Friday, January 1, 2016

BAYI GTM... Bukan Alasan Untuk Menyerah MPasi Homemade

MPasi

  • Saya malas, Mba, buat Mpasi Homemade. Masaknya capek, butuh proses dan waktu . Udah gitu, mending kalau dimakan, bayi saya GTM (gerakan tutup mulut)
  • Ah, makannya cuma sedikit. Mending saya beli instan saja, Mba Eni. Lebih praktis, gak buang-buang kalau gak habis.
  • Anak saya lebih suka instan, Mba Eni. Rasanya lebih pas, ketimbang Mpasi homemade. Buatnya juga ribet, pakai direbus, dikukus, disaring atau diblender. Ribet.

Dan, banyak lagi keluhan serupa baik di inbox fb saya atau di dunia nyata. Belum lagi suara yang seperti  ini:
  • Iya, Mba Eni mah rajin buat Mpasi Pedar doyan, tinggal lep...tinggal lep.
  • Mba Eni, kan ibu rumah tangga, pasti lebih banyak waktu dong buat Mpasi homemade yang ribet itu. Anaknya juga gampang banget makannya...

Tsaaah, benarkah Pendar selalu makan dengan lep..dengan lep?  Benarkah Pendar membuka mulut terus buat menerima asupan, tidak pernah GTM? Benarkah begitu mudahnya saya memberi Mpasi ke Pendar?

Jawabannya, TIDAK SELALU

Sebab semua anak memiliki tahap GTM, emoh makan, nolak asupan, dan sejenisnya yang menciptakan kurva stres. Kurva yang naik turun, bikin emaknya ngos-ngosan nahan rasa.

Bayangkan? Susah payah saya masak diantara kesibukan membantu mengurus OS buku, menulis naskah dan tetap berusaha eksis nulis di blog. Belum lagi jika sewaktu-waktu saya perlu ke penerbit , ke gudang buku. Memang di OS buku saya hanya membantu-bantu, tapi tetap ini seperti sebuah pekerjaan yang wajib saya kerjakan dengan baik dan kosisten, karena berhubungan dengan pihak kedua-ketiga, yaitu customer dan penerbit atau suplier. Ini belum kehitung ngurus kakak-kakaknya dan tetek bengek lainnya. Ya, ya, saya memang ibu rumah tangga riweh hehhehehe

Lalu Mpasi homemade yang saya masak dengan cinta itu tahu-tahu ditolak Pendar (baca: kepeh), bayiku GTM. Berbagai aksi saya lakukan, dan final...sebagai manusia biasa saya bisa emosi. Terus gimana dong? Menyerah?

Gak lah (meski nyaris.. hehehe). Saya tetep tuh buat Mpasi homemade dari Pendar usia 6bulan- `13 bulan, mau kebuang kek, mau kemakan kek, saya mah setia. Terus kalau emosi gimana? 
Ini dia tipsnya, moga bermanfaat, Moms:

  • Cukup 30 menit kita berkutat menyuapi bayi.  Apapun itu, meski hanya masuk seupil-seupil...tinggalkan mangkuk Mpasi  jika sudah 30 menit. Tujuannya: Mencegah emosi anda melukai si kecil, mengurangi kadar sutris kita, mencegah bayi trauma makan.
Tapi kan bayi belum kenyang, gimana dong? Trus sisanya kebuang ..ihiks. Ini triks saya,Moms.


  • Setelah satu jam, beri camilan. Biasa saya kasih Pendar biskuit, keju, susu UHT, buah atau apa saja yang  bisa dia konsumsi. Soal sisa makanannya, ya terpaksa kebuang kecuali kita punya ayam.. bisa dikasih ke ayam..hehehe. Soalnya saya kurang suka menyimpan sisa makanan, air liurnya bisa membuat makanan tidak bagus lagi dikonsumsi. Karena itu  jika anak dalam kondisi sedang susah makan, sebaiknya membuat dan memberi makanan takarannya lebih sedikit dari biasanya, hingga tidak banyak kebuang. Melihat makanan kebuang-buang banyak, kan ngrenes ya, Moms...
  • Teori memberi Mpasi sehari 1-2x saat mengenal makanan, dan sehari 3x setelah bayi berusia 1tahun, kalau saya, dalam kondisi Pendar susah makan atau GTM...tidak terpakai. Cukup saya kasih sesuai ritme yang dia mau. Bahkan saat awal Mpasi dia benar-benar GTM...saya hanya kasih dia full ASI selama 2 hari, baru hari ketiga  mulai lagi kasih MPasi. Alhamdullilah, dia mau. Coba kalau pada saat dia GTM saya paksa MPasi? Bisa-bisa bayinya trauma, sayanya sutris dan emosi.
  • Buat menu bervariasi, dalam arti jangan itu-itu saja, apalagi yang sudah disimpan atau dihangatkan berhari-hari. Mentang-mentang Mpasi bayi hanya dikonsumsi sedikit, buat banyak biar ga rempong trus...sampai 3 hari diangetin terus...dudududu, NO!


Saya selalu membuat Mpasi dengan porsi yang secukupnya, makanya masaknya pakai panci kecil. Cuma supaya tidak memakan waktu lama, misalnya mau masak yang berkaldu. Saya sudah menyimpan kaldu di  lemari es.  Maklum masak kaldu ini 1-2 jam, supaya mendapat sari kaldu yang kental dan gurih.
Dengan kaldu ini kita bisa manfaatkan jadi berbagai menu MPasi loh, Moms. Gak cuma buah kuah sop, mau jelasnya silakan baca-baca di resep Mpasi ya.

Resep-Resep MPasi Pendar bisa diklik:

Lagi pula, bayi GTM, atau emoh makan tidak selalu karena memang susah makan, atau MPasi kurang bervariasi. Terkadang, karena tidak fit sehingga nafsu makannya hilang seperti yang juga dialami orang dewasa. Mau tumbuh gigi sehingga gusinya tidak nyaman, dll. Kuncinya bersabar, jangan memaksa dan tetap berusaha. Kalau berat badan bayi tidak sesuai keinginan kita, kan sering para ibu atau pandangan masyarakat...bayi sehat gembul. Jangan cemas, Moms, lihat faktor genetika orangtua, faktor asupan lemaknya. Lihat kurva perkembangan sesuai usianya.

Nah, kalau perkembangan jauh dibawah standart, berat badan kurang dari standart..AWARE. Mungkin ada baiknya memeriksakan ke tenaga kesehatan, seperti dokter anak, ahli gizi. Tapi kalau asupan baik, orangtua tidak ada yang gembul, perkembangan tumbuh kembangnya baik, tidak gembul...no problem. Yang penting anak kita sehat ^_^

Ok, Moms...segini dulu yaw, sharing dari saya. Semoga memberi manfaat!
Oya, ini polah Pendar dalam proses MPasi. Bisa dibayangkan, dan saya yakin banyak para Moms yang senasib ya, berjuang dalam MPasi selain ASI tentunya (perjuangan saya dalam dunia ASI bisa dibaca di SINI).


Pendar




Pendar

Pendar


Pendar

Pendar



Lihat kan, Moms...gak cuma sutris MPasi ditolak, tapi juga lantai rumah jadi kotor, berantakan, kerja berlipat ganda. Tapi, semua itu adalah masa-masa yang tidak lama, yang kelak akan jadi kenangan manis, merindukan. Intinya, jika ada Ibu yang merasa sedih-sutris anak GTM, menolak MPasi buatan Ibu...JANGAN BAPER, anda tidak sendiri. Mungkin, semua ibu di dunia mengalami tahap yang sama. Keep cemunguuuut.

Jangan Menyerah untuk tetap memberi bayi anda asupan terbaik, MPasi homemade, jadi orangtua memang perlu perjuangan, termasuk perjuangan untuk toilet training si keci. Ini kisah sukses saya mengajarkan anak kedua sukses toilet training: Suksesk Mentatur si Kecil

Pendar


Selamat tahun baru 2016, Moms

1 comments:

  1. BUAT MOMMY YANG MEMBUTUHKAN YAA, SILAHKAN DISHARE..

    Jual kaki/ceker ayam kampung asli untuk bayi dan kesehatan [frozen] sejak 2009.
    Sangat terjamin kampung asli alias tidak campur negeri.
    Pemesanan minimal 50 pasang (100 pcs), sudah dibersihkan.

    Harga kaki ayam 100 pcs+ ongkir kurir
    Rp 205.000

    Ongkos kirim jakut, jakbar, jakpus, tangerang.
    Diluar area diatas beda ongkos.

    Stok setiap minggu selalu baru

    BB 23b8120f Nani (Fast response)
    Sms/Wechat/WA 0818644798
    IG #mpasicekerayamkampung

    ReplyDelete

Instagram

Domain Murah

CATEGORIES

>

Mengenal Mpasi versi WHO

MPasi WHO Homemade Yuk, Kenalan Dengan Mpasi Versi WHO Untuk Lintang, Pijar, saya belum mengenal Mpasi versi  WHO. Keduanya saya be...

HEY THERE .....

Eni Martini

Penulis novel, bukunya sudah diterbitkan lebih dari 20 judul. Salah satu difilmkan Mplus tahun 2010. Owner di bliblibuku.com, ibu dari 3 anak, penyuka teh hangat-perjalanan, fashion dan ...lifestyle blogger.

COMMUNITY

  • Powered by Blogger.