>

Tips Agar Anak Tidak Mudah Sakit dan Daya Tahan Tubuhnya Kuat

By duniaeni.com - September 12, 2019


Bagaimana cuaca di daerah kalian?

Di Depok cuaca sungguh panas, berbulan-bulan hujan tidak turun. Kemarau terpanjang di tahun 2019, sampai September pun hanya turun hujan sekali. Bahkan air di rumah yang belum pernah mengalami kekeringan, akhirnya kekeringan selama 3 hari tidak keluar air. Terpaksa suami bolak-balik minta air ke tetangga, itu pun tidak berani satu rumah karena masing-masing airnya sedang kecil. Jadi ada 3 rumah yang kami minta airnya secara bergantian selama 3 hari.

Musim kemarau tidak hanya air tanah yang kering, tapi juga banyak nyamuk setiap malam. Belum lagi debu di jalan yang terbawa angin, jadi ngeri juga kalau jajan sembarangan, karena bukan mustahil terpapar debu atau dikontaminasi air yang tidak bersih. Sebab, Depok selain air kering, juga beberapa mengalami air tanah yang mendadak keruh. Anak-anak pun mudah terserang sakit.

Beberapa anak teman saya ada yang terserang muntah-muntah, sampai ada yang rawat inap, anak tetangga juga banyak yang mendadak demam. Sementara anak-anak saya gantian batuk-pilek, yang kecil demam. Alhamdullilah, demam hanya sehari, dan batuk pilek cepat sembuh. Karena saya bertindak cepat, memberi asupan nutrisi dan obat agar daya tahan tubuhnya kuat. Sebab penyakit yang menyerang anak-anak pasti disebabkan daya tahan tubuh mereka lemah.


Jika daya tahan tubuh lemah akan mudah masuk berbagai penyakit, karena sistem imun dalam tubuh yang lemah tidak mampu melawan bakteri atau pun virus. Tapi dari pada membahas tentang sistem imun tubuh, dan bagaimana agar memiliki sistem imun tubuh yang kuat berdasarkan opini orang awam seperti saya. Sebaiknya baca ulasan saya berikut ini yang bersumber dari pakarnya, semoga bermanfaat ya, Bu-Ibu...

Mengapa Anak Mudah Jatuh Sakit?


Pernah nggak memiliki pertanyaan, mengapa anak mudah jatuh sakit?

Anak pertama saya, Lintang termasuk yang mudah jatuh sakit ketika masih batita, mulai batuk pilek dan diare kerap menyambangi. Lalu anak kedua saya juga mudah jatuh sakit ketika memasuki usia SD, sakitnya seputar batuk pilek. Bahkan kini serumah yang mudah jatuh sakit Pijar, dia bisa membawa virus batuk pilek dari sekolah ke rumah atau batuk pilek karena cuaca.

Akibatnya dua adiknya yang masih batita dan bayi terimbas kena batuk pilek, bahkan bayi saya pernah terkena suspect peunomia. Alhamdullilah, cepat diketahui sehingga tidak sampai positif. Sebenarnya apa sih, yang membuat Pijar mudah terkena batuk pilek dibanding saudara-saudaranya yang lain? Kadang saya berpikir, ini karena dia picky eater,  lebih sulit makannya. Sehingga nutrisi dalam tubuhnya kurang dan tubuhnya jadi tidak sekuat kakak dan adik-adiknya.

Di acara Stimuno Blogger Gathering di Jakarta,   September 2019 kemarin, Prof.Dr.dr Zakiudin Munasir, Sp.A(K) yang sudah tidak asing lagi tentunya. Karena beberapa kali saya hadir di sebuah kesehatan, dr. Zaki. Dr menjadi narasumbernya. Dr.Zaki menjelaskan, mengapa anak mudah jatuh sakit, terutama bayi yaitu karena sistem imun dalam tubuhnya belum sempurna. Langsung deh saya teringat bayi saya, Binar (10 bulan).


Makanya ketika bayi lahir langsung diberi imunisasi, diantaranya DPT, dan Campak diberikan ketika usia 9 bulan karena pada usia 9 bulan sistem imun yang diberikan dari tubuh ibunya sudah habis. Jadi bisa dibayangkan jika bayi tanpa memiliki imun yang dibooster dengan imunisasi menghadapi virus dan bakteri di dunia ini. Saya langsung ingat belum memberikan imunisasi Campak karena Binar sempat deman dan pilek. Duh, jadi was-was.

Memang menjaga bayi dibawah usia 1 tahun rasanya nano-nano, makanya saya dan suami akan merasa lega jika anak sudah menginjak usia 1 tahun. Setidaknya sudah memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan ketika masih bayi. Oya, dr Zaki juga  mengingatkan agar kita menjaga bayi dari sumber bakteri atau pun virus dengan melarang orang-orang yang menjenguk untuk menciumnya atau menggendongnya.

Jadi ingat ketika anak-anak saya lahir, saya selalu proteksi dengan melarang yang menjenguk untuk menyentuh langsung. Jika ada yang sedang sakit akan saya larang untuk datang, karena masyarakat kita memiliki budaya 'menengok ibu pasca melahirkan. Para penjenguk ini kadang tidak memikirkan pentingnya menjaga kondisi bayi yang masih rentan terhadap segala penyakit.

Bagaimana Menjaga Daya Tahan Tubuh?

Tentu sebagai orangtua, terutama ibu yang mendampingi anak-anak sehari-harinya, merasa bertanggungjawab dan menjadi sedih ketika anak sakit. Seperti saya misalnya, sudah membuatkan makanan yang sehat, memberi suplemen, membuat jadwal agar anak tidak tidur malam. Tapi jika musim sedang tidak bagus seperti saat ini, ada saja anak yang sakit. Terutama Pijar yang mudah kena batuk pilek, lalu menular ke adik atau kakaknya.

Untuk itu dr. Zaki memberi tips agar daya tahan tubuh menjadi lebih kuat sehingga tidak mudah sakit:
1. Mencegah infeksi
2. Mencegah penyakit ganas
3. Hindari obat-obat tertentu, kecuali dengan resep atau pengawasan dokter
4. Gizi yang baik
5. Hindari kontak dengan infeksi pada usia yang sangat muda atau tua.

Daya tahan tubuh dapat dibentuk dengan lima point di atas, biasanya selain karena cuaca, asupan gizi sedang kurang, anak kelelahan juga bisa mengakibatkan daya tahan tubuh menurun sehingga anak mudah terserang berbagai macam penyakit. Dan, sistem imun ini bisa normal kembali, tetapi pada kondisi tertentu butuh booster dengan memberinya imunomodulator. Imunomodulator adalah zat yang dapat memperbaiki sistem imun tubuh kita.

Stimuno Mengandung Imunomudulator Untuk Daya Tahan Tubuh


Imunomodulator ini tersedia dalam bentuk alami dan olahan (sintetis), Imunomodulator alami diantaranya berasal dari meniran, gingseng, lemon, zaitun, chamomile tea, dan Imunomodulator sintetis terbuat dari bahan alami yang sudah diolah. Namun meski pun sudah diolah, tetap dijaga kandungan manfaatnya.

Kali ini yang akan saya bahas (tepatnya dibahas oleh dr.Zaki) adalah Imunomodulator yang  berasal atau terkandung dari meniran. Sudah tahu meniran? Saya juga agak kaget, karena meniran itu tumbuhan liar yang banyak terdapat di pinggiran got dekat rumah saya loh. Meniran hijau (Phyllanthhus niruri L) memiliki manfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh, dan STIMUNO mengandung bahan aktif meniran hijau ini. Pantas ya, STIMUNO dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Setiap 5 ml Stimuno sirup mengandung 25 mg ekstrak meniran hijau yang dikemas dalam botol ukuran 60 ml dan 100 ml, dan kemasan stick pack atau sanchet sekali minum. Saya sudah berapa kali membeli STIMUNO yang berukuran 100 ml, dan baru pada acara gathering ini mengenal STIMUNO kemasan stick. Karena STIMUNO mengandung Imunomodulator tidak diberikan terus-menerus, tetapi harus pada kondisi tertentu, di saat kekebalan tubuh menurun dan menjaga agar daya tahan tubuh tetap kuat.

STIMUNO juga merupakan obat, bukan suplemen atau vitamin. Nah, ini pengetahuan baru buat saya, sebab selama ini mengira STIMUNO adalah vitamin. Karena obat minumnya sesuai pentunjuk di kemasan ya, Bu-Ibu. Ketika anak sakit berikan STIMUNO 3x sehari @5ml untuk usia di atas 1 tahun. Sementara jika anak sehat, namun cuaca sedang tidak bagus atau di lingkungannya ada yang sakit, berikan anak STIMUNO 1x sehari @5ml. Stimuno tersedia 3 varian rasa: Anggur, Orange Berry, dan Tutty Fruity.


Setelah membahas tentang daya tahan tubuh, acara gathering ditutup dengan kreasi bento dari Rien Suryo. Semua yang hadir dibagikan peralatan lengkap dan bahan untuk ngebento : Ada nasi hijau, homemade nugget, sosis, telur dadar, aneka sayuran. Saya yang tidak biasa ngebento cantik pun, berhasil membuat bento yang lucu. Senang hasil bento bisa dibawa pulang dan langsung diserbu Pijar dan Pendar, hehehe.

Testimoni STIMUNO


Oya, pulang dari acara gathering saya langsung memberikan STIMUNO dalam kemasan botol ke Pijar, karena semalam Pijar terbatuk-batuk dan hidungnya tersumbat. Gejala batuk pilek untuk musim kemarau ini sudah mulai terlihat, langsung saya kasih STIMUNO 3x sehari @5ml, dan Pendar yang sehat saya kasih STIMUNO 1x sehari yang stick. Dia suka sekali karena katanya rasanya enak, kebetulan yang stick orange berry. Sangking sukanya, minumnya tidak pakai dipaksa, dia minum sendiri.

Alhamdullilah, dua hari minum STIMUNO batuk pilek Pijar tidak jadi parah, justru sembuh. Tadinya mau saya belikan obat, tapi ingat kata dr. Zaki, kalau batuk tidak menganggu  sebaiknya jangan berikan obat batuk. Tapi perhatikan nutrisi, cukup istirahat, dan berikan Imunomodulato untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya.

So, apakah si Kecil sehat-sehat saja, Bu? Jangan lupa ya, jaga daya tahan tubuhnya agar tidak mudah sakit.

  • Share:

You Might Also Like

23 komentar

  1. Untung gw buka blog elo ni, dari kemaren mikir nama vitamin apa yang biasa diminum anak gw yg gede, pas baca ini baru ngeh, hahahaha mau beli buat bontot maksudnyaaaaa

    ReplyDelete
  2. Wah memang rekomendasi banget nih Mbak vitamin yang satu ini untuk si kecil

    ReplyDelete
  3. Kalau si kecil sakit itu memang membuat kita khawatir nih ya Mbak

    ReplyDelete
  4. Wah bermanfaat banget nih Mbak tipsnya dan infonya tentang stimuno ini

    ReplyDelete
  5. STIMUNO juga jadi andalanku buat si remaja yg udah SMP Mba
    Supaya dia setroooongg karena aktivitas dan tugas yg buanyak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  6. Jangankan kemarau mbak, disini (Jambi) sampai kabut asap yang bikin sesak. Kalau nggak perlu banget bawa anak keluar rumah lebih baik di dalam aja karena udaranya yang kotor. Memang disaat kayak gini butuh banget vitamin buat anak ya. Selain vitamin saya juga kasih madu ke anak.

    ReplyDelete
  7. Aku baru tahu daun meniran deh mbak. Trus stimuno stick pack ini dijualnya satuan atau sekotak isi banyak gitu mba Eni?

    ReplyDelete
  8. Stimuno memang top utk jaga stamina kita ya mba.. dan syukurlah sudah ada stimuno anak sekarang..

    ReplyDelete
  9. Kemaren sempat hujan sebentar ditempatku, anak abegeh sempat kehujanan pulang sekolah. Nyampe rumah juga masih dikasih Stimuno biar ga daya tahan ga drop. Sangat membantu daya tahan tubuh.

    ReplyDelete
  10. Saat ini justru saya lagi repot karena anak demam. Cuaca juga ga bisa diprediksi. Benar, menjaga itu lebih baik daripada mengobati. Dengan adanya Stimuno orang tua sudah bisa jadi lebih tenang ya

    ReplyDelete
  11. Audiku dulu waktu kecil juga minum Stimuno, Mbak, selain tentunya makan-makanan bergizi dan minum susu. Dia termasuk anak yang jarang sakit, bahkan saat teman-temannya pada flu, dianya baik-baik saja. Sekarang udah besar agak susah diminta minum vitamin. Tapi kadang-kadang dia mau sih masih minum. Bagus memang ini stimuno. Selain untuk anak, ada juga yang untuk dewasa lho.

    ReplyDelete
  12. Duh seharusnya September tuh sdh msk musim hujan ini pancaroba aja blm.. jd khawatir nih 2019 - 2022 memang beneran kemarau panjang . Huhu..

    ReplyDelete
  13. Saki lagi batuk pilek nih, sebab dia minum es krim pagi pagi di cuaca ekstrim begini.

    Aku udah punya firasat, ini anak pasti bentar lagi batpil deh, sebab malam kalau tidur gak mau pakai selimut pula. Padahal dini hari itu dingin banget. Siang panas banget. Yah jadi deh batpil.

    Udah lama ga ngasih stimuno sama anak anak. Jadi kayak diingatkan. Makasih Bubi

    ReplyDelete
  14. anak-anakku pake stimuno semua nih, bahkan sampai mereka dewasa tetap saja pakai karena menurutku cocok aja buat mencegah sakit dan untuk daya tahan tubuh

    ReplyDelete
  15. keluargaku cocok semua pake stimuno, eni. Emang bagus buat daya tahan tubuh. apalagi load pekerjaan anak2 tuh banyak banget

    ReplyDelete
  16. Aku juga biasanya stok stimuno yang botol di rumah, baru tau kalau sekarang ada kemasan sachet

    ReplyDelete
  17. Anak sakit memang PR banget ya, apalagi punya anak lebih dari satu, biasanya saling menularan, jadi supaya ngga gampang sakit dan anak tidak tertular bisa di boost dengan stimuno yaa

    ReplyDelete
  18. Bentar lagi masuk musim hujan, penting banget nih nyetok Stimuno supaya daya tahan tubuh anak terjaga

    ReplyDelete
  19. Alhamdulillah maksi kaka sehat tapi si adek lagi flu nih huhu gegara kecapean dan jajan es mulu kali ya. Hmm jadi kudu cobain Stimuno nih biar si kecil tetap sehat.

    ReplyDelete
  20. Imunitas anak - anak dan juga kita yang dewasa memang perlu selalu dijaga agar sehat terus ya mba

    ReplyDelete
  21. Harus masuk daftar belanja agar saya yang rasanya mulai alami penurunan daya ingat tak lupa melulu beli Stimuno soalnya pengen coba sachet. Siapa tahu Palung pun gak merasa lagi minum suplemen melainkan kayak lagi jajan sehat, he he.
    Bagi saya bahan alami itu penting karena alam sudah menyediakan dirinya untuk diolah sebagai sesuatu yang bermanfaat, seperti daun meniran itu.
    Semoga kemarau lekas berakhir, di Balubur Limbangan Garut juga sama panas dan sudah lama tidak hujan, tapi mungkin tidak sepanas Depok karena saya tinggal di kampung. Tetap saja anak-anak kita butuh sesuatu untuk menjaga kekebalan tubuhnya. Stimuno harus disediakan di rumah.

    ReplyDelete
  22. Waahhh sekarang ada stimuno buat anak ya Mom, Jadi makin lengkap utk alat perang perlindungan keluarga nih :) .SEmoga selalu dalam keadaan sehat sehat setelah minum Stimuno

    ReplyDelete
  23. Iya nih, anak-anakku juga sama, dalam masa balita adaaaa aja sakitnya. Sampai deg-degan terus bawaannya kalau punya anak balita tuh. Sistem imun tubuhnya memang belum sempurna, sehingga mudah terserang penyakit. Perlu dilindungi dengan Stimuno ya saat kondisi tubuhnya sedang drop.

    ReplyDelete