Sunday, October 25, 2015

Serba-Serbi MPasi WHO Menu Tunggal

MPasi WHO
Horeee...aku mulai menyicip MPasi

Apa itu  MPasi menu tunggal?

Dalam panduan MPasi WHO menu tunggal, adalah menu yang terdiri hanya satu bahan makanan saja. Dan, diberikan pada bayi ketika berusia 180 hari, terhitung pemberian menu tunggal adalah 1-14 hari atau selama dua minggu.

Apa saja menu tunggal itu?

Menu tunggal apa saja, beraneka ragam. Namun agar bayi tidak terkejut, saya memutuskan untuk memberikan menu tunggal pertama buat Pendar: puree pisang ambon. Selain kandungannya bagus, mudah dicerna, lembut, rasanya lezat. Kebanyakan bayi menyukainya. Lebih jelasnya Anda bisa membaca artikel ini Mengenal Mpasi Versi WHO.

Benar saja untuk hari pertamanya, meski ekspresinya sedikit terkejut, dengan gerakan lidah yang masih menyerupai menghisap ASI (lidah menjulur keluar sehingga seolah gerakan melepeh MPasi), puree pisang ambon yang saya berikan sebanyak 2 sendok makan orang dewasa habis. Selanjutnya saya memberikan MPasi menu tunggal sehari 1-2x  dengan takaran @2 sendok makan orang dewasa. 

Mengapa saya berikan sehari 1-2x, kadang pagi saja, kadang pagi dan sore?
Karena mood bayi itu berubah-ubah, kadang juga bayi masih perlu adaptasi. Kalau dipaksa dijejali MPasi secara berlebihan, kawatirnya justru trauma. Selain jeda pemberian MPasi, lama menyuapi juga perlu diperhatikan, tidak boleh lebih dari 30 menit. Jika sudah 30 menit, walaupun mangkok makanan bayi masih berisi MPasi banyak, letakkan jauh-jauh dari bayi, stop!

Hal ini selain menjaga agar bayi tidak trauma, juga merendam emosi kita yang kalut. Pasti dong, setiap ibu akan kalut kalau MPasi masih sisa banyak... huhuhu. Bahkan ibu retan stres, hehehe..ngaku deh. Namun bila bayi terlanjut trauma Mpasi, sehingga menolak dan GTM (gerakan tutup mulut) atau menangis saat disuapi... STOP! Hentikan MPasi, cukup ASI saja selama 1-2 hari. Tidak usah kawatir ya, Bu. Pada awal pengenalan MPasi, kalau hanya 1-2 hari stop MPasi, bayi masih cukup diberi asupan ASI saja kok. Pendar pernah mengalami ini, dan alhamdullilah pasca libur MPasi nafsu makannya laju lagi.


Yang mau tahu soal GTM silakan baca Bayi GTM Bukan Alasan Menyerah MPasi Homemade

Dalam pemberian MPasi menu tunggal, kita harus mengamati reaksinya pada bayi. Buah pir membuat Pendar diare, dan saya menghentikannya dengan puree apel kukus. Sementara puree kacang merah, untuk pertama kali dikonsumsi membuat Pendar sembelit. Sembelit hilang dengan sedikit puree pir, sebab puree pepaya tidak nendang waktu saya kasih untuk sembelitnya. Hari-hari selanjutnya setelah mengenal puree buah, sayuran, biji-bijian yang mengandung karbohidrat, protein nabati, selama seminggu. Saya mencoba merambah ke puree protein hewani... sedikit deg-deg'an loh. 

Mengapa deg-deg'an? 
Karena kedua kakaknya Pendar, dulu mengenal protein hewani setelah berusia 8 bulan ke atas. saya kawatir terjadi alergi gatal-gatal, ruam dsb. Tapi mengingat apa yang pernah saya baca plus info dari teman-teman, MPasi panduan WHO itu memang tidak menganjurkan bayi memantang makanan, semakin cepat dikenali beragam makanan, semakin baik efeknya. Selain bayi kelak jadi doyan segala jenis makanan sehat, juga kebutuhan asupan nutrisi, dan lainj-lain, terpenuhi sehingga perkembangannya pesat.

Memang perlu ya, kita sebagai orangtua terus belajar. Ini hasil seminar di RSI Bunda Menteng, mungkin bermanfaat buat Anda yang baru akan menjadi ibu: Belajar Menjadi Orangtua Baru.

Bismillah, saya memulai dengan kuning telur burung puyuh sebutir...habis. Dan, Alhamdulllilah, aman. Tidak ada alergi apa-apa, yessss! Selanjutnya melaju ke yang lebih ekstrim lagi (istilah saya sih hehehehe), ikan lele, aman. Lanjut belut, mujair, ayam, hati ayam, aman semua. Daging sapi belum saya kenali karena teksturnya lebih liat, keras.

Oya, semua proses MPasi menu tunggal saya saring, karena tekstur disaring secara manual lebih bagus ketimbang diblender. Lidah bayi lebih bisa merasakan teksturnya. Tapi, memang sih perlu waktu dan tenaga ekstra. Tapi, kalau lebih asyik diblender ya, silakan saja. Yang penting MPasi jangan encer, tapi kental sehingga saat diterbalikan MPasi tidak tumpah dari mangkuknya. Cuma dalam prosesnya puree pir, melon, meski kental tetap tidak berbentuk padat.

Jika bayi anda mengalami alergi, jangan sedih ya, Bu. Stop menu yang membuat alergi tersebut dan coba lagi sebulan kemudian. Hal ini sudah saya praktekan pada Pendar, ternyata pir tidak membuatnya diare lagi.

Berikut ini beberapa MPasi menu tunggal yang sempat saya simpan, semoga bermanfaat :



MPasi WHO
Puree Apel Merah (dikukus)

MPasi WHO
Pure Pisang Ambon

MPasi WHO
Puree Kabocha (karbohodrat)

MPasi WHO
Kuning telur ayam kampung (protein hewani)

MPasi WHO
Puree Melon


MPasi WHO


Ketika memberikan puree kacang hijau sebagai menu tunggal, Pendar doyan. Tapi, pemberian berikutnya saya iseng memberikan puree kacang hijau dengan saos pisang ambon (sedikit puree pisang ambon). Ternyata rasanya jadi lezat, dan Pendar semakin suka.





MPasi WHO

Untuk membuat puree ikan, saya mengukusnya lebih dahulu sebelum dihaluskan dengan disaring. Agar ikan lebih sedap lagi, ikan saya bungkus dengan daun salam. Haruuuum sekali baunya


MPasi WHO
Puree Ubi Ungu dikukus (karbohodrat)

MPasi WHO
Ini puree kentang, supaya lebih lezat dan bayi suka, saya coba-coba memberinya saos ikan lele (ikan lele diblender)














Dalam menu tunggal ini, saya mencampurkan ASI untuk perisa maupun agar teksturnya tidak terlalu kental. ASI tetap terus lanjut  yaaa, meski sudah MPasi, sebab keuntungan ASI disaat sudah mengenal MPasi akan membantu perkembangan sel-sel usus juga papilla lidah sehingga nafsu makan bayi baik. Di dalam ASI juga terdapat enzim pencerna karbohidrat, lemak, protein, sehingga asupan tercerna dengan baik.

Selanjutnya setelah lulus MPasi menu tunggal, Insaallah, akan segera saya upload resep-resep MPasi menu 4 bintang. Jangan bosan..saling sharing di sini ya, Bu ^_^

Alhamdullilah MPasi 4 bintang sudah bisa dilirik di SINI

4 comments:

  1. info yang bagus

    Jual ceker/ kaki ayam kampung untuk bayi dan kesehatan [frozen] sejak 2009.

    IG: #mpasicekerayamkampung

    ReplyDelete
  2. Mommy Pendar...berarti menu tunggal itu benar2 hanya 1 jenis makanan yang diberikan dalam sehari itu ya??
    mohon pencerahannya ya Mommy..
    tanggal 27 nanti baby ketsha mulai MPASI soalnya..makasiihn ya Mommy sebelumnya

    ReplyDelete
  3. Unknown: iya, mba. tapi kalau misalnya sehari sudah dijadwal makan 2x, stiap sekali nyuapin bisa beda jenis Mpasinya. Misal: pagi puree alpukat, sore pure mangga

    ReplyDelete
  4. Mom, kalau pure buah itu harus di kukus atau mentah ya? aku lagi belajar MPASI nih mom, buat persiapan..

    ReplyDelete

Instagram

Domain Murah

CATEGORIES

>

Mengenal Mpasi versi WHO

MPasi WHO Homemade Yuk, Kenalan Dengan Mpasi Versi WHO Untuk Lintang, Pijar, saya belum mengenal Mpasi versi  WHO. Keduanya saya be...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger.

COMMUNITY

  • Powered by Blogger.