Yuk, Terapkan Gaya Hidup Halal Untuk Indonesia Sehat dan Kuat

by - April 23, 2022

 

“Wahai, sekalian manusia makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu (QS Al Baqarah: 168)



Untuk umat muslim atau masyarakat yang beragam Islam, setiap akan mengkonsumsi sesuatu pasti memeriksa logo halalnya, karena memang yang halal penuh dengan kebaikan. Karena penuh dengan baikan ini akhirnya halal menjadi gaya hidup yang sudah menjadi tren di masyarakat. Tidak hanya halal untuk produk makanan dan minuman, tapi juga mulai tempat wisata hingga permukiman.

Gaya Hidup Halal Pondasi Indonesia Sehat dan Kuat



Untuk menambah wawasan tentang gaya hidup halal ini, tanggal 19 April 2022
  saya mengikuti Webinar yang mengusung tema ‘Gaya Hidup Halal Pondasi Indonesia Sehat dan Kuat’, dengan para narasumber:

1.      Jetti Rosila Hadi – Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center

2.      Prima S Sehan Putri – Head Of Regulatory Danone Indonesia

3.      Dr Muhammad Aqil Irham, M.Si, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Indonesia

Dalam webinar yang dihadiri teman-teman blogger dan media agar bisa menyampaikan ke masyarakat luas melalui tulisannya, Jetti Rosila Hadi mengatakan bahwa yang dimaksud halal adalah yang mengacu pada object atau tindakan yang diijinkan untuk dikonsumsi atau dilakukan menurut hokum Islam. Sesuai artinya Thayyip yakni baik, bersih, sehat dan aman dikonsumsi serta menyehatkan dan bermutu.




Gaya hidup halal ini dapat menjadi pondasi Indonesia sehat dan  kuat, karena mayoritas penduduk Indonesia merupakan muslim. Dan, tentu saja gaya hidup halal dapat dilakukan oleh semua masyarakat, tidak hanya umat muslim. Karena impactnya dapat membuat hidup lebih sehat dan kuat. Semua masyarakat tentu saja menginginkan hidup yang lebih berkualitas.

Halal itu tidak sekedar bahan yang dijadikan produk atau produk itu sendiri tidak haram, tapi juga mencakup semua proses dilakukan secara halal dan thoyyip. “Barang yang diperoleh dengan cara baik dan juga dikerjakan dengan dengan baik. Termasuk pekerjanya juga mendapat perlakuan yang baik, “ jelas Jetti.

Ada 10 sektor gaya hidup halal:

1. Makanan

2. Keuangan dan Syariah

3. Pakaian

4. Media dan Rekreasi

5. Obat-obatan

6. Wisata Halal

7. Komestik

8. Pendidikan

9. Keodokteran dan Kesehatan

10. Seni dan Budaya

Dampak Perekonomian Gaya Hidup Halal

Bisa dibayangkan jika semua masyarakat Indonesia menerapkan gaya hidup halal? Kedamaian, kesehatan, dan kesejahteraan akan terwujud. Tentu saja agar masyarakat paham dan menjalani gaya hidup halal harus diadakan pendekatan secara emosional melalui nilai produk atau jasa, dan menciptkan keselarasan nilai produk atau jasa dengan harga, agar menjangkau semua segmen kelas masyarakat.

Dan, #gayahiduphalal ini bisa dimulai dari dalam diri kita sendiri masing-masing. Mulai dari bangun tidur hingga keseharian kita dengan menggunakan produk halal, seperti membersihkan diri saat bangun tidur, perawatan kecantikan, mengenakan pakaian dan alas kaki saat akan ke kantor, sekolah, dan lain sebagainya.




Bahkan WHO menerapkan merekomendasikan: Melarang makan hewan liar, mengkonsumsi makanan sehat, dan aman. Serta tidak minum alkohol dan menjauhi rokok. Yang mana hal ini selaras dengan gaya hidup halal, karena thayyip.

“Halal bukan lagi syariah complied, tapi berkembang menjadi satu tren gaya hidup anak muda saat ini, “ kata Dr Muhammad Aqil Irham, disebut anakmuda karena konsumen di Indonesia mayoritas mulislim dengan usia milenial dan generasi Zen. “Jadi mereka sudah lagi anggap ini semata pelaksanaan ajaran Islam, tapi tren kehidupan bersama.




Sehingga pemerintah selaku regulator memberikan jaminan untuk konsumen atau produsen agar aktifitas keduanya berjalan dengan baik, karena ini sangat mempengaruhi pada perekonomian. Dengan 184 miliar dollar belanja konsumen (2020) Indonesia merupakan konsumen pasar halal terbesar di dunia, yang memiliki tiga peluang di pertumbuhan: ekspor, impor, investasi asing.

Produk-produk halal ini tentu saja harus memiliki sertifikat halal, seperti yang dikatakan Dr Muhammad Aqil Irham, “Produk yang diperdagangkan harus sertifikat halal, maka produser halal dari luar negeri atusias berhubungan langsung dengan kami melakukan kerjasama agar produk bisa masuk ke Indonesia.”

Para produsen halal dari luar negeri ini bukan mayoritas muslim, tapi karena segmen pasar menggiurkan, maka mereka mengekspor barang halal ke seluruh negara muslim, salah satunya Indonesia yang memiliki masyarakat dengan mayoritas muslim. Untuk itu pemerintah juga mendorong UMKM untuk meproduksi produk-produk yang halal.

“Jadi kami melakukan langkah interfensi untuk pelaku UMKM,” kata Dr Muhammad Aqil Irham.

Namun kendalanya  pelaku usaha kecil masih menganggap bahwa sertifikasi halal sebagai sebuah value atau reputasi. Untuk itu perlu dilakukan sosialisasi kepada semua pelaku usaha agar ekosistem halal menjadi lebih kuat. Tentu saja pemerintah harus mendukung dan membiayai pengurusan sertifikasi  halal untuk pelaku UMKM.

“Kami ingin UMKM menjadi garda kedepan untuk memenuhi kebutuhan domestik,” tambah Dr Muhammad Aqil Irham.

Sebab sertifikat halal ini memberikan banyak manfaat diantaranya:

  • 1.      Produsen memiliki unique selling point dalam penjualan
  • 2.      Bisa masuk ke pasar halal global
  • 3.      Meningkatkan kepercayaan bagi konsumen

Danone sendiri sangat mendukung dan sudah menerapkan gaya hidup halal, seperti yang dipaparkan Prima S Sehan Putri, “ Kami memulainya gaya hidup halal sejak karyawan, dan bahkan ada tim halal juga.”



Hal ini bisa dibuktinya dengan proses produk Danone yang memang sangat memperhatikan kebaikan karyawannya bisa dibaca pada tulisan saya : Danone Perusahaan Ramah Keluarga, selain produknya pun halal. Karena Danone merupakan salah satu perusahaan makanan dan minuman terbesar di dunia yang memiliki misi memberikan kesehatan kepada sebanyak mungkin orang.

Danone Indonesia juga berkomitmen untuk memberikan kualitas produk dan layanan dengan kepatuhan penuh pada standar Danone, pemerintah serta industri yang berlaku; mulai dari konsep awal yang berlanjut ke seluruh siklus hidup produk sampai saat dikonsumsi oleh konsumen. Nah, bagaimana, apakah kalian sudah menjadikan halal sebagai gaya hidup keseharian?

You May Also Like

18 komentar

  1. Menerapkan gaya hidup halal di keseharian tentu di antaranya dengan memilih mengonsumsi produk halal. Seperti Danone, yang produknya terjamin kehalalannya, bahkan dimulai dari karyawan gaya hidup halal diterapkan

    ReplyDelete
  2. Gaya hidup halal bukan hanya milik umat muslim saja ya, tetapi banyak manusia di dunia yang meneraokannya. Bagus untuk kesehatan dengan kita konsumsi produk halal seperti dari Danone ini. Ada 10 sektor gaya hidup halal ternyata ya yang bisa meningkatkan perekonmian negara.

    ReplyDelete
  3. Gaya hidup halal nih memang sedang menjadi trend, terutama di Indonesia ya mak. Karena memang dengan penduduk yang mayoritas beragama Islam. Selain itu memang marketnya besar banget, makanya gka hanya makanan saja yang menjadi halal ya, banyak sektor2 lainnya juga.

    ReplyDelete
  4. iya gaya hidup halal ini memang sudah jadi trend dan bukan hanya identik dengan umat islam saja. Beberapa teman saya yang non muslim pun ada yang kalau beli makanan, selalu cek label halalnya

    ReplyDelete
  5. Gaya hidup halal bukan lagi jadi sesuatu yang asing. Skarang hampir lini kehidupan ada atau terapkan gaya hidup halal ya mba

    ReplyDelete
  6. Menjalani Gya Hidup Halal di negeri yang mayoritas muslim seperti Indonesia ini tentu gak sulit yaa..
    Hanya perlu banget memahami, ternyata ada banyak hal yang mungkin belum menjadi perhatian, seperti kedokteran, wisata, seni dan budaya.

    semangat menjalani Gaya Hidup Halal dan semoga Indonesia menjadi kiblat Gaya Hidup Halal dunia.

    ReplyDelete
  7. Makin ke sini trend gaya hidup halal makin berkembang. Seiring berkembangnya pengetahuan juga. Karena mereka tahu, bahwa makanan halal sudah pasti baik. Bahjan bukan hanya menyangkut makanan, melainkan tentang keuangan, dan lainya.

    ReplyDelete
  8. gaya hidup halal ini bisa buat banyak tempat dan kondisi apapun. hayukk semangat kita melakukan gaya hidup halal di kehidupan sehari-hari

    ReplyDelete
  9. Ngomong-ngomong rekomendasi WHO soal makanan halal, aku jadi inget calon PM di Perancis kalau kepilih katanya dia mau melarang cara penyembelihan islami dan koshr (cara Yahudi). Hiiiy, kok bisa ga sinkron ya tuh politisi? Padahal kebutuhan makanan halal bukan cuma untuk penduduk setempat tapi juga wisatawan yang berkunjung. Emang bener, soal halal ini marketnya luas sekali, bukan soal agama aja. Tapi secara ekonomi juga punya efek positif

    ReplyDelete
  10. Aselik. Makin tenang dan nyaman bgt klo gaya hidup HALAL diterapkan secara paripurna. Semoga makin bagus iklim Halal sbg way of life yaaa

    ReplyDelete
  11. Semoga gaya hidup halal ini makin diminati oleh masyarakat , se simple itu sih mulai dari bangun tidur dengan menggunakan kosmetik yang halal, makanan pula serta pakaian. Beneran harus jeli saat menggunakannya yaa.

    ReplyDelete
  12. Gaya hidup halal akan menghasilkan generasi unggul Insya Allah.

    Karena memberi nafkah dr yg haram berinbas pada anak2 pastikan halal supaya hatinya lembut tdk keras

    ReplyDelete
  13. Senang banget aku dengan penerapan gaya hidup sekarang yang serba mengingat kehalalan sesuatu yang didapatkan dan diperjualbelikan. Dulu aku cuek pas jaman muda bun, sekarang allhamdulillah sudah sadar harus yang halal.

    ReplyDelete
  14. Masya Allah, terima kasih sharingnya mbak..terima kasih sudah diingatkan. Selama ini ya kita fokusnya pada gaya hidup sehat. Tentu akan lebih baik jika kita menerapkan gaya hidup sehat, yang juga adalah gaya hidup halal. Kebayang gimana manfaatnya tuh

    ReplyDelete
  15. WHO aja merekomendasikan gaya hidup sehat yang selaras pada gaya hidup halal. Dan memang sih kalo gaya hidup halal itu bukan hanya untuk umat muslim. Dari bangun tidur sampai mau tidur, kita diharapkan menerapkan gaya hidup halal dan thayib

    ReplyDelete
  16. Halal udah jadi bagian dari gaya hidup sekarang, ih seneng banget deh. Karena sebenarnya ya halal itu benefitnya gak cuma buat muslim tapi seluruh umat manusia :)

    ReplyDelete
  17. gaya hidup sehat saja tidak cukup ya, harus gaya hidup halal. Masya Allah tabarakallah keren banget

    ReplyDelete
  18. Wow kalau terwujud gaya hidup halal, jadi tenang mau kuliner apa aja ya mba. Semoga kita bisa menjaga dan mensyiarkan gaya hidup halal ini ke sekitar kita ya mba. Terutama ke lingkungan keluarga yg terkecil dan terdekat.

    ReplyDelete