahan silicone, karet. Nah, sebaiknya kita memilih yang mana?

Berikut ini saya beberkan ya, menurut pengalaman saya pribadi loh. Setelah pernah memberi MPasi pada  ke 5 bayi saya, ini kira-kira yang bisa saya share. Semoga bermanfaat sehingga tidak salah lagi dalam memberi slaber.

1. Slaber berbahan jenis kain
Karena biasanya tembus air, meski baju yang dikenakan bayi tidak terkena bercak noda tapi tetap basah. Kalau proses memberi MPasi cukup lama karena bayi senang makan sambil bermain-main misalnya, kondisi baju basah bisa membuat bayi tidak nyaman dan masuk angin deh. Selain itu dicucinya sedikit menguras tenaga jika terkena noda makanan yang sulit hilang, maka sebaiknya slaber jenis ini selesai dipakai langsung cuci. Jenis bahan-bahan kain slaber pun beragam, ada yang lama keringnya saat dicuci seperti berbahan handuk.

2. Slaber berbahan Waterproof atau plastik
Saya baru beli sekali dan trataaaaam...memang sih, benar-benar gak tembus air, noda dan sebagainya. Tetapi karena segala jenis makanan dan air tidak menyerap, begitu jatuh ke slaber langsung sukses meluncur ke bawah membasahi celana atau bagian bawah bayi, mengotori sekitar tempat kursi makan bayi. Cara cucinya tinggal disiram air, jemur atau dianginkan akan kering seketika.

3. Slaber berbahan kain dengan lapisan waterproof
Bagian depan slaber berbahan kain yang dapat menyerap noda makana, air minum, dll. Namun tetap aman tidak basah ke baju bayi karena bahan kain tertahan atau terhalangi lapisan waterproofnya. Dicuci mudah karena biasanya bahan waterproofnya seperti plastik karet, namun lama keringnya tergantung jenis bahan kain yang digunakan. Tapi memang rata-rata tidak kering dengan cepat seperti slaber yang hanya berbahan waterproof , plastik, silicone maupun karet.

4. Slaber 3D berbahan silicone atau pun karet
Slaber 3D biasanya berbentuk kantong seperti mangkuk di depan dada, gunanya mangkuk agar air dan sisa makanan tertampung dengan baik. Tapi ada bayi yang jadi senang memainkan kantung mangkuknya, sehingga kadang makan jadi tidak fokus, tangan bayi terkena bekas makanan yang tertampung di mangkuk. Cara cucinya mudah, bisa hanya dilap bersih saja, hanya kalau slaber jenis ini tidak praktis untuk dibawa travelling atau berpergian karena bentuknya makan tempat.

Dari cerita saya, kira-kira slaber apa yang tepat buat bayi kalian? Kalau saya pribadi paling suka memilih yang point 3 yakni Slaber berbahan kain dengan lapisan waterproof, harganya pun beragam sesuai budget kantong saya, hehehe. Selamat memilih-milih slaber untuk kesayangan kalian ya, salam dari Baby Binar.

Jangan lupa buat mampir di artikel saya tentang Resep MPasi yang bikin BB bayi naik.


You May Also Like

1 komentar

  1. Wah, aku juga baru tahu Mbk itu sekarang namanya Slaber, tahunya emang celemek bayi haha..

    ReplyDelete